Minggu, 01 Agustus 2010

Terapi Sayuran dan Buah Untuk Mendapatkan Kehamilan




Untuk mencapai kehamilan, tak hanya pola hidup sehat, namun berat badan serta asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh pun ternyata juga harus dijaga dengan baik.

Membatasi asupan makanan padat kalori terutama karbohidrat dan lemak serta mengonsumsi makananan yang bermanfaat untuk 'menyuburkan' adalah langkah awal untuk mengupayakan kehamilan. Misalnya  mengonsumsi makanan yang berfungsi untuk meningkatkan fungsi reproduktif, seperti; makanan yang mengandung vitamin E, C, B12, asam folat, betakaroten, zat besi, seng, dan selenium.
Masih berhubungan dengan makanan, kini ada alternatif lain yang bisa dilakukan oleh pasangan yang ingin memiliki momongan, yaitu terapi yang memanfaatkan sayur dan buah-buah. Jadi, daripada Anda mengonsumsi obat berbahan dasar kimia, mengapa tak mencoba terapi berikut sayur dan buah berikut yang terbukti lebih murah dan sama sekali tanpa efek samping?


Pegagan

Biasa juga disebut dengan antanan. Di Jawa Barat, tanaman merambat ini sering dikonsumsi sebagai lalapan segar. Biasanya dalam makanan asinan Bogor, pegagan ini digunakan sebagai salah satu sayuran dalam racikannya.

Dalam pegagan terkandung madecocassosida, yaitu semacam zat gizi pada makanan yang dapat merangsan produksi kolagen dalam tubuh serta regenerasi sel  telur (ovum) pada perempuan dan sel sperma pada laki-laki. Tak hanya itu, tamanan ini juga mengandung karoten yang berperan tak hanya sebagai antioksidan tapi juga menjaga mutu sperma dan sel telur. Caranya dengan melindungi dinding sperma dan sel telur dari kerusakan akibat radikal bebas. Mineral-mineral seperti kalium, natrium, kalsium, besi dan fosfor dalam pegagan juga penting bagi kesehatan tubuh. Sertakan daun segar ini dalam menu harian Anda untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal.
Kemangi
Kemangi juga dikenal sebagai sayuran yang dapat dimakan segar sebagai lalapan. Tak hanya membantu menghilangkan bau badan serta bau mulut. Kandungan arginine yang terkandung di dalamnya ternyata dapat berfungsi untuk memperkuat daya tahan hidup sperma. Sperma yang memiliki daya tahan hidup bagus sangat diperlukan untuk proses pembuahan sel telur. Sedangkan kandungan boron di dalam tanaman beraoma wangi ini berperan untuk merangsang hormon estrogen yang sangat berperan dalam sistem reproduksi perempuan.


Jambu Biji Merah


Buah lokal  ini sangat mudah sekali di dapat. Selalu ada di pasar atau supermarket tanpa mengenal musim. Pilih bagian buah yang berwarna kuning cerah serta bagian dalamnya berwarna merah segar. Bagian dalam buah jambu yang berwarna merah inilah yang kaya akan kandungan likopen. Likopen dalam buah ini  bersifat antioksidan dan menyuburkan sistem reproduksi pria. Oleh karena itu, konsumsi jus jambu biji merah secara rutin juga dapat meningkatkan kesuburan pada pria.

Daun Katuk


Siapa bilang tanaman ini hanya digunaka para ibu untuk memperlancar produksi ASI. Kandungan fitokimianya terbukti sangat bermanfaat untuk memaksimalkan mutu serta jumlah sperma, termasuk membangkitkan vitalitas seksual pada pria.
Daun wortel

Tak hanya umbinya, daun wortel pun ternyata dapat diolah sebagai makanan yang menyehatkan dan 'menyuburkan'. Kandungan porphyrins di dalam daun wortel dapat membantu merangsang kelenjar pituary untuk memproduksi hormon seks lebih banyak. Selain dapat dikonsumsi mentah sebagai lalapan, daun wortel dapat diolah bersama buahnya menjadi berbagai macam hidangan sup atau tumisan.
Semangka

Semangka mengandung sitrulin. Sitrulin merupakan senyawa senyawa pembangkit gairah yang kemapuhannya hampir setra dengan viagra. Senyawa kelompok asam amino ini dapat memicu produksi nitrit oksida, yang berperan dalam peningkatan kemampuan seksual pria. Sitrulin juga mudah diserap tubuh dan mengalir dalam darah.
Di India pernah dilakukan penelitian terhadap 30 pasangan tidak subur, khususnya terhadap laki-laki dari pasangan tersebut yang berusia 23-45 tahun. Mereka memiliki masalah dengan sperma, yakni jumlah sperma terbatas, struktur sperma tidak normal,dan pergerakannya lamban. Dua kali dalam sehari mereka diberi makanan kaya likopen yang masing-masing menyumbangkan 20 mg likopen (setara 1/2 bagian semangka) selama 3 bulan terus-menerus. Hasilnya, setelah 3 bulan menjalani terapi, rata-rata jumlah sperma meningkat 67%, struktur sperma mengalami perbaikan sebanyak 63%, dan kegesitan sperma melonjak hingga 73%. Yang mengejutkan, 6 di antara laki-laki yang tadinya tidak subur ternyata dapat membuat istrinya hamil. Jadi, tidak ada salahnya jika ingin mendapatkan keturunan kita meningkatkan konsumsi semangka.



Source: conectique.com
Blog Editor: dr. Wahyu Triasmara