Senin, 09 Agustus 2010

Informasi Penyakit Katarak Penyebab dan Penanganannya


http://www.who.int/blindness/causes/Cataract%20Peru1.jpgKatarak adalah istilah kedokteran untuk setiap keadaan kekeruh an yang terjadi pada lensa matayang dapat terjadi akibat hidrasi (penambahan cairan lensa) ,denaturasi protein lensa atau
dapat juga akibat dari kedua-duanya Biasanya mengenai kedua mata dan berjalan progres.
Penyebabnya
Umumnya karena usia lanjut ,infeksi virus ,genetik ,gangguan pertumbuhan ,gangguan metabolisme seperti DM (Diabetus Melitus) ,traumatik  ,obat-obatan steroid. Rokok dan Alkohol dapat meningkatkan resiko terjadinya Katarak. 

Gejalanya
  • Biasanya gejala berupa keluhan penurunan tajam pengelihatan secara progresif (seperti rabun jauh memburuk secara progresif).
  • Pengelihatan seakan-akan melihat asap dan pupil mata seakan akan bertambah putih.
  • Pada akhirnya apabila katarak telah matang pupil akan tampak benar-benar putih ,sehingga refleks cahaya pada mata menjadi negatif (-).
Bila Katarak dibiarkan maka akan mengganggu pengelihatan  dan akan dapat menimbulkan komplikasi berupa Glaukoma dan Uveitis.

Pembagian Katarak
  • Katarak Seilis / Ketuaan, yaitu katarak yang timbul setelah umur 40 tahun, proses pasti belum diketahui, diduga karena ketuaan/ degenaasi.
  • Katarak Kongenital, yaitu katarak yang timbul sejak dalam kandungan atau timbul setelah dilahirkan, umumnya disebabkan karena adanya infeksi, dan kelainan metabolisme pada saat pembentukan janin. Katarak Kongenital yang sering timbul karena infeksi saat ibu mengandung, terutama pada kehamilan 3 bulan pertama. Penyakit yang dapat menyebabkan katarak: Toksoplasmosis, dan Rubella/ German measle
  • Katarak Traumatika, yaitu katarak yang dapat menyerang semua umur, biasanya karena pasca trauma baik tajam maupun tumpul pada mata terutama mengenai lensa.
  • Katarak Komplikata, adalah katarak yang timbul pasca infeksi mata.
Penanganan Katarak
Kebutaan katarak dapat diatasi dengan operasi yaitu pengambilan lensa keruh. Ada beberapa teknik operasi yang dilakukan yaitu:
  • Operasi dengan irisan luas dengan jahitan konvensional 
  • Operasi dengan irisan kecil tanpa jahitan lensa dikeluarkan dengan alat Phaceomulsifikasi (small incision surgy).
Pemilihan teknik operasi ini tergantung keras/ lunaknya lensa. Setelah lensa katarak diambil, penderita hanya dapat menghitung jari pada jarak 1 meter, kecuali penderita diganti lensanya.

Penggantian lensa ada dua cara yaitu:
  • Penderita setelah dioperasi diberi kacamata atau lensa kontak positif ±10 dioptri.
  • Penderita dipasang lensa tanam bersamaan waktu dilakukan operasi, keuntungannya adalah penderita setelah operasi penderita langsung dapat melihat jelas, tidak perlu memakai kacamata sangat tebal, lapang pandang penderita tetap luas dan distorsi sinar dapat dihilangkan. 

Pencegahannya
Disarankan agar banyak mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung vit.C  ,vit.A dan vit E  

Source: berbagai sumber
Blog editor: dr. Wahyu Triasmara