Senin, 30 Agustus 2010

Pesan Terpendam Para Nabi Untuk Kita Dari Isra Miraj


Umat Islam di Indonesia memperingati peristiwa Isra' Mi'raj, sebuah perjalanan agung Nabi Muhammad s.a.w. yang bagi saya ini adalah salah satu anugerah yang sangat agung dari Allah S.W.T. bagi beliau setelah sebelumnya beliau mengalami masa-masa yang sangat berat.

Bagaimana tidak berat, beban dan ujian yang harus ditanggung Rasulullah s.a.w., banyak perlakuan buruk yang diterima oleh beliau apalagi dengan para pengikutnya baik kekerasan secara fisik, cercaan, hinaan, diludahi, dilempari batu.

Puncaknya, terjadi pemboikotan suplai makanan terhadap keluarga Rasulullah (Bani Hasyim dan Bani al-Muththalib) sehingga menyebabkan kelaparan dan kesengsaraan yang teramat sangat karena pemboikotan ini terjadi selama 3 tahun berturut-turut.

Pasca pemboikotan tersebut, kembali Nabi Muhammad s.a.w. mendapat ujian berat yaitu meninggalnya dua orang yang sangat disayangi beliau, Abu Thalib dan Khadijah. Ini terjadi pada tahun yang sama sehingga dikenal hingga saat ini sebagai peristiwa "Amul Huzni" - tahun berduka.

Setiap kali saya teringat dengan peristiwa ujian berat yang menimpa Nabi Muhammad s.a.w. saya selalu tidak kuat menahan air mata saya, sungguh beliau ini adalah orang yang sangat lembut dan sangat penyayang, betul-betul saya tidak tega, rasanya ingin sekali saya mendampingi beliau di masa-masa sulit seperti itu. (Ya Allah sampaikanlah salam dan cinta hamba kepada beliau).

Allah azza wa jalla tidak pernah meninggalkan hamba-Nya, dan sangatlah tidak mungkin men-dzalimi hamba-hamba-Nya. Di tengah-tengah datangnya ujian silih berganti, Allah S.W.T. memberi sebuah "hadiah" yang teramat agung kepada Rasulullah yaitu Isra Mi'raj, dan "hadiah" tersebut ternyata tidak hanya diperuntukkan bai beliau saja, tetapi Allah S.W.T. menganugerahkannya pula kepada umatnya Rasulullah s.a.w.

Salah satu "hadiah" terbesar adalah SHALAT. Shalat inilah Mi'raj-nya umat muslim bertemu Tuhannya selama hidup di dunia. Di dalam shalat, ada sebuah waktu di mana jarak antara hamba dengan Allah Ta'ala sangat-sangat dekat, yaitu SUJUD. Inilah hadiah yang terbesar yang dianugerahkan Allah kepada umat muslim dari Isra Mi'raj.

Sebenarnya masih banyak lagi hadiah-hadiah lain yang dianugerahkan Allah kepada umat muslim dari perjalanan agung Isra Mi'raj, di antaranya yang akan dibahas di sini adalah hikmah terpendam dari pertemuan Nabi Muhammad s.a.w. dengan para nabi a.s. di setiap tingkatan langit.

Pertama kali saya mendapat hikmah ini dari ustadz Syaiful Karim dalam sebuah khutbah Jum'at-nya di RSU Cibabat, dan saya ingin sekali berbagi dengan anda semuanya. Dalam beberapa hal tertentu terdapat tambahan penyempurnaan yang tentunya sesuai atau berlandaskan dengan dalil-dalil hadits yang shahih.

Berikut uraian setetes hikmah dari perjalanan Mi'raj Nabi Muhammad s.a.w.

Setetes Hikmah Isra Miraj
View more presentations from Dokter Hanny Rono.

Powered by: