Kamis, 19 Agustus 2010

Menyusui dapat Mengurangi Faktor Resiko Penyakit Jantung

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOyYJhiaQZjb1UdO5qEI3nbD7aw33C6XUo_ZKdl1kjFprYRyF-xaX3zRCBd647xjKHfHcbMdwXJjEAwfyNYXdbcFM97K4H8YjRgqH-_1gkEkCw06abe9hTrxEl-Utlo2K_GnfKDRuDCLfz/s400/1.fungsi+utama-+menyusui.JPGKita telah mengetahui bahwa menyusui anak dengan ASI memberikan banyak manfaat bagi anak. Pemberian ASI bagi anak dapat membantu proses tumbuh kembang dan memberikan perlindungan yang tidak dapat disediakan oleh susu formula.  

Proses menyusui juga mempererat tali emosional dan ikatan kasih sayang antara ibu dengan anak. Namun, bukan hanya melindungi anak, menyusui ternyata juga dapat melindungi ibu.

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim dr. Eleanor Schwarz, profesor kedokteran reproduksi, kebidanan dan kandungan di University of Pittsburgh di Amerika, menunjukkan bahwa ibu yang tidak menyusui anaknya dengan ASI memiliki kecenderungan untuk mengalami klasifikasi dan penumpukan plak pada pembuluh-pembuluh darah jantung setelah mengalami menopause. Ini meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke pada wanita.

Hal ini berkaitan dengan siklus tubuh selama hidup seorang wanita. Tubuh seorang wanita memang telah dipersiapkan untuk mengalami kehamilan dan kemudian dilanjutkan dengan menyusui. Selama masa kehamilan, tubuh wanita menyimpan lemak sebagai cadangan untuk digunakan pada saat menyusui. Pada masa menyusui, tubuh seorang wanita akan menggunakan cadangan lemak tersebut untuk proses menyusui. Jika seorang ibu tidak menyusui, maka cadangan lemak dalam tubuhnya akan terus menumpuk berlebihan dalam tubuh. Teori ini didukung dengan fakta bahwa ibu yang menyusui lebih banyak mengalami penurunan berat badan ketimbang para ibu yang tidak menyusui setelah melahirkan.

Lebih jauh lagi, efek perlindungan terhadap jantung wanita akan meningkat sesuai dengan durasi ibu menyusui dengan ASI. Semakin lama seorang ibu menyusui maka terjadinya faktor-faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah seperti hipertensi, diabetes dan hiperlipidemia akan semakin menurun. Karena itulah, akan sangat bermanfaat bagi anak dan juga ibu jika ibu menyusui anak dengan ASI pada tahun pertama kehidupanny.



Source: klikdokter.com
Blog Editor: dr. Wahyu Triasmara