Senin, 30 Maret 2009

Tulang Alveolar


Tulang alveolar Adalah tulang yang membentuk dan mendukung soket gigi. Dalam tulang alveolar ada yang disebut processus alveolar yang terdiri :
1.Alveolar Bone paper (crebiform plate) merupakan tulang kompak yang membentuk dinding dalam dari soket gigi.
2.Supporting alveolar bone Adalah tulang yang terdiri dari ancellous trabecular dan plate vestibuler oral yang berupa tulang kompak .

Septum interdental
Terdiri dari supporting bone yang cancellous yang dikelilingi oleh bagian pinggir yang berupa tulang kompak.

Sel-sel dan Matriks Intraseluler
Tulang alv. Dibentuk oleh ossifikasi intra membran yang terdiri dari matriks yang terkalasifikasi dan osteosit yang berkurang dalam rongga yang disebut lakuna Tulang dibentuk oleh mineral, kalsium,fosfat bersama-sama hidroksil karbonal, sitrat dan sejumlah ion-ion seperti Na,Mg, dan Fluor. Sedangkan garam-garam mineral 60-75% struktur tulang garam nimeral bentuk kristal hidroksil apatit.

Matriks organik :
1.Kolagen (90%) / 40%
2.Sejumlah kecil protein non kolagen glikoprotein, fosfokreatin, lipidproteoglikan dan sisanya kristal apatit tersusun sepanjang as serat-serat kolagen yang dideposisikan di antara serat-serat kolagen, dengan susunan tersebut, tulang mampu menahan tekanan kunyah.

Susunan tersebut memungkinkan tulang mampu menerima tekanan kunyah.Tulang alv. Senantiasa berubah mulai dari anak-anak sampai orang tua
Deposisi tulang dimulai dari osteoblast.
Resorbsi tulang dimulai dari osteoklast
Matriks tulang yang dideposisi yang belum berdemineralisasi disebut probone/osteoid. Ketika prebone baru dideposisikan,probone yang > tua lebih dahulu dideposisikan dalam mineralisasi kolagen matriks. Tulang diselubungi dengan matriks glikoprotein atau proteoglikan diduga bahwa glikoprotein berperan penting dalam mineralisasi osteoblast membentuk materi tersebut bersama kandungan matriks lainnya.
Osteoklast adalah sel mutlinukleus besar, sering dijumpai di permukaan tulang dalam lekukan tulang karena erosi yang disebut LACUNA HAWSHIP. Sel ini berfungsi dalam resorbsi tulang.

Serat ligamentum periodontal = dinding sekat
Yang tertanam dalam tulang (sharphey) sebagian terkalsifikasi sempurna tetapi kebanyakan masih mengandung bagian inti yang tidak terkalsaifikasi yang dibungkus oleh lapisan luar yang terkalsifikasi . Dinding soket terdiri tulang lamella yang padat, sebagian tersusun oleh sebagian sistem harversian dan bundle adalah tulan yang berbatasan dengan ligamentum periodontal. Bagian tulang ini mengandung serat sharphey. Bagian cancellous tulang alv. Terdiri dari trabecula yang mengelilingi ruang sum-sum yang tidak teratur bentuknya pada trabecula cancellous bervariasi dipengaruhi oleh tekanan oklusal.

Sumber vaskularisasi limfatik saraf
Cebriform plate dari soket gigi secara radiografis dilihat sebagai grais radiopaq yang tipis yang biasa disebut lamina dura. Tulang ini diperforasi oleh kanal-kanal yang dilewati oleh pembuluh darah limfe dan ssraf yang menghubungkan ligamentum periodontal dengan bagian casselous tulang alv. Pembuluh darah berasal dari cabang arteri alv. Sup. Ateri alv. Inf tersebut memasuki septum intersental melalui canal nutrisi/nutrien canal bersama –sama vena saraf dan limfatik.

Arteriole dental
Merupakan lubang kecil masuk ke sum-sum tulang melalui perforasi tyang ada pada cribriform plate. Pembuluh darah kecil mencapai tulang sum-sum dan tulang spongue / spongious

Septum interdental
Septum interdental terdiri : tulang cancellous yang dibatasi oleh dinding soket dari 2 gigi yang bertetangga.Plate cortikal sebelah vestibular dan sebelah vestibular dan sebelah lateral. Lokalisasinya anterior akar pada akar gigi bertetangga Angulasi mesiodistal dari crest septum interdental yang biasanya sejajar dengan garis khayal yang menghubungkan CEJ dari luar gigi tetangga.Intra radikuler bone = tulang berada diantara 2 akar gigi yang multiroot. Jarak CEJ dan SI pada dewasa antara 0,96-1,22 mm. Pada orang tua = 1,88-2,81 mm. Pada bayi, pada sum-sum tulang diisi dengan hematopoietik merah dan akan mengalami perubahan secara fisiologis menjadi sum-sum tulang yang tidak aktif.

Respon Interaksi lokal
Tulang merupakan genangan Ca yang berfungsi memelihara keseimbangan Ca dalam tubuh. Ca dapat di deposisi dan diambil atau dilepas dari tulang alveolar untuk memenuhi kebutuhan jaringan kadar Ca dalam darah sangat dipelihara sebagai kasus osteoporosis udara Ca dalam daerah tetap normal.
Kontour externa tulang alveolar mengikuti prominentia akar gigi tetapi bervariasi terhadap :
1.Tinggi dan tebal plate dipengaruhi oleh susunan gigi dan angulasi akar atau tekanan oklusal.
2.Apabila labioversi dibentuk tipis ke apikal, sebaliknya linguoversi bentuknya tebal, tumpul dan membulat.

Labilitas tulang
Jaringan periodontal yang paling labil adalah tulang alv. Oleh karena akan mengalami perubahan terus menerus aktivitas seluler yang mempengaruhi tinggi kontour dan kepadatan tulang alv. Berlangsung pada 3 daerah :
1.Yang berbatasan dengan ligamentum periodontal
2.Yang berbatasan dengan periosteum plate vestibuler dan plate oral.
3.Sepanjang permukaan endosteal sumsum tulang.