Rabu, 04 Maret 2009

Kamera Tersembunyi dan Privasi Dokter-Pasien


Gambar bagian dalam parkiran FK Unair Surabaya

Kamera tesembunyi memang banyak bermanfaat apabila digunakan dengan bijak. Penggunaanya bahkan bisa memnadi alat investigasi yang meyakinkan pemirsa TV. Kasus ini saya angkat bermula dari banyaknya investigasi antara kasus puyer dan kasus aborsi ilegal. Yap, dapat kita lihat sebuah kamera tersembunyi dapat meyimak pembicaraan Dokter-Pasien yang merupakan kerahasiaan dalam bidang kedokteran. Seorang Dokter sudah disumpah bahwa dia akan merahasiakan penyakit pasiennya terhadap konsumsi orang lain apalgi publik. Coba simak lafal sumpah Dokter berikut:

Demi Allah, saya bersumpah bahwa :

Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan;
Saya akan memberikan kepada guru-guru saya penghormatan dan pernyataan terima kasih yang selayaknya;
Saya akan menjalankan tugas saya dengan cara yang berhormat dan ber­moral tinggi, sesuai dengan martabat pekerjaan saya;

Kesehatan penderita senantiasa akan saya utamakan;
Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerja­an saya dan karena keilmuan saya sebagai dokter;
Saya akan memelihara dengan sekuat tenaga martabat dan tradisi luhur jabatan kedokteran;
Saya akan memperlakukan teman sejawat saya sebagai mana saya sendiri ingin diperlakukan;
Dalam menunaikan kewajiban terhadap penderita, saya akan berikhtiar dengan sungguh-sungguh supaya saya tidak terpengaruh oleh pertimbang an keagamaan, kebangsaan, kesukuan, politik kepartaian atau kedudukan sosial;
Saya akan menghormati setiap hidup insani mulai dari saat pembuahan;
Sekalipun diancam, saya tidak akan mempergunakan pengetahuan ke­dokteran saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan hukum perikemanusiaan;

Saya ikrarkan sumpah ini dengan sungguh-sungguh dan dengan memper­taruhkan kehormatan diri saya.


Bahkan Guru Saya di Fakultas Kedokteran Unair, jauh-jauh hari telah menekankan bahwa kerahasiaan ini wajib dijaga bagi setiap Dokter. Guru Saya ini juga tidak membocorkan rahasia penyakit pasien meskipun terhadap Istri sendiri. Kasus yang berat apabila sulit dipecahkan dapat didiskusikan dengan Dokter senior dan Profesor yang berpengalaman di berbagai bidang, dan ini atas persetujuan pasien dan keluarganya. Hmmm tentunya baik untuk kesembuhan pasien sendiri dan tujuan Ilmiah pembelajaran bagi Dokter baru. Ini yang saya lihat ketika di RSU Dr. Soetomo Surabaya, dikarenakan RSU Dr. Soetomo Surabaya merupakan rujukan tertinggi bagi RS di Indonesia Timur sehingga kasusnya beragam meskipun tak jarang sudah dalam kondisi kronik. Selain itu RSU Dr. Soetomo Surabaya adalah berfungsi sebagai RS pendidikan dengan Fakultas Kedokteran Unair. Dan yang kita ketahui juga apabila di Indonesia Barat ada RS Cipto Mangunkusumo sebagai rujukan tertinggi wilayah Indonesia Barat.