Jumat, 27 Maret 2009

Faktor Yang Mempengaruhi Penyembuhan Jaringan Periodontal

Faktor yang dapat menghambat penyembuhan jaringan periodontal anda terbagi atas 2, yaitu ; faktor lokal dan faktor sistemik. Faktor lokal berarti, faktor yang berasal dari sekitar jaringan gigi dan mulut. Sedangkan faktor sistemik berasal dari luar jaringan itu. Bisa saja sebuah faktor sistemik berasal dari bertambahnya umur, kekurangan diet yang adekuat dan lain-lain.

Faktor lokal
Menghambat penyembuhan :
 Kondisi sistemik
 Kontaminasi mikroorganisme
 Iritasi plak
 Food debris
 Sisa jaringan nekrotik
 Traumatik oklusi
 Manipulasi jaringan berlebihan selama perawatan
 Trauma terhadap jaringan
 Prosedur perawatan yang berulang
 Pemberian kortison secara topikal
 Radiasi imunisasi

Mempercepat penyembuhan
 Peningkatan temperatur secara lokal
 Debridement jaringan nekrotik dan degenerasi
 Imobilisasi
 Tekanan terhadap luka
 Aktivitas seluler mencakup peningkatan konsumsi oksigen.

Faktor sistemik
Kemampuan penyembuhan berkurang apabila
 Bertambahnya umur
 Pasien dengan infeksi menyeluruh, seperti diabetes dan penyakit debilitating lainnya
 Konsumsi makanan tidak memadai
 Def. Vit. C yang akan menekan pembentukan kolagen dan mengganggu integritas dinding kapiler sehingga mudah pecah
 Def. Protein yang akan mengurangi produksi asam amino (cyctein & methionin)
 Def. Vitamin A dan diet kaya lemak
 Overdosis vit. D yang akan menyebabkan nekrose dan kalsifikasi arterial dari jaringan granulasi
 Digunakan hormon glukokortikoid (kortison) yang akan menekan reaksi inflamatoris atau menghambat pertumbuhan fibroblas, pembentukan kolagen dan sel-sel endothelial
 Stress sistemik yang diakibatkan oleh tiroidektomi testosteron,hormon adrenokortikotropik (ACTH) dan estrogen dalam dosis tinggi yang akan menekan pembentukan jaringan granulasi
 Pemakaian progestron akan meningkatkan dan mempercepat vaskulartisasi jaringan granulasi imatur dan meningkatkan kerentanan gingiva terhadap injuri mekanis dan dilatasi pembuluh darah marginal.
 Pemberian AB sistemik, tidak memperbaiki epitelisasi luka gingiva pada binatang percobaan dan pada pemberian terhadap manusia setelah gingivektomi tidak mencegah inflamasi gingiva yang menonjol.