Selasa, 03 Maret 2009

Periodontologi, Cabang Ilmu Kedokteran Gigi


Periodontologi adalah salah satu cabang Ilmu Kedokteran Gigi yang mempelajari pengetahuan mengenai jaringan gusi, tulang penyangga gigi dan jaringan ikat di sekitar gigi dalam keadaan sehat dan sakit yang meliputi juga cara pencegahan dan perawatannya. Secara kasar, periodontologi lebh bersifat preventif dibanding bidang kedokteran gigi lainnya. Karena perawatan periodontal sangat mengedepankan kesehatan jaringan di sekitar gigi.

Di negara-negara maju, mekanisme preventif sangat dikedepankan dibanding metode kuratif dan rehabilitatif. Sehingga mau tidak mau, adopsi dan implementasi ilmu periodontologi sangat berkembang aplikasinya. Untuk contoh sederhananya; Jika di Jepang, dokter gigi sangat jarang melakukan pencabutan. Yang diutamakan adalah pembersihan karang gigi dan penambalan untuk mencegah penyakit lebih lanjut. Bandingkan di Indonesia, sakit sedikit langsung minta dicabut. Hal ini mungkin dikarenakan paradigma kesehatan gigi disana sudah jauh lebih baik.

Bentuk terapi penyakit periodontal
  • Skeling dan penghalusan akar
  • Antibakteri
  • Bedah periodontal
  • Penyesuaian oklusi dan splinting

Perkembangan ilmu periodontologi
Hasil berbagai macam studi yang dilakukan akhir-akhir ini memberikan kesan bahwa perbedaan genetik antar individu memegang peran penting dalam penyakit periodontal yang dianut. Dari hasil penelitian-penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa etiologi penyakit periodontal sifatnya sangat kompleks dan heterogen dengan berbagai macam interaksi antara faktor keturunan dan faktor risiko lingkungan, dan karena disebabkan oleh berbagai mekanisme patogenik, Risiko terhadap perkembangan periodontitis tidak sama pada setiap individu. Individu-individu tertentu mempunyai risiko yang lebih tinggi datipada individu yang lain.