Selasa, 07 September 2010

Amalan Sholat Kristen Orthodox Syria


Ada sebuah ayat dalam al-Qur'an yang sungguh menguras otak saya, di dalam ayat tersebut disebutkan bahwa istilah "Islam" ternyata sudah muncul sebelum Nabi Muhammad saw:

"...(Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (al-Qur'an) ini..."
[Q.S. al-Hajj 22:78]

Menariknya lagi, saya pun menemukan "jejak-jejak ajaran Ibrahim" seperti adanya amalan shalat, zakat dan seruan untuk beriman dengan teguh kepada Allah SWT. Hal ini bisa kita lihat pula dalam kelanjutan redaksi ayat ini:

"...(Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (al-Qur'an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik- baik Penolong."
[Q.S. al-Hajj 22:78]

Nabi Ibrahim as. dikenal di kalangan umum sebagai "Bapak Dari Tiga Agama: Yahudi, Nasrani, dan Islam". Hal ini berarti terdapat suatu garis merah ajaran yang sama dari ketiga agama tersebut yang dibawa pertama kali oleh Nabi Ibrahim as.

Oleh karena itu sudah sejak lama saya berburu jejak-jejak ajaran Nabi Ibrahim as. dari ketiga agama tersebut, mungkin akan terlalu banyak bila diuraikan, saya cukup menengahkan satu temuan yang kebetulan sewaktu berselancar di internet dan inilah salah satu yang saya temukan yang juga bisa anda telusuri melalui Google dengan keyword "KOS: Serupa Tapi Tak Sama":


Amalan Sholat Pada Kristen Orthodox Syria dan Rusia

Informasi apa yang saya dapatkan Sebuah sekte dalam agama Kristen, praktik peribadatannya nyaris sama dengan Islam. Orang awam sulit membedakan. Saat Maghrib telah tiba. Belasan orang di Hotel Sahid Surabaya itu bergegas shalat. Semuanya berkopiah dan dipimpin seorang imam. Jangan keliru, mereka bukan kaum Muslimin yang sedang menunaikan kewajiban shalat Maghrib. Mereka adalah jamaah Kanisah/Khasanah Ortodok Syiria (KOS), sebuah sekte dalam agama Kristen.

Tengoklah saat mereka shalat. Selain berkopiah dan dipimpin seorang imam, bila berjamaah, juga memakai bahasa Arab. Rukun shalatnya pun nyaris sama. Ada ruku' dan sujud.

Bedanya, bila kaum Muslimin diwajibkan shalat 5 kali sehari, penganut KOS lebih banyak lagi, 7 (tujuh) kali sehari setiap 3 (tiga) jam masing-masing 2 (dua) rakaat, mereka menyebutnya:

  • Sa'atul Awwal (Fajar/Subuh),
  • Sa'atuts Tsalis (Dhuha),
  • Sa'atus Sadis (Dhuhur),
  • Sa'atut Tis'ah (Ashar),
  • Sa'atul Ghurub (Maghrib),
  • Sa'atun Naum (Isya'),
  • Sa'atul Layl (Tengah Malam).

Istilah-istilah dalam bahasa Arab tersebut dimaklumi karena jamaah ini memang awalnya berasal dari Syria yang notabene berbahasa Arab. Berikut timeline perjalanan komunitas Kristen Orthodox Syria:


Tak hanya ditemukan di Indonesia saja, saat ini komunitas terbesar jamaah ini berada di Rusia. Foto-foto di bawah ini saya dapatkan dari situs Voices from Russia yang menyebutkan bahwa foto-foto ini menunjukkan peribadatan "Prayer of St Ephrem the Syrian" di sebuah gereja di Rusia.




Bahkan bila kita jeli melihat foto-foto tersebut, maka ada kemiripan lainnya yang juga akan kita temukan di antaranya: para wanitanya berkerudung dan berdoa dengan dua tangan terbuka ke atas. Begitu pula bila kita lihat foto-foto komunitas jamaah ini di Surabaya dan Jakarta, akan terlihat kaum lelakinya berkopiah juga:



Hal yang sama juga pada praktik puasa. Puasa wajib bagi pemeluk Islam dilakukan selama sebulan dalam setahun, dikenal dengan Shaumu Ramadhan. Sedang pada KOS disebut Shaumil Kabir (puasa 40 hari berturut-turut) yang dilakukan sekitar bulan April.

Jika dalam Islam ada puasa sunah Senin-Kamis, pada KOS dilakukan pada Rabu-Jum'at, dalam rangka mengenang kesengsaraan Kristus.

Selain shalat dan puasa, jamaah KOS juga mengenal ajaran zakat. Zakat, dalam ajaran KOS, adalah sepersepuluh dari pendapatan bruto.

Untuk informasi lebih lanjut jamaah KOS ini silahkan kunjungi situs resminya di Institute For Syriac Christian Studies (ISCS).


Wallahu'alam bishshowab

Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam". [Q.S. al-Baqarah 2:132]