Rabu, 13 Oktober 2010

Kagumilah Keindahannya dan Janganlah Dipetik


Hiduplah seperti orang dewasa yang arif, jangan seperti seorang anak kecil.

Anak kecil bila ingin dirinya bahagia, setiap kali ia melihat yang bagus, ia selalu berambisi ingin memilikinya. Dia meminta, merengek-rengek, hingga mengamuk memaksa untuk mendapatkannya.

Sungguh disayangkan, saat anak kecil tertarik dengan bunga-bunga yang indah di taman, akhirnya ia pun memetik bunga-bunga indah tersebut, dan tak khayal lagi ia permainkan bunga-bunga yang dipetiknya hingga hancur! Namun setelah ia puas, setelah ia bosan, ditinggalkannyalah bunga-bunga yang tak lagi indah itu, dan taman pun kehilangan keindahannya.

Kagumilah keindahan itu tanpa harus memilikinya sebagaimana saat kita mengagumi keindahan Allah Yang Maha Indah yang tak mungkin kita untuk memilikinya.

Seperti orang dewasa yang mengagumi keindahan bunga-bunga di taman dengan membiarkan bunga-bunga itu hidup dengan keindahannya tanpa memetiknya sehingga orang lain pun bisa menikmati keindahan bunga-bunga itu. Ia sadar, bila ia memetiknya, maka yang ia petik bukanlah keindahannya melainkan sumber hidup dari keindahan itu.

Yang kita ikhtiarkan untuk dimiliki secara suci hanyalah istri kita, pertahankanlah keindahannya yang pernah kaukagumi, dan jangan perburuk dirinya seperti anak kecil tadi.

Dalam hati kita ada dua keindahan, yaitu keindahan ibu kita dan keindahan istri kita, karena keduanya memancarkan keindahan Allah SWT. yang Hakiki. Tetap indahkanlah mereka selalu.