Jumat, 11 Mei 2007

Si mbok sate “sunggi” jadi penunjuk jalan

Semua nama, tempat, kejadian ini adalah murni hasil rekayasa imajinasi … kalo ada kesamaan, hanyalah kebetulan, tidak ada maksud menghina ato melecehkan

………………………………………………………..

Namanya Untari, perempuan

umur 35 tahun, body aduhai banget

asal Boyolali, tepatnya Andong

pekerjaan harian si mbok bakul sate "sunggi" keliling.

………………………………

Suatu hari, saat dia di jalan menjajakan jamu……tiba-tiba Amran masih lengkap memakai helm, mesin sepeda motor masih nyala…merapat menuju dirinya.

“Mbak minta maaf, mau nanya… rumah pak Karto mana ya mbak? Tanya Amran, sepertinya tergesa-gesa.

“Jalan itu lurus, nanti pas ada pertigaan belok kiri…lurus terus… kemudian ada bundaran belok ke kanan….lima rumah dari sana” kata mbak Untari… dengan memegal megolkan pinggulnya, karena kedua tangannya menahan dagangan yang dia sunggi agar tidak jatuh.

Ketika menunjuk lurus ke depan --> pinggul megol ke depan

Ketika menunjuk belok ke kiri --> pinggul megol ke kiri

Ketika menyebut bundaran --> waduh yang ini hot sekali……. pinggul diputar-putar.

“……” Amran masih bengong karena adegan itu membuatnya berdesir lima detik… yang diperhatikan bukan kata-kata, tetapi pinggulnya itu…

“Gimana mas jelas kan?” tanya mbak Untari…tampaknya Amran masih kebingungan..

“Eh… ga kok udah ngerti kok” jawab Amran

“Makasih mbak” lanjut Amran kembali tanpa memberi kesempatan mbak Untari ngomong

“Ya mas… sama-sama” kata mbak Untari

……………………………………

Masalahnya adalah memberikan kode ato isyarat yang bisa dimengerti oleh penerima pesan.

Dalam dunia kedokteran banyak isyarat-isyarat untuk berkomunikasi.

Ato bahasa prokemnya orang kedokteran.

Pmx = pemeriksaan

Tx = Terapi

Ax = Anamnesis (wawancara)

Ada pula yang khusus lagi CS = Coitus Suspectus, artinya persetubuhan (coitus) yang dicurigai (suspectus)

Misalnya ada pasien yang datang karena GO (gonorrhea) salah satu penyakit menular akibat hubungan seksual yang tidak aman, gejala keluar flek-flek nanah dari penis, dianamnesis (diwawancarai) ternyata ada riwayat persetubuhan (coitus) dengan pekerja seksual komersial (PSK). Sehingga melaporkan kepada seniornya….

Ada riwayat CS dok” kata Co-Ass yang sudah menganamnesis pasien kepada dosen seniornya. Semuanya diucapkan di depan pasien, tetapi pasien tidak merasa dipermalukan.

“Ooo ada CS-nya” kata dokter spesialis kulit dan kelamin sekaligus dosen senior.

Ada bahasa prokem lain:

G3A1P2 diartikan Gravid (hamil 3 kali, abortus (keguguran) 1 kali, melahirkan 2 kali.

Jadi dijamin kodenya tidak akan bikin "berdesir lima detik" seperti isyarat mbok sate yang nyunggi di atas.