Jumat, 02 September 2011

Problem dan Solusi Keluhan Seputar Kulit Bayi Anda

Mempunyai seorang bayi bagi mereka yang baru berkeluarga merupakan anugerah yang sangat membahagiakan. Selain sebagai penerus keturunan, seorang anak merupakan malaikat yang akan mengubah kebahagiaan sebuah keluarga.

Sayangnya tidak sedikit dari mereka terutama yang baru pertama kali mempunyai bayi kebingungan bagaimana memberikan perawatan yang optimal bagi bayinya. Tanpa perawatan yang bagus tentu bayi tidak akan tumbuh seperti yang diharapkan.

Salah satu perawatan yang penting adalah perawatan terhadap kulit bayi. Walaupun sama sama bernama kulit, perawatan kulit pada bayi tidak sama dengan orang dewasa. Kulit bayi yang lembut dan belum tumbuh sempurna memerlukan perawatan ekstra dan khusus.
Beberapa orang tua akan kebingungan begitu mendapatkan kulit bayinya kemerahan, kering, mengelupas, dan berjerawat. Anda tentu tidak ingin mengalami nasib serupa dengan orang tua tersebut. Berikut beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mencegah bayi anda mengalami masalah pada kulitnya yang lembut.
Bayi yang baru lahir memiliki kulit yang sangat sensitif. Sesuatu yang sebenarnya tidak mempunyai efek yang berarti pada kulit sensitif orang dewasa, pada kulit bayi bisa mempunyai efek yang besar. Lingkungan tempat bayi berada merupakan salah satu faktor penting dalam perawatan kulit bayi. Handuk, selimut, sprei, pakaian, merupakan bahan bahan yang selalu bersentuhan dengan kulit bayi kesayangan kita. Pastikan anda sudah mencuci semua bahan dan alat tersebut dengan sabun khusus hipoalergi yang dibuat khusus untuk bayi.

Pilihlah pakaian bayi berbahan lembut dan longgar. Untuk menjaga kehangatan bayi, gunakanlah beberapa lapis pakaian dengan bahan yang lembut, jangan menggunakan bahan yang berbulu dan tebal.Saat mandi, gunakanlah sabun dan shampo yang dibuat khusus untuk bayi. Sabun dan shampo orang dewasa sangat tidak cocok untuk kulit bayi, meskipun sabun dan shampo tersebut diperuntukan bagi kulit sensitif. Memandikan bayi yang baru lahir tidak dianjurkan terlalu sering. Memandikan terlalu sering menyebabkan bayi rawan terkena hipotermi dan kulit bayi menjadi kering dan mengelupas.
Ingat selalu untuk melindungi kulit bayi anda dari terik sinar matahari saat berjalan jalan di luar rumah. Walaupun sebenarnya mereka memerlukan udara yang segar dan cahaya matahari, ada baiknya anda menghindari cahaya matahari yang menyengat di siang dan sore hari. Pilihlah sinar matahari pada pagi hari karena terbukti pembentukan vitamin D pada tubuh sangat terbantu dengan adanya cahaya matahari pagi hari. Bila terpaksa mengajak bayi anda keluar rumah pada siang hari, lindungilah kulit mereka dengan pakaian yang memadai. Gunakan lotion pelindung matahari bila diperlukan dan gunakan yang memang aman untuk kulit bayi.
Hubungi segera dokter anda bila anda membutuhkan informasi lebih banyak tentang cara cara melindungi kulit bayi. Demikian pula halnya bila terdapat kelainan kelainan kecil pada kulit bayi, jangan menunda untuk membawa bayi anda ke dokter.





Menyiasati gangguan pada kulit bayi











Masalah Tanda-tanda Penyebab Yang harus dilakukan Ke dokter jika:
Ruam
popok
Memerah,  kadang lecet di area  popok. Lembap dan  zat kimia dalam urin atau pup mengenai  kulit. Ganti popok sesering mungkin. Setelah dibersihkan, keringkan dengan tisu, lalu oleskan krim lembut tanpa aroma.  Kondisi tidak membaik dalam 72 jam, atau luka melebar. 





Ruam akibat panas Bentol-bentol merah di kepala, tubuh bagian atas, dan lipatan kulit.  Saluran  keringat tersumbat. Baju bayi terlalu tebal, sehingga ia  kepanasan. Menjaga area ruam agar tetap adem dan kering. Beri si kecil baju yang longgar. Jangan oleskan krim atau dibasuh handuk basah, sebab bisa memperburuk ruam. Bentol-bentol tidak hilang dalam waktu 2 hari, atau semakin parah.





Jerawat Benjolan kecil di wajah, biasanya dialami bayi baru lahir. Akibat sisa hormon kehamilan Anda. Tidak ada. Jika Anda khawatir, basuh wajah bayi dengan sabun lembut 1 kali sehari, dan gunting kukunya agar tidak menggores wajah. Kulit bayi tidak  mulus dalam 6 bulan.





Kerak
topi
Bersisik (tapi bisa  mengelupas) pada kulit kepala si kecil. Produksi kelenjar minyak yang berlebihan. 
Pijatlah kulit kepala bayi dengan baby oil, diamkan selama 5 menit, lalu gunakan sikat gigi yang halus untuk mengangkat lapisan yang bersisik. Lalu, keramaslah si kecil dengan sampo lembut. Kondisi tidak membaik setelah si kecil berusia 12 bulan, serta semakin parah atau  malah melebar. 





Eksim
bayi
Kering, memerah, atau bersisik, umumnya di pipi dan lipatan kulit. Dipengaruhi faktor genetis, yang dipicu penyebab alergi, seperti debu. Jangan gunakan sabun saat memandikan si kecil. Sabun akan membuat kulit lebih kering. Selesai mandi, oleskan krim lembut tanpa aroma untuk melembapkan kulit. Eksim meradang, sebab ini berarti bayi memerlukan krim kortison (anti peradangan).






Blog editor: dr. wahyu triasmara
Source: parenting.com/blogdokter