Senin, 12 September 2011

Bayi yang Sudah Harus Transfusi Darah Sejak Dalam Kandungan

Bayi Chloe Gray (15 bulan) sudah harus berjuang hidup sejak masih dalam kandungan ibunya. Ketika kandungan ibunya berusia 20 minggu, si bayi terdeteksi mengalami gangguan darah anemia parah yang bisa berbahaya. Agar selamat sampai dunia, si bayi sudah harus ditransfusi sebanyak 2 kali sejak dalam kandungan.


Chloe pun terpaksa menerima transfusi darah pertama kali saat masih di dalam kandungan dan berusia 22 minggu, lalu transfusi kedua dilakukan untuk menyelamatakn hidupnya pada usia kehamilan 28 minggu.

Namun ketika lahir dalam kondisi prematur (5 minggu lebih cepat dari usia kehamilan) dengan berat 2,09 kilogram, masalah belum juga pergi. Saat lahir, bayi Chloe harus melakukan pertukaran darah lengkap yang mana semua darah dalam tubuhnya dikeluarkan lalu diganti untuk menyelamatkan hidupnya.

Selesai? Ternyata belum, agar bisa bertahan hidup bayi Chloe harus terus menerus melakukan transfusi darah, karena sejak ia berusia 4 minggu, dokter menemukan penyakit Diamond Blackfan Anaemia (DBA) di tubuh si bayi.Sejak itu si bayi harus terus melakukan transfusi darah secara rutin setiap 4 minggu untuk membuatnya bisa bertahan hidup hingga usianya sekarang 15 bulan.

"Chloe memiliki golongan darah O rhesus negatif yang termasuk golongan darah langka. Dengan kondisi ia harus transfusi darah setiap 4 minggu, maka kami tahu betapa pentingnya melakukan donor darah," ujar Francesca, seperti dikutip dari sunderlandecho.com, Senin (12/9/2011).Jumlah darah yang harus ditransfusikan ke tubuh Chloe tergantung dari berat badannya, tapi biasanya ia menghabiskan waktu selama 3 jam untuk melakukan prosedur tersebut.

Kondisi ini membuat Chloe harus sering keluar masuk Sunderland Royal Hospital Inggris dan selalu ditemani oleh ibunya Francesca dan ayahnya Craig."Ini bukanlah hal yang mudah, saya masih tidak bisa melihat seseorang melakukan hal itu pada Chloe. Tapi sebagian besar hal itu tidak mengganggu Chloe," ujar Francesca (20 tahun).

Kini para medis telah melakukan operasi untuk memasukkan tabung melalui sayatan di lehernya. Tabung ini akan melalui katup jantung dan akan tertanam di dada kiri Chloe. Alat medis ini membuat petugas medis lebih mudah dan cepat dalam melakukan transfusi darah.Francesca dan Craig berharap perangkat hidup ini bisa meningkatkan kualitas hidup dari Chloe dan lebih banyak lagi orang yang mau menyumbangkan darahnya untuk membantu Chloe bertahan hidup.

Diamond Blackfan Anaemia adalah kondisi yang mana sumsum tulang menghasilkan sedikit atau tidak sama sekali sel darah merah. Kondisi ini mempengaruhi sekitar 600-700 orang di seluruh dunia.Hingga kini belum diketahui penyebabnya, tapi sekitar 20 persen kasus akibat adanya kesalahan genetik. Penyakit ini umumnya sulit diidentifikasi saat lahir. Gejalanya sangat bervariasi, tapi sepertiga anak yang lahir dengan kondisi ini memiliki kelainan bentuk tangan atau cacat jantung.



Source: detikhealth.com
blog editor: dr. wahyu triasmara