Tampilkan postingan dengan label OBAT-OBATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OBAT-OBATAN. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Januari 2011

Pengobatan Hormonal Untuk Jerawat

Sekarang sudah diketahui bahwa jerawat terjadi akibat dari ketidak-seimbangan hormon. Hormon dimaksud adalah hormon androgen, hormon yang sama yang meningkat selama masa pubertas dan hal ini menjelaskan mengapa hampir orang pernah kebagian jatah jerawat pada usia itu. Masalahnya tidak semua yang melewati usia tersebut juga hilang jerawatnya secara otomatis.

Jerawat malah makin tumbuh subur. Hal ini karena faktor genetika lebih sensitif terhadap fluktuasi androgen.Jerawat juga bisa terkait dengan emosi stres dan negatif, yang juga bisa menjelaskan kenapa jerawat terjadi pada orang dewasa. Lagian haree gene siapa sih yang gak pernah 'ngalami stres ?

Penelitian memperlihatkan bahwa jerawat berhubungan dengan fluktuasi kadar gula darah. Tubuh memberikan respon naik turunnya kadar gula darah dengan melepaskan hormon2 tertentu seperti insulin dan androgen.

Hormon-hormon ini memiliki satu kesamaan yaitu semuanya bisa menyebabkan timbulnya jerawat. Contohnya androgen insulin merangsang kelenjar kulit untuk memproduksi lebih banyak sebum sehingga akan mem-block pori-pori. Hormon ini juga meningkatkan pergantian sel kulit dimana sel kulit tumbuh dan mati lebih cepat dari biasanya, dan sel-sel kulit mati inilah yang menghalangi/menyumbat pori-pori.

Jerawat karena faktor hormonal diobati dengan:

* Kontrasepsi oral (pil KB) seperti Diane-35, Tri-Cyclen, Alesse, dan Yasmin
* Obat Anti-androgen seperti Spironolacton

Semua obat diatas bertujuan menyeimbangkan kadar hormon androgen dengan cara menghalangi kerja hormon androgen ( anti-androgen), atau dengan memasukkan hormon (wanita) penyeimbang ke dalam tubuh (pil KB).

Cuma yang perlu diingat pengobatan jerawat secara hormonal memiliki kelemahan, yaitu reaksinya yang sering tidak terduga. Umumnya jerawat akan membaik tetapi ada juga yang jerawatnya semakin parah.

Efek samping penggunaan terapi hormon untuk jerawat antara lain: penambahan berat badan, perubahan libido (bisa naik, bisa turun), mood swing (mudah marah mudah gembira), nafsu makan meningkat. Efek samping ini bervariasi dari orang ke orang. Hormon adalah bagian dari sistem tubuh, merusak sistem ini dapat menghasilkan efek yang tak terduga.

Cara terbaik untuk menyembuhkan jerawat hormonal
Pengobatan dengan cara hormonal seperti diatas sifatnya sulit diramalkan, maka perlu dicari cara yang lebih aman. Setelah ditelusuri didapatkan fakta bahwa akar penyebab dari ketidak-seimbangan hormon adalah faktor makanan (you are what eat), gaya hidup dan emosional (tingkat stres dan optimistik terhadap kehidupan).

Studi terbaru menunjukkan bahwa sampai 70% kasus jerawat dewasa memiliki pemicu emosional. Penelitian lain memperlihatkan bahwa jerawat atau kelainan kulit memberikan respon yang baik dengan teknik manajemen stres dan relaksasi. Sedangkan penelitian lainnya memperlihatkan adanya hubungan antara terjadinya jerawat dengan gula dan karbohidrat.

Berdasarkan data terbaru inilah, pengobatan jerawat hormonal lebih baik melalui pilihan diet, merubah gaya hidup dan pengendalian stres / relaksasi.

Sumber: Just pimple.com

Selasa, 25 Mei 2010

Flibanserin : boster libido buat cewek

Kalau seorang cowok mengalami masalah seksual, lalu pergi ke apotek untuk cari "bantuan", tersedia beberapa pilihan diantaranya : viagra, cialis atau levitra. Tetapi bagaimana jika menimpa wanita ? Saat ini sudah ada obat yang namanya flibanserin yang dapat meningkatkan libido wanita. OBat ini awalnya di pakai sebagai anti-depresi, tapi efek sampingnya mampu mengkatkan libido wanita pemakainya.

Flibanserin dikembangkan oleh Boehringer Ingelheim untuk mengobati HSDD (=Hypoactive Sexual Desire Disorder) pada wanita pre-menopause. Saat ini sudah mencapai phase III dalam penelitiannya, artinya tinggal sedikit waktu lagi obat ini dilepas ke pasar. Memang sih dalam penelitian ini dipakai wanita premenopause yang mengalami disfungsi seks berupa penurunan libido. Tapi jangan salah lho, wanita sehat normal dalam usia reproduksi juga bisa mengalami gangguan penurunan libido:music::music::music:

Kamis, 11 Maret 2010

Fetal Alkohol Syndrome

Sindrom alkohol pada janin (FAS) adalah kondisi yang merupakan akibat dari paparan alkohol sebelum kelahiran. FAS adalah penyebab yang paling sering dari keterbelakangan mental dan satu-satunya yang bisa dicegah.



Manifestasi FAS antara lain: keterbelakangan mental, kelainan bentuk kerangka dan sistem organ besar (terutama jantung dan otak), gangguan pertumbuhan, masalah sistem saraf pusat, miskin keterampilan motorik, kematian, masalah belajar, memori, interaksi sosial, gangguan perhatian, gangguan bicara dan / atau gangguan peendengaran.

Ada juga fitur wajah yang merupakan ciri khas dari bayi dengan FAS. Fitur-fitur ini meliputi: mata kecil, hidung pendek atau terbalik , pipi datar, dan bibir tipis. Fitur-fitur ini memudar ketika anak tumbuh, tapi tetap mengalami kesulitan seumur hidup

Ada juga istilah akibat alkohol yang lain dari FAS yaitu Fetal Alcohol Effects (FAE) yang dibagi menjadi 2 kategori yaitu Alcohol-Related Neurodevelopmental Disorder (ARND) dan Alkohol-Related Birth Defect (ARBD):

ARND menggambarkan gangguan mental dan perilaku seperti ketidak mampuan belajar, prestasi sekolah yang buruk, kesulitan mengendalikan dorongan hati, dan masalah dengan ingatan, perhatian dan / atau penilaian.

ARBD menggambarkan kelainan bentuk dari sistem kerangka dan sistem organ utama seperti cacat jantung, ginjal, tulang, dan / atau sistem pendengaran.

Perbedaan antara FAS dengan FAE adalah FAS adalah hasil dari dosis tinggi konsumsi alkohol selama kehamilan, seperti pesta minum dan / atau minum secara teratur. Sedangkan FAE adalah hasil dari minum alkohol secara moderat selama kehamilan. Namun demikian tetap saja efek FAE bersifat ireversibel dan seumur hidup.

Tidak ada jumlah alkohol yang aman untuk dikonsumsi selama kehamilan, semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, maka semakin besar risiko pada bayi. Alkohol bersifat teratogen . Teratogen adalah suatu zat/bahan yang dapat merusak perkembangan bayi. Alkohol dapat melintasi plasenta dan masuk ke bayi. Bila ibu minum alkohol, maka bayinya juga ikut "minum". Oleh karena itu, alkohol bisa berbahaya bagi perkembangan bayi .

FAS dan FAE 100% bisa dicegah dengan cara abstain dari alkohol selama kehamilannya. Oleh karena itu, jika sedang hamil, atau sedang berusaha untuk hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali.

Jumat, 12 Juni 2009

Tapros®

Pertama posting ini bukan sponsored review atau paid review, banyak pencarian dengan judul ini...sayang kalau gak ditampung buat nambah traffic ke blog ha ha ha. Jadi dibuatlah ringkasan tentang obat ini...

Tapros® adalah nama dagang (Takeda) buat Leuprorelin acetate. Leuprorelin acetate adalah obat hormonal yang dipakai untuk mengobati berbagai kelainan organ yang disebabkan kelainan hormon seperti: endometriosis, mioma uteri, penebalan endometrium (hyperplasia), kanker payudara lanjut pada wanita premenopause, pubertas dini serta kanker prostat.

Leuprorelin acetate bekerja dengan cara meniru aksi hormon yang dinamakan gonadotrophin releasing hormone (GnRH). Hormon ini jika ada dalam tubuh, akan merangsang produksi "sex steroid" oleh organ reproduksi, yaitu indung telur dan zakar. Hormon ini secara alami produksinya sedikit dan sifatnya berpulsasi. Jika diberikan dalam bentuk suntikan dalam jangka waktu yang panjang, kadarnya dalam darah akan tinggi. Sehingga akan menghambat/mengurangi produksi hormon oleh organ reproduksi, dan dapat mengurangi gejala penyakit2 di atas.

Obat ini diberikan dalam bentuk injeksi, yang di suntikkan ke jaringan lemak (bawah kulit). Efek samping obat ini: hot flushes, berkeringat, terhentinya haid, perdarahan lucut (withdrawal bleeding), disfungsi seks, berkurangnya libido, vagina kering, perubahan ukuran payudara, nyeri sendi(arthralgia), nyeri otot (myalgia), bengkak di perifer(edema), pusing (dizziness), sakit kepala, mula, muntah, susah BAB, perubahan mood, tulang keropos, peradangan pembuluh vena (thrombophlebitis) serta reaksi bekas lokasi injeksi.

Efek yang jarang: Bronchospasme (penyempitan saluran nafas), Rash (merah2 di kulit), hilang rasa (paraesthesia) dan depresi.

Buat endometriosis, diberikan injeksi selama 5-6 bulan, satu kali injeksi perbulan. Obat di suntikkan dalam 5 hari pertama haid. Sekarang juga sudah tersedia untuk sediaan 3 bulan. (depo). Untuk mengurangi risiko tulang keropos, maka diberikan juga pengobatan sulih hormon secara bersamaan.

Selasa, 17 Maret 2009

Makan Obat Flu Saat Hamil

Batuk pilek adalah penyakit yang paling banyak ditemukan dalam praktek sehari2, tidak terkecuali ibu hamil juga bisa terkena. Obat-obatan buat batuk pilek banyak dijual bebas dipasaran. Bumil pada umumnya takut uuntuk mengkonsumsi obat sembarangan, takut ada efek terhadap bayi yg dikandungnya.

Memang dalam obat batuk pilek ada yang aman untuk di konsumsi ada juga yang harus di hindari. Pada umumnya obat batuk pilek mengandung lebih dari satu macam obat. Biasanya merupakan kombinasi beberapa macam obat penghilang gejala seperti anti demam/anti nyeri, anti histamin dan dekongestan (menghilangkan sumbatan) , anti batuk dan pengencer dahak.

Prinsip yang harus selalu dipegang adalah tidak ada obat yang seratus persen aman buat kehamilan. Berikut beberapa jenis obat yang aman untuk dikonsumsi bumil:
Antihistamin seperti chlorpheniramine (CTM), loratadine, doxylamine, brompheniramine, phenindamine, pheniramine, triprolidine, dan diphenhydramine , tetapi obat2 ini bisa membuat ngantuk terutama doxylamine and diphenhydramine.

Ekspektoran (pengencer dahak) seperti guaifenesin (GG) cukup aman untuk dikonsumsi.
Penekan batuk seperti dextromethorphan (DMP) aman digunakan, karena sudah ada penelitian pada wanita hamil tdak menyebabkan cacata bawaan.

Obat penghilang nyeri atau demam seperti acetaminophen (parasetamol) sangat aman dipergunakan, dan sudah banyak penelitian yang mendukungnya. Asalakan memakainya sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Berikut ini kandungan obat yang sebaiknya dihindari:
Dekongestan seperti pseudoephedrine dan phenylephrine, terutama pada TM I, karena ada laporan penenlitian yang menyatakan bisa menyebabkan cacat bawaan. Walaupun risikonya rendah, namun jika si ibu perokok maka risikonya bisa menjadi tinggi. Jika dipergunakan setelah TM pertama dengan dosis tidak melebihi 2 kali perhari cukup aman. Pemakaian lebih dari itu akan menyebabkan menurunnya aliran darah ke ari-ari.

Obat2 penghilang nyeri seperti aspirin, ibuprofen, naproxen, sodium salicylate, dan obat2an nonsteroid anti-inflammatory drugs (NSAID) sebaiknya dihindari. Karena jika dikonsumsi pada TM I kehamilan bisa menyebabkan keguguran. Informasi terbaru menyebutkan penggunanaan NSAID pada TM II dan III bisa meningkatkan risiko cacat bayi terutama cacat jantung.

Usahaklan juga mengkonsumsi obat batuk pilek yang bebas alkohol. Jadi tinggal dilihat saja kandungan obat batuk flu yang dibeli, kemudian jika mengandung obat yang sebaiknya tdak dimakan ya jangan dimakan...begitu juga sebaliknya.

Minggu, 01 Maret 2009

Makan Antibiotik Saat Hamil

Ini pertanyaan yang sering diajukan bumil yang kebetulan mendapatkan antibiotik dari dokter nya. Khusus untuk wanita hamil, obat2an diberi kategori oleh FDA dengan kategori A, B, C, D dan X. Penjabaran untuk masing2 kategori bisa dilihat dalam tabel di bawah ini. Jadi amankah obat yang dimakan oleh bumil ?



Category Description
A

Adequate, well-controlled studies in pregnant women have not shown an increased risk of fetal abnormalities.
B




Animal studies have revealed no evidence of harm to the fetus, however, there are no adequate and well-controlled studies in pregnant women.
or
Animal studies have shown an adverse effect, but adequate and well-controlled studies in pregnant women have failed to demonstrate a risk to the fetus.
C




Animal studies have shown an adverse effect and there are no adequate and well-controlled studies in pregnant women.
or
No animal studies have been conducted and there are no adequate and well-controlled studies in pregnant women.
D

Studies, adequate well-controlled or observational, in pregnant women have demonstrated a risk to the fetus. However, the benefits of therapy may outweigh the potential risk.
X


Studies, adequate well-controlled or observational, in animals or pregnant women have demonstrated positive evidence of fetal abnormalities. The use of the product is contraindicated in women who are or may become pregnant.

Jawaban pastinya susah...kenapa? Berdasarkan kategori diatas, obat2an diuji keamanannya pertama ke hewan percobaan kemudian diuji ke orang dewasa. Karena wanita hamil biasanya jarang dimasukkan ke dalam uji coba (di barat sana nggak banyak/jarang ada bumil yang mau jadi orang percobaan) dan efek samping yang terjadi (terutama yang jangka panjang) pada bayi sangat sulit dipantau (terlalu lama).

Khusus untuk antibiotika, aman tidaknya antibiotika tergantung berbagai faktor, diantaranya jenis antibiotika, berapa banyak makannya serta berapa lama makannya. Dalam memberikan antibiotika perlu ditimbang antara efek obat yang dimakan dengan bahaya yang terjadi jika kondisi penyakitnya tidak diobati. Jika pemberian antibiotika merupakan satu-satunya cara menyembuhkan penyakit, maka biasanya dokter akan memberikan obat yang paling aman.

Kategori A
Secara umum antibiotika yang masuk kategori ini sangat dikit. Salah satunya adalah
Nystatin vaginal (Mycostatin) (=anti jamur)

Kategori B
Umumnya antibiotika masuk kategori ini, belum diketahuinya ada hubungan dengan cacat bayi atau komplikasi kehamilan lainnya obat tersebut kemungkinan aman. Termasuk di dalamnya :
Amoxicillin
Ampicillin
Augmentin (amoxicillin-clavulanate)
Dicloxicillin
Macrobid (nitrofurantoin)
Flagyl (metronidazole) (masih kontroversi pada Trimester I)
Cephalosporins including: Keflex (cephalexin), Ceclor (cefaclor), Duricef (cefadroxil)
Cleocin (clindamycin)
Erythromycin
Zithromax (azithromycin)
Golongan Sulfa (sampai hampir cukup bulan)
Famvir (famciclovir)
Zovirax (acyclovir)
Valtrex (valacyclovir)
Clotrimazole-vaginal (Mycelex, Lotrimin)

Kategori C
Bactrim
Trimethoprim
Biaxin (clarithromycin)
Cipro (ciprofloxacin)
Diflucan (fluconazole)
Monistat (miconazole)
Terazol (terconazole)
Isoniazid
Rifampin
Vermox (mebendazole)
Tetanus booster (tetanus toxoid)
Vaksin: hepatitis A, hepatitis B, influenza, meningococcus, pneumonia (pneumococcus), polio
Vaksin: Cacar, Mumps, Rubella

Kategori D
Obat ini jelas ada efek-nya ke bayi dan kehamilan. Hanya dipakai jika tidak ada alternatif yang lebih baik. Termasuk di dalamnya:
Tetracycline (dan turunannya), dapat menyebabkan perubahan warna gigi : tetracycline, doxycycline (Vibramycin), Minocin (minocycline)
Golongan Sulfa - Jika mendekati persalinan (karena bisa menyebabkan kuning yang berat pada bayi baru lahir)

Kategori X
Estrogen, Obat2an kemoterapi dll

NB
Di setiap negara ada kategori sendiri2, misalnya di Jerman kategorinya seperti di bawah ini

Kategori Deskripsi
Gr 1 For extensive application in humans has no suspicion of embryotoxic / teratogenic revealed. Animal studies provide no evidence of embryotoxic / teratogenic effects
Gr 2 For extensive application in humans has no suspicion of embryotoxic / teratogenic revealed.
Gr 3 For extensive application in humans has no suspicion of embryotoxic / teratogenic revealed. Animal studies, however, provide evidence of embryotoxic / teratogenic effects. These seem to be without significance.
Gr 4 No adequate and well-controlled studies on humans. Animal studies have shown no embryotoxic/teratogenic effects.
Gr 5 No adequate and well-controlled studies on humans.
Gr 6 No adequate and well-controlled studies in pregnant women. Animal studies have shown embryotoxic/teratogenic effects.
Gr 7 There is a risk that the drug is embryotoxic/teratogen to the human fetus. (first Trimester).
Gr 8 There is a risk that the drug is fetus toxis. (second and third Trimester).
Gr 9 There is a risk that the drug causes prenatal complication or abnormalities.
Gr 10 There is a risk that the drug causes hormone specific action on the human fetus.
Gr 11 There is a known risk that the drug is a mutagen/carcinogen.

*Terjemahin sendiri ya

Minggu, 09 November 2008

Intrinsa = " female viagra" = "pinky viagra"

Intrinsa merupakan nama dagang untuk preparat hormon testosteron dalam bentuk koyo' (patch) yang dibuat oleh perusahaan Procter & Gamble yang gunanya untuk gangguan desire (disfungsi seks wanita = FSD), menopause dan saat terapi sulih hormon (HRT=Hormone Replacement Therapy).

Testosteron merupakan hormon dominan laki2, tetapi hormon juga diproduksi dalam jumlah yang sedikit oleh indung telur. Hormon ini pada wanita bisa membangkitkan "desire". Wanita yang karena suatu sebab terpaksa diangkat indung telurnya atau nggak berfungsi lagi seperti pada menopause akan mengalami penurunan "desire" yang dikenal dengan istilah hypoactive sexual desire disorder (HSDD), sehingga perlu diberikan substitusi testosteron dari luar. Pemberian testosteron akan mengembalikan libido wanita yang bersangkutan

Intrinsa dipakai dengan menempelkannya pada kulit perutr, dua kali seminggu secara kontinyu. Testosteron yang ada pada koyo' tersebut akan diserap lewat kulit masuk kedalam aliran darah pemakainya. OBat ini sudh tersedia di Eropa dan Australia, tetapi belum mendapatkan persetujuan FDA Amrik, karena belum ada penelitian efek jangka panjangnya.

Sabtu, 08 November 2008

Cara minum Pil KB 21 Tablet

Pil KB (selanjutnya disebut Pil saja) ada yang berjumlah 21 tablet dan ada yang 28 tablet. Apa sih bedanya? Ternyata 7 buah pil yang beda ukuran dan warna pada pil 28 tablet isinya adalah hanya tepung doang (plasebo). Pada saat memakan pil putih inilah haid dieperkirakan akan muncul/terjadi. Tujuannya suapaya nggak repot dan nggak lupa, tinggal menyambung dengan pil berikutnya tanpa perlu berpikir dan mengingat.
fitjit 1
Sedangkan pil 21 tablet, setelah pil terakhir dimakan, ada interval 7 hari tidak makan pil sebelum memulai keping pil berikutnya. Apakah nanti nggak hamil ? Ya nggak kecuali tidak mengikuti petunjuk pemakaian pil yang normal. Saat interval inilah diperkirakan haid akan muncul, yang biasanya timbul 2-3 hari setelah pil habis alias masa tidak subur. Tapi kalau hamil juga? Artinya terjadi kegagalan KB, bukan karena 7 hari tidak makan pil plasebo seperti pil 28.

Pil yasmin ada versi 21 dan 28 tablet. Kalau yang beredar di Indonesia adalah yang 21 tablet. Jika ada yang 28 tablet jauh lebih mudah memakannya (seperti contoh gambar yasmin yang beredar di Canada).

Kapan mulai minum (start pertama kali) ? Biasanya dimulai di hari ke 1 atau ke 5 haid.

Kamis, 07 Agustus 2008

Cialis : Anti ED Yang Panjang...



VIAGRA...siapa sih yang nggak kenal. Obat anti ED (Disfungsi Ereksi) yang ditemukan secara tidak sengaja saat ujicoba pada manusia dilakukan. Obat ini awalnya ditujukan untuk penderita jantung. Justru malah sekarang yang dikomersilkan adalah efek sampingnya. VIAGRA juga membuat perusahaan pembuatnya Pfizer, menjadi perusahaan farmasi no 1 di dunia saat itu.

VIAGRA mengandung zat aktif yang namanya sildenafil citrate. Di setujui oleh FDA pada tanggal Maret 1998 merupakan satu2nya obat anti ED oral saat itu. Selama 10 tahun berkiprah, obat ini telah membantu 25 juta laki2 diseluruh dunia. Mulai kerja obat adalah 30 menit dan masa kerjanya berakhir dalam 4 jam. Obat ini juga sering menimbulkan kematian pada laki2 paruh baya yang memakainya karena serangan jantung.

Sekarang ada singan viagra namanya CIALIS, isi zat aktifnya tadalafil. Obat ini sudah di approve oleh FDA januari 2008 ini. Apa keunggulannya dibandingkan viagra? Lama kerjanya bisa mecapai 36 jam. Ilustrasi kasusnya seperti ini: kedua obat ini sama2 dimakan setelah makan malam sekitar jam 19.00. Sama2 mebutuhkan waktu setengah jam untuk mulai bekerja. Tiba2 datang teman bertamu lalu ngobrol2 sampai larut (jam 24.00)...bagi yang makan viagra habis efeknya dan harus dimakan lagi, sementara cialis masih bisa bekerja sampai keeseokan malamnya. Jadi anda tidak bakalan kehilangan momen penting yang sudah direncanakan evilevilevil.

Obat Penghenti Asi

Sekarang ini pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan promosi pemberian ASI secara eksklusif selama 6 bulan. Kalau bisa malah begitu lahir langsung di tetekin. Sayangnya nggak banyak ibu yang ASI nya langsung ada/banyak pada saat lahir, sehingga jabang bayi merasakan juga ASS (Air Susu Sapi=Susu formula) selama 1-2 hari pertama. Hari kedua biasanya ASI sudah mulai lancar, kalo belum keluar juga, minta obat pelancar ASI pada dokter kandungan. Beberapa obat yang diklaim produsennya sebagai obat pelancar ASI adalah : Molocco B12, Lactavit dllnya.

Nah...pada keadaan tertentu ASI nggak boleh diberikan misalnya bayinya ada kelainan yang namanya galactosemia. Sedangkan ibu dengan penyakit atau kondisi berikut dilarang utuk menyusui bayinya: HIV (+), TBC aktif, sedang makan obat antivirus, kemoterapi dan radiasi. Juga pada kedaan dimana bayi lahir mati atau mati dalam kandungan juga biasanya dilakukan obat guna penghetian ASInya.

Pada kasus demikian jika ASI nya masih aktif maka dilakukan penghentian ASI dengan obat2an. Obat penghenti ASI yang biasa dipakai adalah PARLODEL atau SNAB TABS (Dua2 nya mengandung Bromocryptine mesylate). Jika kebetulan nggak ada obat ini (susah nyarinya) maka bisa dipakai preparat estrogen seperti LYNORAL.

Sabtu, 02 Agustus 2008

Induksi Ovulasi

Dalam keadaan tertentu akibat pengaruh hormone wanita tidak mengalami ovulasi (anovulasi). Untuk mengetahui ovulasi terjadi atau tidak dapat dilakukan dengan cara: mengukur suhu basal tubuh (BBT), test kit predictor ovulasi dan USG transvaginal.


Untuk membuat ovulasi timbul dokter kandungan akan memberi ’obat penyubur’ yang sebetulnya lebih tepat obat pemicu ovulasi. Yang paling sering dipakai adalah Chlomiphene Citrate (© ofertil,© blesifen ). Chlomiphene merupakan suatu obat anti-estrogen, dasar pemberiannya: anovulasi adalah akibat tingginya kadar estrogen. Obat ini membantu otak menstimulasi indung telur. Obat 'penyubur lain' seperti vitamin E (merknya macem2 nama belakangnya sering -erol), vitamin C atau asthin force (soho) merupakan anti-oksidan yang sifatnya hanya menunjang saja.


Biasanya diberikan dokter selama 5 hari dengan dosis 1 x 50 mg, mulai dimakan saat hari ke 3 haid atau hari ke 3 perdarahan lucut (withdrawal bleeding) setelah pemberian progesterone. Sekitar hari ke 10, dilakukan pendeteksian ovulasi dengan USG transvaginal untuk melihat tanda ovulasi. Jika terjadi perkembangan sel telur maka ovulasi akan segera terjadi. Hari tepatnya ovulasi dapat dideteksi dengan tes kit ovulasi.




Chlomiphene Citrate (generik) dan Proses Ovulasi



Jika pemberian Chlomiphene dengan dosis 50 tidak berhasil dapat diulangi lagi pada bulan berikutnya dengan dosis yang sama atau ada yang memakai cara menaikkan dosis 2-3 kali lipat (100-150mg) perhari dalam dosis tunggal (=sekali makan) juga selama 5 hari.


Jika ternyata resisten (nggak mempan), dapat diberikan injeksi hormon FSH (Follicel Stimulating Hormon) sintetis. Dosis pemberian dinaikkan secara bertahap sampai terlihat respon adanya perkembangan sel telur (folikel).


Untuk melihat proses ovulasi dalam video : scrolling terus kebagian terbawah halaman ini ada judulnya : VIDEO PROSES OVULASI.


PS : Untuk yang belum pernah hamil jika sudah satu tahun nikah (infertil) sebaiknya memeriksakan sperma terlebih dahulu sebelum melakukan induksi ovulasi.

Rabu, 30 Juli 2008

Mengatasi 'Telat Haid'

Telat haid yang dimaksud disini adalah gangguan haid, bukan kehamilan. Jadi bukan ngajarin gimana caranya aborsi. Karena nggak bakalan ditemukan pada tulisan ini...biggrinTidak datang bulan merupakan hal yang normal pada: pre-pubertas, hamil, menyusui dan menopause. Selain keadaan diatas tidak datangnya haid merupakan hal yang tudak normal, termasuk akibat efek samping kontrasepsi.

Saat ditemukan keterlambatan haid, langkah pertma adalah memastikan bukan suatu kehamilan. Secara sederhana dapat dilakukan dengan test kehamilan dengan pemeriksaan pipis (semua sudah tahu.. redface). Jika memang tidak hamil maka dicari penyebabnya. Kalau jelas penyebabnya seperti kontrasepsi tinggal diberikan terapi yang sesuai dengan kontrasepsinya. Seperti karena suntikan Kb 3 bulan maka akan diberikan hormon estrogen seperti lynoral.

Secara sederhana, tanpa pemeriksaan kadar hormon yang tentunya sangat mahal, dapat dilakukan pendeteksian dimana kira2 masalahnya. Dasar deteksi adalah untuk terjadinya haid ibutuhkan kadar hormon estrogen dan progesteron harus ada dan cukup jumlahnya.

Langkah awal adalah dengan pemberian hormon progesteron, disebut Uji P. Salah satu caranya adalah diberikan MPA (merk dagangnya: provera atau prothyra) diberikan 10 mg selama 5 hari. Uji ini dikatakan positif jika haid timbul setelah 3-5 hari obat terakhir yang dimakan. Artinya didalam tubuh wanita terdapat kadar hormon estrogen yang normal. Cuma terjadi kekurangan progesteron. Tindakan selanjutnya untuk mengatur haid adalah dengan pemberian obat yang sama pada hari ke 16 - 25 haid 10 mg perhari selama 2 siklus berikutnya.



Hasil negatif (haid tidak timbul) berarti hormon estrogen rendah atau tidak ada. Untuk hasil negatif dilanjutkan ke langkah selanjutnya yaitu Uji E + P. Artinya disamping diberikan progesteron juga diberikan estrogen. Obat yang tersedia di apotik yang sudah dalam bentuk kombinasi adalah Cyclo-Progynova. Pada obat ini tinggal makan sesuai tulisan "START". Jumlah pil 21 tablet dimakan satu kali perhari. Uji E+P ini dikatakan positif jika haid timbul 3-5 hari setelah obat terakhir dimakan. Untuk pengaturan haid selanjutnya tinggal makan obat ini lagi selama 2 siklus haid dengan interval 7 hari untuk setiap kemasan obatnya.

Ini yang agak berat masalahnya: hasil uji E+P nya negatif. Arti uji negatif adalah ada yang tidak beres pada rahim, indung telur atau kelenjar hypothalamus-hypofise (ada didalam otak), butuh pemeriksaan lanjutan ke dokter SpOG atau bisa langsung ke konsultan (Baca:Panduan Memilih Dokter SpOG).

Rabu, 23 Juli 2008

OBAT PENGUAT KEHAMILAN


Izin buat yang nanya...nama nggak dipasang

Semua tahu (pembaca blog ini sdh pandai2) ini kasus Abortus Iminens (Ancaman Keguguran). Kenapa bisa terjadi? Banyak penyebabnya kalau mau diperiksa akan memakan banyak biaya. Tetapi penyebab terbanyak adalah akibat kekurangan pasokan hormon progesteron (bisa juga akibat tidak seimbang dengan estrogen) dan kelainan kromosom (trisomi dll)

Disini akan kita fokuskan pada kekurangan progesteron saja. Dalam keadaan normal...pada awal kehamilan progesteron lebih dominan dibandingkan estrogen. Awalnya progesteron dihasilkan oleh indung telur (corpus luteum), sampai kemudian diambil alih oleh plasenta saat usia kehamilan 16 minggu.

Pada kondisi tertentu kadar estrogen naik seperti pada saat stress (fisik atau mental). Stress fisik contohnya kelelahan. Saat stress ada zat yang namanya cortisol akan muncul...zat inilah yang akan merangsang munculnya estrogen. Dominasi estrogen (kadarnya lebih tinggi dari progesteron) akan menyebabkan rahim berkontraksi.

Apa hubungannya dengan DUPHASTON (KLIK)? Menuut tulisan yang ada di liink ini, duphaston berisi : dydrogesterone , homon sintetik yang mirip dengan homon pogesteron tubuh kita. Jadi jelas pada kasus abortus iminens diatas duphaston dibeikan untuk mengimbangi dominasi estrogen sehingga rahim menjadi tenang (tidak bekontraksi). Selain duphaston banyak obat-obat penguat janin yang diberikan dokter diantaranya preabor,lestron, pregtenol dll. (Kata Prof Ali Baziad sebetulnya kurang tepat, lebih pas kalau diberi Cygest). (Bukan promo Cygest...itu ucapan beliau waktu ngisi acara round table discussion POGI BATAM di Hotel Novotel lebih kurang 2 minggu yang lalu

Efek samping obat :
Pregnancy and breastfeeding
Certain medicines should not be used during pregnancy or breastfeeding. However, other medicines may be safely used in pregnancy or breastfeeding providing the benefits to the mother outweigh the risks to the unborn baby. Always inform your doctor if you are pregnant or planning a pregnancy, before using any medicine.
  • There are no known harmful effects when this medicine is used during pregnancy.
  • Small amounts of this medicine may pass into breast milk, however there are no known harmful effects when it is used by breastfeeding mothers.
Ini petikan langsung dai linknya. Disini terbaca "Tidak tedapat efek yang membahayakan jika dipergunakan selama kehamilan. Untuk pemakaian yang lama, paling akan menyebabkan efek progestrogenik pada bayi perempuan seperti petumbuhan bulu roma yang lebih nyata (tapi nggak sampe bekumis tebal...). Menurut aku malah seksi jadinya kalo cewek dengan bulu roma yang lebih jelas...apalalgi berkulit putih...(hemmm...)

Yang teramaat penting dari pengobatan abortus iminens adalah istirahat total (bed rest) sampai pedarahan behenti, baru boleh beraktifitas ringan. Dan jangan terlalu kecewa jika nantinya abortus nya tidak bisa di rem/cegah. Karena jika memang kelainan genetik/kromosom pasti tidak akan bisa dipetahankan, ibaratnya seleksi alam yang tidak kuat/tidak sempurna akan tesingkir. Dan segala sesuatu pasti ada hikmahnya...cari dan temukan.


PS
Buat yang ngirim imel, sudah dibalas secara ringkas. Semoga ada manfaatnya bagi yang lain