Tampilkan postingan dengan label Kedokteran Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kedokteran Islam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 April 2012

Keajaiban Molekul Air Bagi Penyembuhan


Seorang peneliti di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air. Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -50C di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi.

Apa yang ditemukan? Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata, “Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)” di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata “setan”, kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.

Saat 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah.


Dr. Masaru Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan air di Swiss, Berlin, Perancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk.

Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.

Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas. Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu”, “Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya”. Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah … Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim A.S.


"Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup." (QS. Al Anbiya : 30). 

Ayat AlQur'an di atas merupakan penghargaan Allah pada makhluk bernama air.


Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah ingin menarik perhatian hamba Nya pada air. Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lainnya yang menunggu untuk disingkap oleh manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi, dan Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang mengharuskan (baca: mewajibkan) memandikan jenazah. Tetapi kita belum melakukan Dzikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.

Seorang ilmuwan Jepang telah merintis. Ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan ini berdasarkan Al Quran dan hadis.
Air Ternyata Memiliki Perasaan
- Kita bisa berkomunikasi dengan air.
- Jika pesannya indah air akan menampilkan wajah manis.
- Namun jika pesannya buruk ia akan menampilkan wajah masam.


Inilah penemuan yang mengejutkan pada abad 20 Oleh Dr Masaru Emoto. Wajah Air atau tepatnya Molekul atau Kristal Air direkam melalui mikroskop elektron yang dilengkapi dengan kamera super cepat. Berikut hasilnya :

Rekaman kamera dibawah ini merupakan bentuk Molekul Air ketika tidak dibacakan Doa. 

Pernahkah kita bayangkan ketika meminum air putih, bentuknya seperti ini :

Molekul Air berubah menjadi Indah setelah dibacakan Doa. Artinya Air bereaksi dengan perlakuan kita terhadapnya. Inilah bentuknya :

Ketika diperdengarkan lagu rakyat Kawachi, Molekul Air pun tampak senang dengan membentuk keindahannya seperti ini :

Ketika diperdengarkan lagu-lagu keras, seperti Rock, Metal, dll, Wajah Air berkerut, mungkin Molekul Air menjadi pusing seperti ini :

Molekul Air menjadi Indah ketika diperdengarkan musik yang indah seperti karya-karya klasik Goldberg Variations Bach, Ludwig Van Beethoven, dll. Ini contohnya :

Caci makilah Air, maka wajah Molekul Air berubah menjadi buruk seperti ini :

Tidak hanya dicaci maki, atau diperdengarkan musik yang keras.
Ketika air tercemar kotoran, maka Molekul Air juga menjadi tak beraturan dan sama sekali tidak Indah. Lihatlah Air Sungai Yodo ini 




Yang lebih mengagetkan lagi adalah ketika air diperlihatkan photo Adolf Hitler, wajahnya berubah menjadi buruk seperti ini :

AIR ZAM-ZAM
Berikut adalah Keindahan Molekul Air Zam-Zam


Subhanallah.. Rangkaian bentuk heksagonal-nya sangat indah, cemerlang berkilau, dan penuh warna ketika dibacakan ayat-ayat yang mulia. Ketika segelas air putih terletak di atas meja. Berdiamlah sesaat, bacalah dengan nama Tuhanmu.



Dengan Nama ALLAH Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Apapun agama Anda. sebelum minum panjatkan doa, lalu bermohonlah hanya kepada Tuhan, ucapkan ayat-ayat yang suci. Maka, segelas air putih yang diminum akan memberikan segala keindahannya kepada kita.



SOURCE: BERBAGAI SUMBER

Jumat, 25 Maret 2011

Rahasia dan Manfaat Dibalik Cara Tidur Rasulullah

“Sesungguhnya telah ada pada (DIRI) Rasulullah itu suri teladan yang BAIK bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Alloh dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Alloh.” (Al Ahzab : 21)

Dari al-Barra` bin Azib, Baginda Nabi Muhammad shollallahu'alaihi wasallam bersabda, Maksud Hadits: “Apabila kamu hendak tidur,maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan”

“Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (Al-Bukhari)

Hadits-hadits tersebut memberi pengertian kepada kita bahwa Islam telah menganjurkan kita untuk tidur miring ke kanan seperti dicontohkan nabi Muhammad shollallahu'alaihi wasallam yang tentunya juga merupakan anjuran dari Allah subhanahu wata'ala.

Islam adalah agama yang komprehensif dalam mengatur kehidupan ummatnya sehingga tidur pun ada anjuran sunahnya.

Tentunya akan timbul pertanyaan kenapa tidur harus miring sebelah kanan, bukan kiri? Jawaban tepatnya hanya Alloh dan rosulNya yang mengetahui. Namun demikian, marilah kita coba cerna alasan-alasannya dengan ilmu pengetahuan.

Berdasarkan tinjauan anatomis dan fisiologis manfaat tidur miring kesebelah kanan adalah sebagai berikut:

1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri

Secara anatomis, otak manusia terbagi menjadi dua bagian kanan dan kiri. Bagian kanan adalah otak yang mempersarafi organ tubuh sebelah kiri dan sebaliknya. Umumnya ummat muslim menggunakan organ tubuh bagian kanan sebagai anggota tubuh yang dominan dalam beraktifitas seperti makan, memegang dan lainnya. Dengan tidur pada posisi sebelah kanan, maka otak bagian kiri yang mempersarafi segala aktiftas organ tubuh bagian kanan akan terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat saat tidur/diam. Bahaya tersebut meliputi pengendapan bekuan darah, lemak , asam sisa oksidasi, dan peningkatan kecepatan atherosclerosis atau penyempitan pembuluh darah. Sehingga jika seseorang beresiko terkena stroke, maka yang beresiko adalah otak bagian kanan, dengan akibat kelumpuhan pada sebelah kiri (bagian yang tidak dominan).

2. Mengurangi beban jantung


Posisi tidur kesebelah kanan yang rata memungkinkan cairan tubuh (darah) terdistribusi merata dan terkonsentrasi di sebelah kanan (bawah). Hal ini akan menyebabkan beban aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih rendah. Dampak posisi ini adalah denyut jantung menjadi lebih lambat, tekanan darah juga akan menurun. Kondisi ini akan membantu kualitas tidur.

3. Mengistirahatkan lambung

Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk koma dengan ujung katup keluaran menuju usus menghadap kearah kanan bawah. Jika seorang tidur kesebelah kiri maka proses pengeluaran chime (makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asam lambung) akan sedikit terganggu, hal ini akan memperlambat proses pengosongan lambung. Hambatan ini pada akhirnya akan meningkatkan akumulasi asam yang akan menyebabkan erosi dinding lambung. Posisi ini juga akan menyebabkan cairan usus yang bersifat basa bias masuk balik menuju lambung dengan akibat erosi dinding lambung dekat pylorus.

4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu, pankreas

Adanya aliran chime yang lancar akan menyebabkan keluaran cairan empedu juga meningkat, hal ini akan mencegah pembentukan batu kandung empedu. Keluaran getah pancreas juga akan meningkat dengan posisi mirin ke kanan.

5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi

Saat tidur pergerakan usus menigkat. Dengan posisi sebelah kanan, maka perjalanan makann yang telah tercerna dan siap di serap akan menjadi lebih lama, hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar ada dibawah. Waktu yang lamam selamat tidur memungkinkan penyerapan bias optimal.

6. Merangsang buang air besar (BAB)

Dengan mtidur miring ke sebelah kanan , proses pengisian usus besar sigmoid (sebelum anus) akan lebih cepat penuh, jika sudah penuh akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi dari otot anus sehingga mudah buang air Besar.

7. Mengisitirahatkan kaki kiri

Pada orang dengan pergerakan kanan, secara ergonomis guna menyeimbangkan posisi saat beraktifitas cenderung menggunakan kaki kiri sebagai pusat pembebanan. Sehingga kaki kiri biasanya cenderung lebih merasa pegal dari kanan, apalgi kaki posisi paling bawah dimana aliran darah balik cenderung lebih lambat. Jika tidur miring kanan , maka pengosongan vena kaki kiri akan lebih cepat sehingga rasa pegal lebih cepat hilang.

Dari uraian diatras tampak banyak manfaat tidur dengan posisi miring. Mudah-mudahan uraian tersebut dapat membawa manfaat bagi umat dalam mengamalkan salah satu sunnah nabi.



source: berbagai sumber
blog editor: dr. wahyu triasmara

Sabtu, 30 Oktober 2010

Kenapa Saat Bersin Kita Harus Bersyukur ?

http://gophar.br4.net/wp-content/uploads/2010/08/2-bersin.jpgSering mendengar atau bahkan Anda yang sering mengucapkan kata-kata seperti “Alhamdulilah!” atau “Gesundheit” atau “Bless you!” setelah ada orang bersin? Etika yang diajarkan memang begitu. Namun, tahu apa alasannya? Sebagian orang mengatakan, ucapan-ucapan tersebut diucapkan sebagai ungkapan syukur karena kita bisa mengeluarkan kotoran dari saluran pernapasan. 

Ada pula yang mengatakan bahwa saat kita bersin, ada perubahan tekanan pada dada yang merangsang saraf dan membuat jantung berhenti sepersekian detik. Karena jantung kembali berdetak, kita yang berada di sekitarnya memberi ungkap syukur dan doa. Itu adalah penjelasan sekilas secara ilmiah. Namun, sebelum ada penjelasan ilmiah, kebiasaan mengucapkan syukur setelah ada yang bersin ternyata sudah berlangsung sejak lama.

Sebagian orang yang percaya takhyul mengatakan bahwa kebiasaan ini datang sejak zaman dulu, setidaknya sekitar abad ke-19. Konon, saat bersin, jiwa seseorang melayang lewat hidungnya dankata-kata seperti “bless you” akan mencegah iblis mengambil jiwa orang tersebut. Sementara sebagian orang lainnya percaya kebalikannya, bahwa saat bersin, iblis mencari celah untuk memasuki tubuh orang bersin itu dankata-kata tadi menjadi semacam penolaknya. 

Itu adalah kepercayaan-kepercayaan seputar etika mengucapkan hal-hal tadi setelah mendengar seseorang bersin. Namun, yang pasti, kita ketahui bahwa bersin merupakan aksi refleks yang menandakan sesuatu pada tubuh, seperti rasa dingin atau alergi. Bersin juga bisa terjadi saat hidung menghirup sesuatu yang memiliki bau menyengat.

Meski penjelasan ilmiah tidak memberi penjelasan bahwa ucapan-ucapan tersebut akan berarti sesuatu pada kesehatan kita, namun tidakkah ucapan-ucapan tadi akan terasa menyenangkan untuk didengar setelah kita bersin?

Karena kalau ditilik, ucapan-ucapan tersebut merupakan ungkapan dari orang lain bahwa ia mengharap kesehatan untuk kita. Misal, kata “gesundheit” yang berasal dari Jerman itu berarti “sehat”. Lalu untuk orang Arab, kata “Alhamdulillah” yang berarti “terpujilah Allah”. Atau, di Rusia, mereka mengucapkan “bud zdorov” setelah ada yang bersin yang berarti “semoga sehat”. Sementara di China, ada “bai sui” yang berarti “semoga engkau hidup 100 tahun lamanya”. Tidak hanya untuk etika, ungkap ini bisa membantu orang yang habis bersin merasa lebih senang jika ada yang mengharapkan ia lebih sehat di masa mendatang.


Source: DISCOVERY, kompas.com
blog editor: dr. wahyu triasmara

Sabtu, 16 Oktober 2010

Menunda Menstruasi (Haid) Saat Ibadah Haji dan Umroh

http://i.okezone.com/content/2008/07/23/27/130205/ZdLP28GmUS.jpg Pada saat haji/umroh, tentunya kita ingin terbebas dari haid atau perdarahan pervaginam lainnya, sehingga kita bisa khusyu menunaikan ibadah, iya kan?

Tapi kekecewaan terhadap beberapa obat penunda haid, atau mendengar cerita2 alias bisikan2 tetangga dari beberapa teman atau saudara yang ternyata “bocor” juga disana, kadang menyebabkan beberapa jamaah perempuan memutuskan tidak usah menunda haid, asal waktunya tepat, bukan disaat2 tertentu yang terlarang untuk haid misalnya thawaf.

Padahal kalau saja kita menggunakannya disaat yang tepat, dengan obat yang tepat, penundaan haid ini akan membuat kita lebih nyaman, karena terhindar dari kehebohan bulanan yang bisa mengganggu proses ibadah.

Jadi perlu tidak sih kita menunda haid ? semuanya tergantung anda. Jangan percaya bisikan tetangga dulu sebelum anda membaca sedikit bisikan saya yang mungkin bermanfaat untuk anda. 

Dasar Hukum Haid Menurut Islam
Darah yang keluar dari rahim seorang wanita dapat dibagi menjadi dua, yaitu :
  • Darah Haid
Haid adalah darah yang keluar dari rahim seorang wanita yang berada dalam keadaan sehat, tanpa adanya penyakit. Darah haid datangnya 21-35 hari sekali (periodik & siklik), lamanya 3-6 hari, warnanya seperti merah tua seperti hati ayam sampai kecoklatan, ganti pembalut 2-6 kali perhari, dan tidak disertai nyeri yang hebat (dismenorea).
  • Darah Istihadah.
Adalah darah yang keluar dari rahim seorang wanita yang disebabkan oleh penyakit tertentu. Penyakit yang sering menyebabkannya : misalnya mioma uterus, polip serviks/polip endometrium, penyakit radang panggul. 

Wanita yang sedang berdarah penyakit wajib mengerjakan semua ibadah sebagaimana ketetapan hukum wajib atas orang berpenyakit yang lain.

Hanya saja ia harus memelihara kebersihan dengan cara membasuh daerah vaginanya,  memakai pembalut wanita dan mengambil wudhu setiap akan melaksanakan shalat lima waktu.

Wanita yang sedang haid dilarang melakukan 6 kegiatan :
  • Thawaf
  • Shalat, baik wajib maupun sunnah
  • Berdiam diri di dalam masjid
  • Memegang dan membaca Al-Qur’an
  • Berpuasa
  • Bersanggama
Kegiatan-kegiatan dalam ibadah haji seperti Sa’i, Wuquf, Mabit, melontar jumroh dan memotong rambut boleh dilakukan dalam keadaan haid.

PENUNDAAN HAID :
Penundaan haid  banyak digunakan wanita yang akan menunaikan ibadah haji (terutama untuk waktu yang singkat). Penting membedakan darah haid atau perdarahan bukan haid yang disebabkan oleh penyakit-penyakit tertentu. Penudaan haid dapat menggunakan hormon seks wanita : yaitu pil KB, pil Progesteron, Suntik KB, Suntik, hormon GnRH.

Pemakaian Hormon untuk Penundaan Haid.
Pengaturan haid dapat dilakukan dengan cara : Mengundurkan (penundaan) atau memajukan haid. Penundaan haid dengan menggunakan hormon, akan mempengaruhi sistem endokrin dan reproduksi wanita itu sendiri, sehingga penggunaan yang tidak rasional dapat mengganggu siklus haid. Cara Mengubah Saat Haid.

Penundaan haid
Yang paling mudah dengan memberikan tablet progestogen, Sejak haid selesai sampai paling lambat 14 hari sebelum haid yang berikutnya datang dan hentikan pemakaiannya 3 hari sebelum haid yang diinginkan. Obat diminum setiap hari, dengan waktu yang sama. Saya menganjurkan untuk langsung menggunakannya setelah haid selesai dibulan sebelum kita menunaikan ibadah haji/umroh sampai haji/umroh kita selesai dan sudah kembali ke tanah air.

Kenapa ? karena pada saat haid selesai, endometrium sudah sangat tipis, karena lapisan fungsionalnya belum tumbuh lagi. Nah, kalau kita langsung menekan pertumbuhannya, kemungkinan lapisan endometrium itu menebal dan akhirnya luruh dapat dicegah.

Kadang2 penggunaan juga tidak rasional, karena mungkin masih bingung, sehingga beberapa hari sebelum berangkat haji/umroh baru kedokter/puskesmas minta penundaan haid.

Jika anda tidak tahu saat itu anda sedang dalam saat hari ke-berapa haid, sebaiknya anda ke dokter kandungan anda dan minta di USG ketebalan endometrium anda.

Pemberian obat hormonal ini jika diberikan dengan dosis tepat, akan sesuai kerjanya, sehingga tidak ada lagi kekecewaan terhadap obat penunda haid. Haid biasanya akan datang 2-3 hari setelah penghentian pengambilan progestogen. Progestogen dapat diberikan berbulan-bulan. Pengaruh sampingan yang ditimbulkan sangat jarang.

Kontraindikasi pemberian progestogen :
  • Kanker payudara
  • Migrain
  • Depresi kejiwaan
  • Penyakit hati berat
  • Kencing manis yang disertai dengan komplikasi.
  • Perdarahan dari kemaluan yang belum jelas
  • penyebabnya
  • Riwayat penyakit kuning dalam kehamilan
  • Riwayat stroke
  • Riwayat penyakit jantung koroner/infrak
  • Riwayat tromboemboli
Memajukan Haid
Bila seorang wanita misalnya ingin memajukan haidnya 6 hari lebih awal dari  haid yang akan datang, maka mulailah  pemakaian progestogen tablet hari ke-5 sampai hari ke-19 dari siklus haid, jika siklusnya 28 hari, dan ingin dimajukan menjadi 22 hari, karena haid akan datang dalam 2-3 hari setelah pemberian. Tapi kadang2, haid tetap tidak datang juga, karena endometrium terlalu tipis sehingga tidak ada yang diluruhkan.

Perdarahan Bercak (Spotting)
Pada penggunaan sediaan tablet progestogen sering ditemukan perdarahan bercak. Pada umumnya kebanyakan wanita beranggapan bahwa perdarahan bercak yang terjadi tersebut sama seperti darah haid, sehingga tidak mau mengerjakan ibadah. Perdarahan yang terjadi adalah perdarahan akibat pemberian hormon dan tidak sesuai dengan definisi haid normal. Jika wanita tersebut tetap merasa terganggu oleh perdarahan bercak tersebut, maka cara mengatasinya adalah dengan memberikan tambahan satu tablet progestogen. Penambahan tablet progestogen hanya berlaku selama perdarahan bercak masih terjadi. Bila perdarahan bercak tersebut berhenti, hentikan penambahan. Bila dengan penambahan tablet progestogen tidak berhasil menghentikan perdarahan bercak, maka jangan diteruskan lagi penambahan progestogen. Wanita tersebut perlu dijelaskan bahwa perdarahan bercak yang terjadi tidak membatalkan ibdah. Nah, kadang2 perdarahan bercak ini bukan karena dosis progestogennya yang harus ditambahkan. Maka jika sebelum berangkat haji, status ketebalan endometrium anda sudah jelas, akan lebih mudah mengobatinya.

Endometrium yang sudah mengalami penebalan saat berangkat haid, memerlukan dosis tambahan jika “bocor” ditanah suci Endometrium yang sangat tipis (karena baru selesai Haid), justru memerlukan tambahan obat hormon estrogen untuk mengimbangi dosis progestogen yang membuat fragile pembuluh darah di endometrium yang sangat tipis tadi. Sudah jelas kan bedanya ?

Hal-hal yang perlu diperhatikan selama penggunaan tablet Progestogen :
  • Bila tiba-tiba timbul sakit kepala mendadak, maka hentikan segera penggunaan tablet progestogen.
  • Wanita dengan riwayat depresi kejiwaan harus mendapat perhatian khusus. Tablet progestogen harus dihentikan bila depresi timbul kembali dengan lebih serius.
  • Wanita dengan kecing manis perlu diawasi secara teliti.
  • Penambahan berat badan mungkin ada hubungannya dengan penggunaan progestogen.
  • Wanita dengan penyakit ginjal dan epilepsi memerlukan pengawasan ketat.
Penundaan haid dengan pil KB kombinasi
Pil kontrasepsi kombinasi dapat  digunakan untuk pengaturan haid. Cara penggunaannya juga sama dengan penggunaan tablet progestogen. Pada pil kontrasepsi kombinasi yang mengandung tablet plasebo, maka tablet plasebo tersebut harus dibuang (28 tablet) tapi jika menggunakan yang 21 tablet langsung dilanjutkan dengan lembaran pil berikutnya saja. 

Penggunaan pil kontrasepsi untuk pengaturan haid sangat sedikit menimbulkan perdarahan bercak. Cara mengatasi perdarahan bercak adalah dengan penambahan 1 tablet pil serupa pada saat perdarahan bercak terjadi. Bila perdarahan bercak tersebut berhenti, maka tidak perlu ditambahkan lagi untuk hari berikutnya. Andaikata setelah penambahan 1 tablet masih juga terjadi perdarahan bercak, jangan dilanjutkan dengan penambahan pil baru. Namun pil kombinasi jangan diberikan pada perempuan yang obesitas atau BMI (Body Mass Index)nya diatas normal. Karena kemungkinan “bocor” disebabkan pada pil kontrasepsi kombinasi mengandung estrogen juga.

Kontraindikasi pemberian pil kontrasepsi kombinasi adalah :
Sama dengan pemberian progestogen. Efek samping tersering pada penggunaan pil kontrasepsi kombinasi adalah mual, muntah, sakit kepala dan nyeri payudara. Hati-hati pada wanita dengan  TBC dan Diabetes.

Penggunaan Analog GnRH
  • Pemberian analog GnRH sangat efektif menghentikan perdarahan. Selama pemberian analog GnRH, pada umumnya haid seorang wanita akan berhenti total, dan setelah penghentian pemberian, haid tidak segera muncul.
  • Bagi wanita-wanita yang tidak bisa menerima perdarahan bercak yang terjadi selama penggunaan tablet progestogen maupun pil kontrasepsi kombinasi, maka analog GnRH merupakan alternatif.
  • Sebaiknya analog GnRH diberikan antara hari pertama sampai ke-5 siklus haid. Analog GnRH diberikan berupa suntikan subkutan atau intramuskuler.
  • Pemberiannya dilakukan sebulan sekali. Untuk keperluan ibadah haji cukup diberikan 2 kali saja.
  • Perlu dijelaskan bahwa beberapa hari setelah suntikan pertama diberikan akan timbul perdarahan (bukan haid) yang lamanya berkisar antara 5-10 hari, yang disebut sebagai flare up.
  • Setelah suntikan kedua umumnya tidak lagi terjadi perdarahan.
Efek samping yang dapat terjadi (jarang) pada penggunaan analog GnRH adalah semburan panas (hot flushes), berkeringat, sakit kepala, jantung berdebar-bedar, nyeri otot dan sendi, serta depresi.

Kendalanya : Mahal

Nah, mudah2an setelah membaca bisikan saya ini, anda menjadi tidak ragu lagi untuk menunda haid pada saat haji/umroh, jika memang ingin menunda haid. Tapi jika anda tidak ingin siklus haid terganggu, dengan perkiraan pada saat yang diinginkan belum jadwal haid anda, silahkan saja.



source:botefilia.com
blog editor: dr. wahyu triasmara

Rabu, 22 September 2010

Hukum Operasi Plastik dalam Islam

http://cityrag.blogs.com/photos/uncategorized/2007/05/24/rose_mcgowan_facelift.jpgOperasi plastik (plastic surgery) atau dalam bahasa Arab disebut jirahah at-tajmil adalah operasi bedah untuk memperbaiki penampilan satu anggota tubuh yang nampak, atau untuk memperbaiki fungsinya, ketika anggota tubuh itu berkurang, hilang/lepas, atau rusak. (Al-Mausu’ah at-Thibbiyah al-Haditsah, 3/454).

Hukum operasi plastik ada yang mubah dan ada yang haram. 

Operasi plastik yang mubah adalah yang bertujuan untuk memperbaiki cacat sejak lahir (al-�uyub al-khalqiyyah) seperti bibir sumbing, atau cacat yang datang kemudian (al-�uyub al-thari`ah) akibat kecelakaan, kebakaran, atau semisalnya, seperti wajah yang rusak akibat kebakaran/kecelakaan. (M. Al-Mukhtar asy-Syinqithi, Ahkam Jirahah Al-Thibbiyyah, hal. 183; Fahad bin Abdullah Al-Hazmi, Al-Wajiz fi Ahkam Jirahah Al-Thibbiyyah, hal. 12; Hani` al-Jubair, Al-Dhawabith al-Syar�iyyah li al-�Amaliyyat al-Tajmiiliyyah, hal. 11; Walid bin Rasyid as-Sa�idan, Al-Qawa�id al-Syar�iyah fi al-Masa`il Al-Thibbiyyah, hal. 59).

Operasi plastik untuk memperbaiki cacat yang demikian ini hukumnya adalah mubah, berdasarkan keumuman dalil yang menganjurkan untuk berobat (al-tadawiy). Nabi SAW bersabda,"Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, kecuali Allah menurunkan pula obatnya." (HR Bukhari, no.5246). Nabi SAW bersabda pula,"Wahai hamba-hamba Allah berobatlah kalian, karena sesungguhnya Allah tidak menurunkan satu penyakit, kecuali menurunkan pula obatnya." (HR Tirmidzi, no.1961).

Adapun operasi plastik yang diharamkan, adalah yang bertujuan semata untuk mempercantik atau memperindah wajah atau tubuh, tanpa ada hajat untuk pengobatan atau memperbaiki suatu cacat. Contohnya, operasi untuk memperindah bentuk hidung, dagu, buah dada, atau operasi untuk menghilangkan kerutan-kerutan tanda tua di wajah, dan sebagainya.

Dalil keharamannya firman Allah SWT (artinya) : "dan akan aku (syaithan) suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya". (QS An-Nisaa` : 119). Ayat ini datang sebagai kecaman (dzamm) atas perbuatan syaitan yang selalu mengajak manusia untuk melakukan berbagai perbuatan maksiat, di antaranya adalah mengubah ciptaan Allah (taghyir khalqillah). Operasi plastik untuk mempercantik diri termasuk dalam pengertian mengubah ciptaan Allah, maka hukumnya haram. (M. Al-Mukhtar asy-Syinqithi, Ahkam Jirahah Al-Thibbiyyah, hal. 194).

Selain itu, terdapat hadis Nabi SAW yang melaknat perempuan yang merenggangkan gigi untuk kecantikan (al-mutafallijat lil husni). (HR Bukhari dan Muslim). Dalam hadis ini terdapat illat keharamannya, yaitu karena untuk mempercantik diri (lil husni). (M. Utsman Syabir, Ahkam Jirahah At-Tajmil fi Al-Fiqh Al-Islami, hal. 37). Imam Nawawi berkata,"Dalam hadis ini ada isyarat bahwa yang haram adalah yang dilakukan untuk mencari kecantikan. Adapun kalau itu diperlukan untuk pengobatan atau karena cacat pada gigi, maka tidak apa-apa." (Imam Nawawi, Syarah Muslim, 7/241). Maka dari itu, operasi plastik untuk mempercantik diri hukumnya adalah haram. Wallahu a�lam [ ]


source: ikhwan-nul-islam.cybermq.com
blog editor: dr. wahyu triasmara

Rabu, 25 Agustus 2010

Lalat Binatang Ajaib Yang Menjijikkan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL74YLmFjTkn-T2AtbkHvv8HGp_RM_fnOlvkRak7G2oESEwn_75ky6tOcrpT7w1tkPhyphenhyphen2yKU1ty5-gKdVJ8UU4_i-wL2EGdH_2UBIT6A96iLd-Rkcd8P464qmhh4N8vWryti7M4ZlVLAM/s1600/lalat.jpg“Apabila seekor lalat masuk ke dalam minuman salah seorang kalian, maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buanglah lalatnya sebab pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap lainnya ada obatnya.” (HR. Bukhari, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Satu lagi mu’jizat kenabian Rosululloh shollallohu ‘alaihi wassalam dari aspek kedokteran yang harus ditulis dengan tinta emas oleh sejarah kedokteran adalah “alat pembuat sakit” dan “alat pembuat obat” sekaligus pada kedua sayap lalat yang beliau ungkapkan 14 abad jauh sebelum dunia kedokteran kontemporer berbicara. 

Dan penyebutan lalat pada hadits itu adalah bahwa air tetap suci dan bersih, walau dihinggapi lalat yang membawa bakteri penyebab sakit. Hingga kemudian kita celupkan lalat tersebut agar sayap pembawa obat (penawarnya) pun tercelup ke air. 

Dari penelitian ilmiah kontemporer baru-baru ini diketahui bahwasanya seekor lalat memproduksi zat sejenis enzim yang sangat kecil berukuran sekitar 20-25 mili-mikron yang dinamakan Bakter Yofaj, yakni tempat tumbuhnya bakteri pembunuh. Di tempat ini pula sesungguhnya tumbuh bakteri penyembuhnya. Jadi, sewaktu seekor lalat hinggap di atas air minum kita, sebenarnya dia sedang berusaha meracuni kita dengan mencemari air yang dihinggapi lewat bakteri tersebut. 

Tapi, kita juga ga perlu panik sampai membuang air tersebut. Mubazir kan? Nah, satu hal sederhana yang bisa kita lakukan adalah hanya tinggal mencelupkan lalat tersebut ke dalam air yang dihinggapi. Karena, tatkala kita celupkan ke dalam air keseluruhan badannya, maka bakteri penyembuh yang ada pada sayapnya yang lain akan keluar dan mematikan bakteri pembunuh yang telah dikeluarkan sebelumnya. 

Dr. Amin Ridha, Dosen Penyakit Tulang di Jurusan Kedokteran Universitas Iskandariyah, telah melakukan penelitian tentang “hadits lalat ini” dan menegaskan bahwa di dalam rujukan-rujukan kedokteran masa silam ada penjelasan tentang berbagai penyakit yang disebabkan oleh lalat. Baru di zaman sekarang, para pakar penyakit bisa mengungkap rahasia ini, padahal sudah dibongkar informasinya sejak dahulu. Yaitu kurang lebih 30-an tahun yang lalu mereka menyaksikan dengan mata kepalanya bahwa obat berbagai penyakit yang sudah kronis dan pembusukan yang sudah menahun adalah dengan lalat.

So, siapa bilang kalo Islam itu kolot, terbelakang en ga bisa ngikutin perkembangan jaman?

http://apadong.com
Blog Editor: dr. Wahyu Triasmara



Sabtu, 21 Agustus 2010

Bolehkah Kita Gosok Gigi dan Berkumur Saat Puasa ?

http://astijo.student.umm.ac.id/wp-content/woo_custom/68-wudu.pngBau mulut orang yang sedang berpuasa sering terjadi karena konsumsi makanan, rokok, dan diam terlalu lama. Untuk mencegah keluarnya bau yang mengganggu ini, sebagian orang terpaksa berkumur-kumur dengan mouthwash dan melakukan sikat gigi. Bolehkah bersikat gigi saat kita sedang menjalankan puasa?

Masalah ini sebenarnya hampir sama dengan menelan ludah bagi orang yang berpuasa yang telah ditulis dalam artikel sebelumnya. 

Bedanya, menyikat gigi adalah memasukkan benda cair ke dalam mulut dan membuangnya kembali (tidak di telan atau tertelan). Selama sesuatu yang kita masukkan tidak tenggelam ke dalam tenggorokan sah-sah saja bergosok gigi. Masalahnya sangat sulit bagi kita untuk menjaga ludah yang telah tercampur dengan pasta gigi dan membedakan antara keduanya. 

Jika kita bisa untuk berhati-hati sekali dalam bersikat gigi dan berkumur sampai selesai, hingga tidak ada bekas makanan dan pasta gigi yang tertelan, maka puasa kita tidak batal. Sebaliknya, jika kita tidak berhati-hati dan menelan bekas-bekas itu, maka puasa kita batal. 

Berkumur
Berkumur-kumur atau beristinsyaq (memasukkan air ke hidung) dalam berwudlu itu ada yang mengatakan sunnah sebagaimana madzhab 3 orang imam, yaitu Imam Abu Hanifah, Imam Malik dan Imam Syafi’i. Ada juga yang berpendapat fardhu sebagaimana Imam Ahmad yang mengang-gapnya sebagai bagian dari membasuh muka.

Terlepas apakah hal ini sunnah atau wajib, maka seyogyanya berkumur dan ber-istinsyaq dalam berwudlu janganlah ditinggalkan, baik saat puasa ataupun tidak. Hanya saja, pada waktu berpuasa janganlah memasukkan air terlalu dalam ke rongga hidung seperti halnya ketika tidak berpuasa. “Apabila engkau beristinsyaq, maka bersungguh- sungguhlah kecuali jika engkau sedang berpuasa.” (HR Syafi’I, Ahmad, Imam yang empat dan Baihaqi)

Dalam menjalankan sunnah madmadoh (Berkumur) saat berwudhu pun harus berhati-hati. Karena jika kita terlalu semangat membolak-balikan air di dalam mulut dan tertelan, maka masuknya air bekas berkumur dapat membatalkan jika terjadi pada basuhan ke dua dan ke tiga. Sementara kumur yang pertama tidak membatalkan, karena basuhan pertama adalah basuhan wajib.

Begitu pula hukum menelan air bekas berkumur (telah dibuang) yang telah bercampur dengan ludah, tidak membatakan karena sulitnya membedakan air liur dan air wudhu.

Najis di Mulut
Lain halnya ketika didalam mulut terdapat sesuatu yang najis. Kejadian ini membolehkan untuk berkumur dengan keras, dan jika ada air yang tertelan maka tidak membatalkan puasanya. Karena adanya perintah agama yang mewajibkan membasuh mulut yang terkena najis.

Wallahu a’lam

“Bau mulut orang berpuasa lebih wangi disisi Allah daripada wangi minyak misik” (Alhadis)


source: berbagai sumber
Blog editor: dr. Wahyu Triasmara

Kuku Sehat dan Indah Sesuai Fitrah

http://www.info-sehat.com/article_images/Kuku-Bersih-dan-Sehat.jpgKuku adalah salah satu organ pelengkap kulit selain kelenjar keringat dan rambut. Ia merupakan lempeng yang mengandung lapisan tanduk. Selain berguna untuk membantu jari-jari memegang, juga bisa menjadi sarana untuk memperindah penampilan, dan khususnya bagi para wanita yang menyukai keindahan.

Dibandingkan dengan makhluk lainnya, kuku manusia lebih baik dan lebih sempurna. Demikian sempurna ciptaan ini, sehingga kuku menjadi pelengkap tangan dan kaki atas diri manusia. Bagaimana bila kuku ini tidak ada ataupun rusak serta sakit? Sudah tentu tangan maupun kaki tak akan berfungsi dengan baik saat melakukan pekerjaan.
 
BEBERAPA PENYAKIT TERTENTU DI LOKASI KULIT
Penyakit yang menyerang pada bagian kuku, merupakan salah satu bagian penyakit kulit itu sendiri, di antaranya :

1. Paronikia, yaitu suatu reaksi peradangan (inflamasi) yang menyerang lipatan kulit di sekitar kuku, baik di kaki maupun jari tangan. Ditandai dengan pembengkakan dan rasa nyeri. Jika disertai infeksi, maka bisa mengeluarkan nanah (pus). Biasanya mengenai ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah (jari 1-3). Hal ini disebabkan oleh trauma karena perlunakan suatu benda yang diakibatkan oleh cairan pada tangan atau kaki, dan seringnya jari-jari berhubungan dengan air. Celah yang lembab pada kuku kemudian terkontaminasi oleh bakteri atau jamur. Kondisi seperti ini sering terjadi pada wanita dan mereka yang sehari-hari sering bersentuhan dengan air saat bekerja. Pada anak-anak, bisa karena mengisap jari. Penderita DM (diabetes mellitus), penyakit dengan kadar gula darah tinggi dan malnutrisi, sangat beresiko terkena penyakit ini.

2. Onkolisis, yaitu terpisahnya kuku dari dasar kuku, terutama bagian bawah atau samping. Warna kuku berubah menjadi kuning karena ada nanah (infeksi). Kondisi seperti ini biasa karena jamur, trauma karena sepatu atau bahan kimia. Onikolisis dan paronikia bisa diakibatkan kuman yang disebut pseudomonas aeruginosa yang merubah kuku berwarna hijau.

3. Penyakit kuku lainnya, misalnya kuku psoariasis, penyakit yang bersifat kronis di lokasi kulit, atau keadaan kuku yang memang mudah pecah dan rapuh karena kekurangan vitamin A atau B serta penyakit keturunan maupun bawaan yang bisa menimbulkan kelainan di kuku.

KUKU BISA MENUNJUKKAN TANDA DAN GEJALA PENYAKIT DARI TUBUH
Dari kuku, kita bisa mengetahui adanya kelainan atau penyakit tertentu di tubuh manusia. Hal ini bisa ditunjukkan dengan dua keadaan kuku.

Pertama : Adanya Perubahan Bentuk Kuku.
Beberapa contoh dalam hal ini, misalnya bentuk kuku yang menggembung dan konveks (cembung) atau disebut clubbing finger (jari-jari tabuh). Dengan keadaan kuku seperti ini, bisa diketahui pada diri si empunya kuku terdapat kelainan di paru-parunya. Misalnya TBC, bronkhitis kronis, pertumbuhan tumor dan sebagainya, maupun kelainan ada di lokasi jantung, misalnya penyakit jantung bawaan.

Keadaan mental atau psikis seseorang yang mengalami gangguan, juga bisa dilihat dengan seringnya menggigit kuku yang disebut dengan onikofagia.

Kedua : Perubahan Warna.
Perubahan warna kuku sering terjadi karena pigmen melanin yang dimiliki tubuh akibat proses pembentukan melanin yang berlebihan. Dapat juga disebabkan karena adanya endapan zat lain pada bagian-bagian kuku. Warna yang timbul akan bergantung pada tempat dan sifat-sifat zat yang diendapkan.

Kuku warna hitam bisa karena defisiensi vitamin B12, tumor kulit yang ganas, peningkatan hormon MSH. Yaitu suatu hormon yang merangsang pengeluaran sel melanin (sel pemberi warna hitam ke kulit), atau bisa karena infeksi jamur di kuku itu sendiri. Begitu juga obat anti malaria, penyakit herediter (penyakit keturunan, misalnya penyakit addison), juga penoftalin pun bisa menjadikan kuku berubah coklat atau merah tua. Atau akibat kelainan metabolisme tembaga (Cu), penyakit bawaan, maka kuku berubah warna biru. Kuku biru juga bisa karena perdarahan di bawah kuku.

Kuku berwarna putih terbatas karena pengaruh dari penyakit tifus, penderita ginjal kronis, juga penyakit bawaan maupun infeksi jamur. Warna putih ini sangat penting sekali pada kasus keracunan, yaitu keracunan arsen dengan gambaran khas pita putih melintang pada kuku (meen’s transverse band), juga keracunan talium dengan gambaran garis-garis putih. Keracunan talium ini tidak khas, karena gambaran garis putih juga bisa menyertai penyakit bawaan ataupun trauma otak yang hebat. Ada gambaran pita putih susu berbatas tegas yang menyeluruh disebabkan seseorang kekurangan vitamin B yang berat (penyakit pellagra). Sedangkan kuku dengan warna putih yang menyeluruh, bisa dijumpai pada penderita lever (sirosis hepatis, penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya). Suatu keadaan yang normal pun untuk anak-anak umur 1-4 tahun menunjukkan gambaran kuku dengan warna putih di seluruh permukaannya.

MENCEGAH PENYAKIT DENGAN MERAWAT KUKU
Kuku bersih dan sehat juga sebagai cerminan kesehatan tubuh seseorang. Sehingga, kuku yang bersih dan selalu dipotong, atau tidak dibiarkan panjang, ia bisa mengurangi resiko penyakit cacing, diare, desentri atau penyakit-penyakit lain yang ditimbulkan oleh kuman, parasit atau jamur yang suka bersembunyi di balik kuku.

Beberapa cara untuk menjaga kesehatan dan keindahan kuku, sekaligus jari-jari tangan maupun kaki :
1. Hindari trauma (benturan) atau luka, dan jagalah agar kulit sekitar kuku tetap kering.

2. Jangan menggunakan sepatu atau sandal yang terlalu ketat, serta hindari pemakaian yang terlalu lama, terlebih dengan sepatu atau sandal tertutup, untuk mencegah kelembaban di ujung tangan atau kaki.

3. Gunakan kaos kaki atau kaos tangan dalam keadaan bersih dan kering.

4. Dianjurkan menggunakan sarung tangan yang terbuat dari karet dan katun ketika menggunakan sabun dan air dalam waktu lama atau kontak dengan bahan kimia rumah tangga maupun bekerja dengan pekerjaan yang berhubungan dengan tanah (berkebun, bertani dan lain-lain).

5. Jangan menggunakan kuku untuk mengambil sesuatu, memukul maupun mencongkel kaleng.

6. Kebiasaan menggigit kuku harus ditinggalkan, karena bisa merusak bantalan atau dasar kuku.

7. Potonglah kuku sesuai panjang jari. Kuku tumbuh dari akar kuku keluar ke bagian kuku yang bebas dengan kecepatan tumbuh kira-kira 1 mm tiap pekan dan kuku jari kaki pertumbuhannya lebih lambat lagi.

Dalam hal memotong kuku ini, perlu juga diperhatikan anjuran sebagian ulama, sebagaimana disebutkan dalam Khishalu al Fithrah, Abu Syamah al Maqdisi hlm. 72, sebagian ulama ada yang menganjurkan mencuci ujung-ujung jari usai dipotong kukunya. karena, bila langsung dipakai untuk menggaruk sebelum dicuci, dapat menimbulkan efek yang buruk pada tubuh.

8. Tidak boleh membiarkan kuku lebih dari empat puluh hari, berdasarkan riwayat Anas Radhiyallahu 'anhu, bahwa ia bercerita: "Kami diberi batasan tempo untuk memendekkan kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan dengan tidak membiarkannya lebih dari empat puluh malam". [HR Muslim, 257].

Meskipun sebenarnya untuk membersihkan kuku dilakukan berdasarkan kebutuhan. Kapan saja dibutuhkan untuk mengambilnya, maka itulah waktunya. Tetapi seyogyanya tidak melebihi empat puluh hari. [Lihat Shahihu Fiqh as Sunnah, 1/101].

9. Selalu mencuci tangan dari tempat kotor, sebelum makan serta sebelum dan sesudah bangun tidur. Mencuci tangan sebaiknya memakai sabun dan menggosok seluruh jari-jari, serta permukaan kuku maupun ujung jari-jari. Biasakan juga anak-anak mencuci tangan dan memotong kuku, serta belajar mengikuti perbuatan sunnah tersebut. Terlebih lagi anak-anak memang biasa senang bermain sesukanya, misalnya bermain tanah, pasir dan lain-lain.

10. Bagi wanita yang menyukai, dibolehkan memoles kuku dengan bahan yang tidak menghalangi masuknya air ke permukaan kuku, supaya wudhu seseorang tetap sah. Pakailah pewarna kuku dengan bahan alami yang sudah dikenal. Misalnya daun pacar, daun inai atau al hinna. Demikian itu tidaklah dilarang, seperti halnya sebagian wanita pada zaman Rasulullah n juga mengecat kukunya dengan bahan alami tersebut.

BEBERAPA PENDAPAT AHLI KESEHATAN DAN PARA ULAMA TENTANG KUKU

Ada sebuah riset ilmiah berharga yang dilakukan oleh salah satu universitas di Timur Tengah. Riset tersebut mengambil sample potongan kuku para pelajar dan meletakkannya ke dalam tempat khusus sesuai suhu tubuh. Kemudian tempat itu dilihat di bawah mirkoskop. Ternyata, hasilnya sangat menakjubkan. Yakni terdapat ratusan macam bakteri yang sangat berbahaya dalam kandungan potongan kuku tersebut. [Majalah al ‘Arabiyah, Edisi 179].

Berkenaan dengan cat cucu (kuteks), Dr. Mahmud Majid al Bayyar, konsultan ahli penyakit kulit dan kelamin mengatakan, bahwa cat kuku dengan campuran zat kimia, memiliki pengaruh berbahaya pada kuku. Karena, zat itu menutup jalan udara dan menghalangi sirkulasi kelembaban antara kuku dan udara. Dalam kondisi seperti ini, biasanya kuku menguning dan redup, tidak mengkilap, retak dan mudah pecah. Disamping itu, kulit yang dikelilingi kuku mudah terkena penyakit kulit dan gatal-gatal. Demikian juga dengan kuku palsu. Menurut Dr. al Bayyar, hal itu dapat membahayakan kuku asli, yang mengakibatkan luka, cacat dan menimbulkan gangguan di sela-sela kulit serta iritasi. [Koran al Madinah, Edisi 9125].

Syaikh Muhammad bin al 'Utsaimin berkata,"Sungguh suatu hal yang rancu. Pada saat mereka mengakui diri mereka sebagai masyarakat maju dan modern, namun mereka masih membiarkan kuku mereka panjang. Padahal mereka mengetahui, bahwa hal itu bisa membawa kotoran dan penyakit, serta memasukkan manusia dalam kategori hewan".

Adapun berkenaan dengan cat kuku (manicure), Syaikh Muhammad bin ‘Utsaimin berpendapat, bahwa wanita dilarang menggunakan cat kuku ketika dia shalat, karena air wudhu tidak dapat masuk. Segala sesuatu yang menghalangi masuknya air wudhu, maka dilarang bagi orang yang shalat. Namun, jika sedang berhalangan atau sedang haidh, maka menggunakannya tidaklah mengapa. Hanya saja perlu untuk diketahui, bahwa itu termasuk identitas wanita kafir, dan tentu kita tidak boleh mengikutinya. [Lihat fatwa tentang wanita, hlm. 34].

Syaikh 'Abdul ‘Azis bin Baz juga berpendapat, meninggalkan cat kuku adalah lebih baik dan lebih terjaga (dari dosa). Wajib menghilangkannya sebelum bersuci dalam hadats besar dan kecil.

PENUTUP

Begitu bernilanya sepotong kuku. Sehingga kita perlu merawatnya sebagai sebuah fitrah dalam agama. Merawat kuku ini bukan dengan memanjangkannya, tetapi dengan memotong kuku. Demikian ini yang diajarkan sunnah. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

وَعَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ , عَنِ النَّبِيُّ قاَلَ : " اَلْفَطْرَةُ خَمْسٌ, أَوْ خَمْسٌ مِنَ الْفَطْرَةِ : اَلْخِتَانُ وَالاِسْتِدَادُ, وَ تَقْلِيْمُ الاَظَفَارِ,
وَ نَقْفُ الايِطِ وَ قَصُّ الشَّارِبِ ". ( متفق عليه )

"Fithrah itu lima atau lima di antara fithrah adalah : khitan, mencukur rambut kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan menggunting kumis". [HR al Bukhari-Muslim dalam Riyadhus Shalihin, no. 1211].

Dalam hadits ini, yang dimaksud dengan sunnah fithrah adalah, apabila dikerjakan, maka orangnya berada dalam fithrah yang Allah telah menciptakan dirinya dalam kondisi seperti itu dan menyukainya. Karena orang tersebut akan berada dalam penampilan yang paling sempurna dan mulia.

Itu merupakan sunnah yang disepakati oleh para nabi dan seluruh syari’at. Seolah-olah menjadi perkara yang melekat pada mereka. Disebutkan dalam Faidhu al Qadir al Munawi (1/38), yang kami nukil dari Shahihu Fiqhi as Sunnah hlm. 97, sesungguhnya, maslahat agama dan duniawi terselip pada sunnah-sunnah fitrah ini, yaitu memperbaiki penampilan dan membersihkan kondisi tubuh.
Wallahu a’lam.

Sumber Bacaan :
- Shahihu Fiqhi as Sunnah, Abu Malik Kamal as Sayyid Salim, Maktabah Taufiqiyah.
- Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, FKUI, Th. 1999. Edisi 3.
- Zinatul Mar’ah, Muhammad bin Abdul Azis al Musnid, Darul Haq. Cet. 1V, Th. 2002.
- Dan sumber-sumber lainnya.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 03/Tahun X/1427H/2006M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]


Source: almanhaj.or.id
Blog editor: dr. Wahyu Triasmara

Manfaat Luar Biasa Buah Kurma Bagi Kesehatan

http://oleh2haji.files.wordpress.com/2008/04/korma.jpgBulan puasa adalah bulan yang penuh barokah. Segala kehangatan dan kesejukan terasa di bulan ini pula sebagian besar orang mengkonsumsi buah kurma sebagai penghilang rasa lapar selepas seharian berpuasa. Tetapi di balik rasanya yang manis itu, tersimpan berbagai manfaat yang berguna untuk kesehatan tubuh. Lantas apa sajakah manfaat kurma untuk kesehatan?
 
Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma ditinjau dari sudut pandang medis modern yang sekaligus menguatkan khabar Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah tentang khasiat dan keutamaan kurma.

[1]. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya.[1]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini” [Maryam : 25-26]

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah” [2]

Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dippompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh” [3]

Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur Kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan, bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan). Kadar besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.

[2]. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya [4]. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran.

Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.

[3]. Memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya. [5]

[4]. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

[5]. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.

[6]. Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari ganguan jin.

[7]. Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.

[8]. Buah kurma dapat mencegah stroke

[9]. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.

[10]. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.

[11] Kurma adalah buah, makanan, obat, minuman sekaligus gula-gula. [6]


Source: [Disalin dengan sedikit penyesuaian dari buku Kupas Tuntas Khasiat Kurma Berdasarkan Al-Qur’an Al-Karim, As-Sunnah Ash-Shahihah dan Tinjauan Medis Modern, Penulis Zaki Rahmawan, Pengantar Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Media Tarbiyah – Bogor, Cetakan Pertama, Dzul Hijjah 1426H]

[Disalin dengan sedikit penyesuaian dari buku Kupas Tuntas Khasiat Kurma Berdasarkan Al-Qur’an Al-Karim, As-Sunnah Ash-Shahihah dan Tinjauan Medis Modern, Penulis Zaki Rahmawan, Pengantar Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Media Tarbiyah – Bogor, Cetakan Pertama, Dzul Hijjah 1426H]
__________
Foote Note
[1]. Perkataan Dokter Muhammad Kamal Abdul Aziz dalam kitabnya Al-Ath’imah Al-Qur’aniyyah. Dicantumkan oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[2]. Tafsir Ibni Katsir (V/168), Tahqiq : Hani Al-Haj, cet. Al-Maktabah At-Tauqifiyah, Mesir.
[3]. Dinukil oleh Syaikh Salim bin Id Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[4]. Catatan kaki yang terdapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[5]. Catatan kaki yang tedapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[6]. Ath-Thibb An-Nabawy (hal. 292) oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, th. 1418H. 

Blog Editor: dr. Wahyu Triasmara