Kamis, 19 Februari 2009

Artikel Tentang Oklusi


Dalam artikel saya kali saya akan mengutip dari sebuah referensi terkait yang membahas tentang salah satu materi dasar kedokteran gigi yaitu Oklusi. Apa itu oklusi? Oklusi menggambarkan kompleksnya kedokteran gigi sebagai suatu ilmu. Namun tidak ada hal yang tidak dapat dipelajari. Semua hal dapat dipelajari meskipun sulit, sehingga bisa dipetik manfaat dari dalamnya.

Oklusi berasal dari kata occludere yang mempunyai arti mendekatkan dua permukaan yang berhadapan sampai kedua permukaan tersebut saling berkontak.

Secara teoritis, oklusi didefinisikan sebagai hubungan biologis yang dinamis antara semua komponen sistem gabungan dari mulut dan rahang terhadap permukaan gigi-gigi yang berkontak dalam keadaan mengunyah (berfungsi). Jadi oklusi adalah proses dinamis bukan hanya statis pada saat seseorang menutup mulut sampai gigi-giginya berkontak. Tetapi juga dibentuk oleh sistem terpadu antara otot-otot pengunyahan dan sistem saraf dan otot, sendi rahang dan gigi-gigi. Jadi arti mudahnya, oklusi adalah gigitan tidak hanya pada saat diam, tapi juga pada saat pengunyahan, sebagai suatu sistem utuh bareng dengan otot, saraf dan sendi rahang.

Konsep dasar oklusi itu ada tiga yakni:

1. Oklusi seimbang
Oklusi dikatakan seimbang bila tarikan otot-otot pengunyahan antara kanan dan kiri seimbang. Pada pembuatan gigi tiruan, bila tarikan otot tidak seimbang maka gigi tiruan sulit stabil di dalam mulut

2. Oklusi morfologis
Dinilai dari segi morfologis, ada rumus baku untuk menilai idealnya gigi yang berkontak dalam keadaan diam.

3. Oklusi dinamis
Nah ini gabungan, selain dari gigi, juga peran serta otot, saraf dan sendi rahang ikut menciptakan pengunyahan yang sempurna.

Apa sebabnya oklusi ini harus dipelajari?
Bila orang mengunyah dengan gigi asli, tidak ada masalah karena semua sistem membentuk kesetimbangan untuk mengkompensasi masing-masing kekurangan, sehingga mirip orang kerja, tim yang solid menghasilkan pengunyahan baik, tanpa keluhan.

Tetapi hal ini baru terasa sulitnya meniru sistem alamiah yang rumit itu, pada saat pembuatan gigi palsu, menambal gigi, mendeteksi adanya gigi yang kontak duluan (sebelum yang lain berkontak), meninjau sebab musabab otot rahang terasa pegal, sendi rahang berbunyi saat membuka mulut lebar, sendi rahang terasa sakit. Oleh karena itu, membuat gigi palsu tidak langsung dibuat, dipasang, selesai.

Ternyata ada sistem keseimbangan di dalam mulut yang menjadi tolok ukur pembuatan gigi yang bagus, tinggi tambalan gigi yang tepat dan enak dipakai di dalam mulut, untuk diam, berkontak, juga mengunyah. Demikian pula dalam ilmu meratakan gigi/orthodonti, tidak hanya sekedar ditarik-tarik giginya supaya berbaris rapi, tapi gigitan atau oklusinya harus diperhatikan kalau tidak gigi akan berbalik, kembali ke tempatnya yang semula. Atau akan timbul kelainan sendi rahang, dan pegal otot setelah bertahun-tahun perawatan usai. Dalam ilmu bedah rahang pun demikian. Harus mengikuti pola keseimbangan yang tepat, sebab bila hubungan rahang sudah diperbaiki, tapi kontak gigi belum tepat, akan menimbulkan masalah pula.

Jadi teori oklusi merupakan ilmu yang dipakai bersama hampir di semua bidang kedokteran gigi. Di Konservasi untuk penambalan gigi dan pembuatan restorasinya, di Prosthodonti untuk membuat gigi tiruan, di bidang Orthodonti untuk mengarahkan gigi menempati tempat yang tepat dalam diam, dalam berkontak maupun dalam mengunyah, di bidang bedah orthognati, penting untuk menyesuaikan letak rahang dengan kesesuaian letak gigi-gigi dalam oklusi yang baik. Karena itulah oklusi menjadi dasar utama dalam pencapaian ideal perbaikan gigi.

Kesimbangan
Pada saat gigi mengunyah, gigi-gigi tidak langsung dua sisi menghancurkan makanan. Melainkan sisi demi sisi bekerja, dengan sisi satu bekerja (working side) dan sisi lain menyeimbangkan (balancing side). Seperti orang yang berjalan di atas tali, kaki menjadi working side, tangan di atas berusaha menyeimbangkan (balancing side).

Variasi Diam
Tahu tidak tanda-tanda orang melamun? Dokter gigi bisa mendeteksi itu. Dari mana? Posisi rahangnya dalam keadaan istirahat. Istilah kerennya Physiological Rest Position. Tanda-tandanya, dalam keadaan rileks, otot-otot itu istirahat artinya otot seimbang dan sendi rahang dalam keadaan netral. Seperti mobil parkir, persnelengnya harus tetap netral agar bisa didorong-dorong sama petugas parkirnya dan mobil lain bisa keluar. Kenapa posisi ini penting, karena posisi ini dianggap konstan untuk tiap individu. Jadi bisa dijadikan barometer khusus pada pembuatan gigi palsu.

Relasi Sentris
Adalah hubungan khusus antara rahang atas dan rahang bawah. Artinya hubungan antara rahang atas dan rahang bawah, yang ditenggarai dengan posisi rahang bawah paling mundur, sebisa mungkin mundur terhadap rahang atas.

Oklusi Sentris
Pernah melihat orang yang sedang menahan jengkel? Biasanya akan terlihat tonus otot disekitar kening kepalanya, dan giginya digemeretakkan. Nah, itu artinya giginya sedang dalam posisi oklusi sentris. Jadi giginya semua dalam keadaan kontak maksimal. Mungkin tentara yang sedang bersikap tegap pun giginya dalam keadaan oklusi sentris.

Inti dari ilmu oklusi adalah bahwa fungsi pengunyahan manusia itu tidak hanya gigi semata, tapi dari satu dengan mekanisme yang rumit, gabungan kerja dinamis antara otot, saraf dan sendi rahang. Pada saat orang sehat, tidak ada yang menyadari bahwa dirinya sehat. Tapi pada saat timbul kelainan, baru terasa bila semua ternyata butuh koordinasi dan kerja sama yang kompak.

Salah satu contoh, adalah ketika anda melihat orang yang infeksi gigi bungsu pada rahang bawah. Biasanya mereka akan sulit membuka mulut (trismus). Bila dipaksa untuk dibuka sakit sekali. Pernah melihat orang yang gigitannya tidak seimbang? Karena sisi kanan atau kiri berkontak lebih dulu dari pada sisi satunya? Misalnya saja, baru menambal gigi, tapi tambalannya tinggi, sehingga tambalan itu kena duluan dengan gigi lawannya saat berkontak. Apa yang terjadi setelah seminggu? Mungkin tambalan menjadi rusak karena beban tekanan kunyah terkumpul pada titik tersebut, atau, bila tambalannya sekuat baja, otot dan rahang sendi akan terasa sakit karena sisi lain harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk keseimbangan di dalam mulut.

Satu lagi, siapa bilang orang bisa semudah itu membuat gigi palsu. Gigi palsu yang baik harus bisa mencatat fungsi-fungsi gerakan normal saat melamun, diam atau mengunyah dari keadaan asli. Dan catatan itu harus di copy-paste kan ke dalam bentuk gigi palsu tiga dimensi yang pas. Mudahkah itu? Siapa bilang?

Referensi : P, Rahardyan, Oklusi Gigi
di edit seperlunya oleh Iqbalsandira

Tentang Bleaching


Bleaching atau pemutihan gigi boleh dilakukan asal dibawah pengawasan dokter gigi. Banyak orang yang melakukan bleaching gigi karena terpengaruh oleh iklan pasta gigi. Salah satu persangkaan yang agak keliru dari harapan seorang pasien terhadap mekanisme bleaching gigi adalah gigi yang di bleaching tidak akan putih seperti putihnya kertas tulis. Tapi, putihnya akan menyerupai warna tulang, jadi berwarna agak kekuningan.

Metode pemutihan gigi yang ada cukup aman apabila dilakukan sesuai prosedur dan di bawah pengawasan dokter gigi. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Terjadinya resorpsi ( pengikisan ) akar gigi di bagian luar. Hal ini terjadi pada pemutihan gigi non vital (gigi sudah mati), apabila bahan pemutih gigi merembes ke arah gusi atau ujung akar. Oleh karena itu diperlukan seal (lapisan) yang baik dan pemeriksaan keadaan gigi yang cermat.
  • Gigi akan menjadi lebih sensitif. Hal ini bisa terjadi selama atau sesudah proses pemutihan berlangsung. Harus diketahui sebelumnya apakah ada riwayat hipersensitifitas. Keadaan ini bisa diatasi dengan aplikasi bahan desensitasi (anti sensitif) seperti fluoride, memodifikasi waktu dan frekwensi perawatan atau dengan menghentikan perawatan.
  • Gusi menjadi nyeri. Hal ini mungkin terjadi bila ada bahan yang merembes sehingga mengenai gusi.
  • Permukaan gigi menjadi kasar sehingga harus menghindari makanan, minuman dan rokok yang bisa mewarnai gigi.
Setelah pemutihan gigi biasanya dalam waktu 1-4 tahun akan terjadi perubahan warna gigi kembali. Derajat pewarnaan gigi setelah pemutihan bisa sama atau lebih rendah dari sebelum pemutihan. Oleh karena itu setelah pemutihan gigi perlu dilakukan pemutihan gigi kembali setiap 6 bulan sekali. Sedangkan pemeliharaan hasilnya bisa dilakukan sendiri dengan pemakaian obat kumur dan pasta gigi yang mengandung bahan tertentu.

Efek Caffein Pada Kehamilan

Bagi ibu atau calon ibu pencinta kopi atau minuman bercaffein lainnya baiknya anda membaca tulisan ini. Karena kebiasaan yang satu ini pastinya akan sulit ditinggal kan selama hamil.

Caffein bersifat stimulan (membuat mata melek) dan diuretik (jadi banyak pipis). Karena sifat stimulannya, caffein meningkatkan tekanan darah dan frekuensi nadi, yang mana kedua hal ini sebaiknya tidak terjadi pada kehamilan. Caffeine juga meningkatkan frekuensi pipis yang mana hal ini menyebabkan berkurangnya cairan tubuh dan dehidrasi.


Caffein dapat menembus plasenta dan sampai ke bayi. Jika tubuh ibu masih mampu menghandle sejumlah caffein, tetapi tidak demikian halnya dengan bayi. Metabolisme bayi belum sempurna sehingga tidak bisa sepenuhnya mengolah caffein yang masuk.

Disamping kopi, caffein juga ditemukan dalam teh, soda (coca cola), coklat dan obat2an (obat flu atau sakit kepala).

Caffein bisa menyebabkan cacat pada bayi manusia? Beberapa penelitian dengan mempergunakan hewan percobaan didapatkan caffein bisa menyebabkan cacat bawaan, persalinan kurang bulan, mengurangi kesuburan dan meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan kurang (low-birth weight). Sedangkan penelitian pada manusia belum menghasilkan sesuatu yang konklusif. Tapi alangkah baiknya untuk main aman saja terhadap sesuatu yang inkonklusif.

Caffein mengganggu kesuburan? Beberapa penelitian memperlihatkan hubungan antara mengkonsumsi caffein dalam jumlah banyak dengan lambatnya hamil.

Caffein dapat menyebabkan keguguran? Terdapat beberapa penelitian mendaptkan terjadinya peningkatan kejadian abortus pada wanita yng mengkonsumsi lebih dari 300 mg (3 gelas kopi) sehari. Efek lainnya yang juga meningkat adalah persalinan kurang bulan serta BBLR sehingga lebih aman menghindari caffein sebisa mungkin.

Wanita hamil tidak boleh mengkonsumsi caffein sama sekali ? Para ahli mengatakan bahwa konsumsi caffein dalam kadar menengah tidak memiliki efek terhadap kehamilan. Batasan moderat disini adalah antara 150-300 mg.

Sumber: APA

Rabu, 18 Februari 2009

Ngaji Yuk: Apakah amalan bermanfaat jika dibarengi kesyirikan?


Apakah amalan bermanfaat jika dibarengi kesyirikan?

Amal tidak bermanfaat yang dibarengi dengan syirik.

Dalil dari Al Quran

وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ[(الأنعام: من الآية88)

Kalau mereka menyekutukan sungguh gugurlah apa yang mereka amalkan.

Dalil dari As Sunnah

[من عمل عملاً أشرك فيه معي غيري تركته وشركه]رواه مسلم

Barang siapa yang beramal suatu amalan ia menyekutukan didalamnya selain Aku, Aku tinggalkan dia dan sekutunya.






Polemik Puyer, Berbahayakah?

Assalamu'alaikum..



Woow sebuah respon yang luar biasa, puyer yang seringkali diresepkan Dokter pada umumnya untuk anak-anak menuai kontroversi. Sekitar 2 minggu terakhir polemik puyer telah menghebohkan, disatu sisi ada yang naik ratingnya gara-gara Polemik Puyer yang tambah membikin para orangtua makin bingung dengan fenomena ini. Ini dia yang membikin orangtua pada menanti apa puyer aman bagi anak anda? Padahal negara-negara seperti Bangladesh, Malaysia-pun sudah lama meninggalkan puyer. Mereka sudah lama meninggalkan puyer dan lebih memilih penggunaan Sirup. Teman sejawat saya di Malaysia dr. Raihan Affandi mengatakan bahwa puyer emang sudah lama udah tidak digunakan di Malaysia, Dokter disana lebih memilih menggunakan Sirup untuk anak-anak. Tayangan sebuah stasiun TV memang menghebohkan, tetapi tidak dikalangan dunia medis. Lihat akhir dari setiap peliputan kemarin yang mengatakan bahwa tayangan ini tidak membuat anda bertambah bingung, tetapi kami masih mencari jawaban untuk anda semua.



Eeeing iieng..dan memeng benar ribuan sms bahkan email telah datang ke stasiun TV tersebut..woow respon yang luar biasa bukan. Jadi semuanya akan kembali ke Dokter sendiri apa akan memberi puyer atau tidak.



Vagina berbau (tak sedap)

Emangnya baunya sedap ? Hahaha .... memang agak susah menerjemahkannya. Pakai bahasa Inggrisnya saja biar lebih enak kedengarannya: Vaginal Odor. Secara normal sebetulnya vagina sehat memiliki bau yang khas. Setiap orang (co) akan memberikan gambaran/mendiskripsikannya secara berbeda. Ini salah satu kutipan diskripsinya.
I would describe it as a sweet smell of innocence mixed with a touch of naughtyness and delightful excitement!!! . A irrisistible combination that once experienced you'll always remember her.
Kalau ingin tahu diskripsi unique smell and taste-nya silakan baca ini lol lol lol
Berikut ini daftar penyebabnya:
# Bacterial vaginosis
# Bowel cancer
# Cervical Cancer
# Cervicitis
# Cervix cancer
# Chlamydia
# Endometritis
# Foreign body in vagina
# Forgotten tampon
# Granuloma inguinale
# Lodged condom
# Lodged contraceptive device
# Normal vaginal odor
# Pelvic Inflammatory Disease
# Puerperal fever
# Salpingitis
# Sensitivity to odor
# Septic abortion
# Trichomoniasis
# Uterine cancer
# Vaginal cancer
# Vaginal discharge
# Vaginal infection
# Vaginitis

Dari sekian banyak penyebab vaginal odor diatas, sebagai penyebab yang paling ditemukan adalah Bacterial Vaginosis (BV) yang disebabkan akibat pertumbuhan yang berlebihan dari organisme yang secara normal ada di vagina. Bau yang dihasilkan akibat infeksi kuman ini biasanya berbau amis (fishy smell)m semakin jelas baunya setelah habis berhubungan badan. Gejala lain infeksi ini adalah rasa gatal taua iritasi divagina, dan cairan yang keluar berawarna putih ke abu-abuan.

Penyebab lain yng sering adalah hygiene yang rendah. Sangat baik untuk rajin mebersihkan vagina bagian luar dengan dengansedikit sabun yang mild secara rutin waktu mandi kemudian dibilas dengan air yang banyak. Tidak perlu melakukan "Douching =menyemprot kan pembersih ke dalam liang vagina). Karena akan menggangu keasaman vagina yang berfungsi menjaga vagina dari infeksi jamur dan kuman.

Penyebab lainnya yang jarang :
* Tampon vagina yang tertinggal/terlupa.(Wah bahaya nich, bisa kena sue) .
* Fistula Rectovaginal , biasanya akibat trauma/cedera saat menjalani proses persalinan, sehingga terbentuk hubungan antara vagina dan rektum, akibatnya feces keluar melalui vagina.
* Kanker leher rahim atau kanker di daerah vagina.

Pengobatan tentunya disesuaikan dengan penyebabnya, kalau infeksi tentunya akan diberikan antibioyika yang sesuai.

Sumber : Gado-gado

Selasa, 17 Februari 2009

Tips Mendapatkan Perawatan Gigi Murah Bahkan Gratis


Kita semua tahu, bahwa biaya perawatan kesehatan gigi bukanlah barang yang murah. Sebenarnya negeri kita tercinta Indonesia termasuk salah satu yang paling murah pelayanan dokter giginya dibanding negara-negara maju lainnya. Ya haruslah! Mengingat kondisi rakyat dan tingkat ekonomi yang tidak sebaik di sana. Tapi tetap masih ada keluhan tentang mahalnya biaya kesehatan gigi ini. Apakah anda pusing karena biaya perawatan gigi terlalu mahal? Berikut tips-tips untuk mendapatkan perawatan gigi murah bahkan gratis!


  • Jangan sakit gigi, iya enggak?
  • Beli bahan (bahan tambal, gigi palsu dll) sendiri, terus suruh teman karibnya yang dokter gigi untuk melakukan eksekusi
  • Punya istri atau suami dokter gigi, pasti gratis deh...
  • Rawat gigi di puskesmas, tapi ada kekurangannya. Biasanya dokter gigi di puskesmas enggan untuk melakukan perawatan yang memakan waktu lama. Nah, disini pintar-pintarlah untuk melobi dokter gigi di puskesmas tersebut.
  • Rawat gigi anda sendiri seperti tambalan kreatif yang dilakukan oleh Mr. Bean
  • Ada yang punya ide kreatif lainnya?