Selasa, 03 Agustus 2010

Resiko Pernikahan dengan Saudara Sedarah Bagi Kesehatan

http://kopitribuluss.com/wp-content/uploads/2009/12/sexuality-logo.gifDari seluruh penduduk dunia, kemungkinan sekitar 20-50 persen melakukan pernikahan antar kerabat dengan pasangan hidup berasal dari leluhur yang sama. Benarkah pernikahan sedarah (garis keturunan yang dekat) berisiko mendatangkan keturunan yang cacat?

Pernikahan sedarah yang dimaksud disini adalah antar sepupu, satu marga atau yang garis keluarganya dekat, tapi bukan sedarah kandung atau incest.

Pernikahan sedarah banyak terjadi biasanya si pasangan baru sadar setelah merunut garis keluarganya. Pernikahan sedarah juga terjadi pada Charles Darwin yang menikah dengan sepupu pertamanya Emma.

"Salah satu bahaya yang bisa timbul dari pernikahan sedarah adalah sulit untuk mencegah terjadinya penyakit yang terkait dengan gen buruk orangtua pada anak-anaknya kelak," ujar Debra Lieberman dari University of Hawaii, seperti dikutip dari LiveScience, Senin (31/5/2010).

Lieberman menuturkan pernikahan dengan saudara kandung atau saudara yang sangat dekat bisa meningkatkan secara drastis kemungkinan mendapatkan dua salinan gen yang merugikan, dibandingkan jika menikah dengan orang yang berasal dari luar keluarga.

Hal ini disebabkan masing-masing orang membawa salinan gen yang buruk dan tidak ada gen normal yang dapat menggantikannya, sehingga pasti ada beberapa masalah yang nantinya bisa menyebabkan anak memiliki waktu hidup pendek.

Profesor Alan Bittles, direktur dari pusat genetik manusia di Perth, Australia telah mengumpulkan data mengenai kematian anak yang dilahirkan dari pernikahan antara sepupu dari seluruh dunia.

Diketahui bahwa adanya peningkatan risiko tambahan kematian sekitar 1,2 persen dibandingkan pernikahan bukan saudara dekat. Sementara itu untuk cacat lahir terdapat peningkatan risiko sekitar 2 persen pada populasi umum dan 4 persen pada pernikahan yang orangtuanya memiliki kekerabatan dekat.

Kondisi genetik yang lebih umum terjadi pada pernikahan kerabat adalah gangguan resesif langka yang bisa menyebabkan berbagai macam masalah, seperti kebutaan, ketulian, penyakit, kulit dan kondisi neurodegeneratif.

"Hampir semua orang membawa mutasi genetik, tapi ketika suatu populasi memiliki ruang lingkup yang kecil maka mutasi gen akan menjadi lebih sering terjadi," ungkap Prof Bittles, seperti dikutip dari BBC.

Jika dua orang yang membawa gen resesif mereproduksi, maka anak-anaknya memiliki satu dari empat kesempatan untuk memiliki kelainan tersebut dan satu dari dua anak memiliki kesempatan menjadi pembawa sifat (carrier).

Hal inilah yang membahayakan pernikahan sedarah atau memiliki hubungan kekeluargaan yang dekat, karena risiko penyakit atau kondisi genetik tertentu menjadi lebih besar.

Prof Bittles menjelaskan sangat penting bagi orang yang akan menikah untuk melakukan pemeriksaan genetik terlebih dahulu agar bisa mencegah dampak yang mungkin terjadi pada anak-anaknya. Cara ini merupakan penyaringan selektif yang jauh lebih efektif.

Source: healthdetik.com 
Blog Editor: dr. Wahyu Triasmara

Berikanlah ASI Eksklusif (6 Bulan) pada Buah Hati Anda

http://3.bp.blogspot.com/_HscCvGKehtU/S1Aw4Aa0EII/AAAAAAAADnE/GsZU-9jtckY/s320/IBU+menyusui+ASI+2-792056.jpg
WHO, Uniceff dan juga Department Kesehatan RI melalui SK Menkes tahun 2004. Telah menetapkan rekomendasi pemberian ASI Ekslusif selama 6 bulan. Mari dukung dan publikasikan program ASI Ekslusif 6 bulan. Pasang banner dukungan dan publikasi di web/blog anda:
1. ASI adalah satu-satunya makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh bayi hingga ia berusia enam bulan
ASI adalah makan bernutrisi dan berenergi tinggi, yang mudah untuk dicerna. ASI memiliki kandungan yang dapat membantu menyerapan nutrisi.
Pada bulan-bulan awal, saat bayi dalam kondisi yang paling rentan, ASI eksklusif membantu melindunginya bayi dari diare, sudden infant death syndrome/SIDS – sindrom kematian tiba-tiba pada bayi, infeksi telinga dan penyakit infeksi lain yang biasa terjadi. Riset medis mengatakan bahwa ASI eksklusif membuat bayi berkembang dengan baik pada 6 bulan pertama bahkan pada usia lebih dari 6 bulan. Organisasi Kesehatan Dunia – WHO mengatakan: “ASI adalah suatu cara yang tidak tertandingi oleh apapun dalam menyediakan makanan ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan seorang bayi.

Evaluasi pada bukti-bukti yang telah ada menunjukkan bahwa pada tingkat populasi dasar, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan adalah cara yang paling optimal dalam pemberian makan kepada bayi. ” Setelah 6 bulan, biasanya bayi membutuhkan lebih banyak zat besi dan seng daripada yang tersedia didalam ASI – pada titik inilah, nutrisi tambahan bisa diperoleh dari sedikit porsi makanan padat. Bayi-bayi tertentu bisa minum ASI hingga usia 12 bulan atau lebih – selama bayi anda terus menambah berat dan tumbuh sebagaimana mestinya, berarti ASI anda bisa memenuhi kebutuhannya dengan baik.
2. Menunda pemberian makanan padat memberikan perlindungan yang lebih baik pada bayi terhadap berbagai penyakit
Meskipun bayi terus menerima imunitas melalui ASI selama mereka terus disusui, kekebalan paling besar diterima bayi saat dia diberikan ASI eksklusif. ASI memiliki kandungan 50+ faktor imunitas yang sudah dikenal, dan mungkin lebih banyak lagi yang masih tidak diketahui. Satu studi memperlihatkan bayi yang diberikan ASI eksklusif selama 4 bulan+ mengalami infeksi telinga 40% lebih sedikit daripada bayi yang diberi ASI ditambah makanan tambahan lain. Probabilitas terjadinya penyakit pernapasan selama masa kanak-kanak secara signifikan berkurang bila bayi diberikan ASI eksklusif setidaknya selama 15 minggu dan makanan pada tidak diberikan selama periode ini. (Wilson, 1998). Lebih banyak lagi studi yang juga mengaitkan tingkat eksklusivitas ASI dengan meningkatnya kesehatan (lihat faktor imunitas pada susu manusia dan Resiko pemberian makanan instan).
3. Menunda pemberian makanan padat memberikan kesempatan pada sistem penernaan bayi untuk berkembang menjadi lebih matang
Biasanya bayi siap untuk makan makanan padat, baik secara pertumbuhan maupun secara psikologis, pada usia 6 – 9 bulan. Bila makanan padat sudah mulai diberikan sebelum sistem pencernaan bayi siap untuk menerimanya, maka makanan tersebut tidak dapat dicerna dengan baik dan dapat menyebabkan reaksi yang tidak menyenangkan (gangguan pencernaan, timbulnya gas, konstipasi dll). Tubuh bayi belum memiliki protein pencernaan yang lengkap. Asam lambung dan pepsin dibuang pada saat kelahiran dan baru dalam 3 sampai 4 bulan terakhir jumlahnya meningkat mendekati jumlah untuk orang dewasa. Amilase, enzim yang diproduksi oleh pankreas belum mencapai jumlah yang cukup untuk mencernakan makanan kasar sampai usia sekitar 6 bulan. Dan enzim pencerna karbohidrat seperti maltase, isomaltase dan sukrase belum mencapai level oranga dewasa sebelum 7 bulan. Bayi juga memiliki jumlah lipase dan bile salts dalam jumlah yang sedikit, sehingga pencernaan lemak belum mencapai level orang dewasa sebelum usia 6-9 bulan.
4. Menunda pemberian makanan padat memberikan kesempatan pada bayi agar sistem yang dibutuhkan untuk mencerna makanan padat dapat berkembang dengan baik
Tanda-tanda yang menunjukkan bahwa bayi sudah siap untuk menerima makanan padat termasuk :
  1. Bayi dapat duduk dengan baik tanpa dibantu.
  2. Reflek lidah bayi sudah hilang dan tidak secara otomatis mendorong makanan padat keluar dari mulutnya dengan lidah.
  3. Bayi sudah siap dan mau mengunyah.
  4. Bayi sudah bisa “menjumput”, dimana dia bisa memegang makanan atau benda lainnya dengan jempol dan telunjuknya. Menggunakan jari dan menggosokkan makanan ke telapak tangan tidak bisa menggantikan gerakan “menjumput”.
  5. Bayi kelihatan bersemangat untuk ikut serta pada saat makan dan mungkin akan mencoba untuk meraih makanan dan memasukkannya ke dalam mulut.
Sering kali kita mengatakan bahwa salah satu tanda bahwa bayi sudah siap untuk menerima makanan padat adalah bila bayi terus menerus ingin menyusu (kelihatan tidak puas setelah diberikan ASI/susu)-walaupun dia tidak sedang dalam keadaan sakit, akan tumbuh gigi , mengalami perubahan rutinitas atau mengalami pertumbuhan yang tiba-tiba. Meskipun demikian, sulit untuk menentukan apakah peningkatan kebutuhan untuk menyusui itu berhubungan dengan kesiapan bayi untuk menerima makanan padat. Banyak (bahkan sebagian besar) bayi usia 6 bulan yang mengalami pertumbuhan yang tiba-tiba, tumbuh gigi dan mengalami berbagai perkembangan – dalam satu waktu, yang pada akhirnya bisa menyebabkan meningkatnya kebutuhan untuk menyusui. Yakinkan bahwa anda melihat semua tanda-tanda kesiapan untuk menerima makanan padat sebagai suatu kesatuan, karena bila bayi hanya menunjukkan meningkatnya kebutuhan untuk menyusui, itu bukanlah tanda kesiapannya untuk menerima makanan padat.
5. Menunda pemberian makanan padat mengurangi resiko alergi makanan
Berbagai catatan menunjukkan bahwa memperpanjang pemberian ASI eksklusif mengakibatkan rendahnya angka insiden terjadinya alergi makanan (lihat Referensi alergi dan Resiko Pemberian Makanan Instan). Sejak lahir sampai usia antara empat sampai enam bulan, bayi memiliki apa yang biasa disebut sebagai “usus yang terbuka”. Ini berarti bahwa jarak yang ada di antara sel-sel pada usus kecil akan membuat makromolekul yang utuh, termasuk protein dan bakteri patogen, dapat masuk ke dalam aliran darah. 

Hal ini menguntungkan bagi bayi yang mendapatkan ASI karena zat antibodi yang terdapat di dalam ASI dapat masuk langsung melalui aliran darah bayi, tetapi hal ini juga berarti bahwa protein-protein lain dari makanan selain ASI (yang mungkin dapat menyebabkan bayi menderita alergi) dan bakteri patogen yang bisa menyebabkan berbagai penyakit bisa masuk juga. Dalam 4-6 bulan pertama usia bayi, saat usus masih “terbuka”, antibodi (slgA) dari ASI melapisi organ pencernaan bayi dan menyediakan kekebalan pasif, mengurangi terjadinya penyakit dan reaksi alergi sebelum penutupan usus terjadi. Bayi mulai memproduksi antibodi sendiri pada usia sekitar 6 bulan, dan penutupan usus biasanya terjadi pada saat yang sama.
6. Menunda pemberian makanan padat membantu melindungi bayi dari anemia karena kekurangan zat besi
Pengenalan suplemen zat besi dan makanan yang mengandung zat besi, terutama pada usia enam bulan pertama, mengurangi efisiensi penyerapan zat besi pada bayi. Bayi yang sehat dan lahir cukup bulan yang diberi ASI eksklusif selama 6-9 bulan menunjukkan kecukupan kandungan hemoglobin dan zat besi yang normal. Dalam suatu studi (Pisacane, 1995), para peneliti menyimpulkan bahwa bayi yang diberikan ASI eksklusif selama 7 bulan (dan tidak diberikan suplemen zat besi atau sereal yang mengandung zat besi) menunjukkan level hemoglobin yang secara signifikan lebih tinggi dalam waktu satu tahun dibandingkan bayi yang mendapat ASI tapi menerima makanan padat pada usia kurang dari tujuh bulan. Para peneliti tidak berhasil menemukan adanya kasus anemia di tahun pertama pada bayi yang diberikan ASI eksklusif selama tujuh bulan dan akhirnya menyimpulkan bahwa memberikan ASI eksklusif selama tujuh bulan mengurangi resiko terjadinya anemia.
7. Menunda pemberian makanan padat membantu melindungi bayi dari resiko terjadinya obesitas di masa datang
Pemberian makanan padat terlalu dini sering dihubungkan dengan meningkatnya kandungan lemak dan berat badan pada anak-anak. (Untuk contoh, lihat Wilson 1998, von Kries 1999, Kalies 2005)
8. Menunda pemberian makanan padat membantu para ibu untuk mejaga kesediaan ASI mereka
Berbagai studi menunjukkan bahwa pada bayi makanan padat akan menggantikan prosi susu dalam menunya – makanan tersebut tidak menambah total asupan pada bayi. Makin banyak makanan padat yang dimakan oleh bayi, maka makin sedikit susu yang dia serap dari ibunya, dan makin sedikit susu yang diserap dari ibu berarti produksi ASI juga makin sedikit. Bayi yang makan banyak makanan padat atau makan makanan padat pada umur yang lebih muda cenderung lebih cepat disapih.
9. Menunda makanan padat membantu memberi jarak pada kelahirn bayi
Pemberian ASI biasanya sangat efektif dalam mencegah kehamilan terutama bila bayi anda mendapatkan ASI eksklusif dan semua kebutuhan nutrisinya dapat dipenuhi melalui ASI.
10. Menunda pemberian makanan padat membuat pemberiannya menjadi lebih mudah
Bayi yang mulai makan makanan padat pada usia yang lebih besar dapat makan sendiri dan lebih kecil kecendurangan untuk mengalami alergi terhadap makanan.


Source:
  1. Why Delay Solid Foods? .kellymom.com
  2. When Will My Baby Be Ready For Solid Foods? kellymom.com
Blog Editor: dr. Wahyu Triasmara

Manfaat Sujud dalam Gerakan Shalat Bagi Kesehatan

http://kaeshafiz.files.wordpress.com/2010/04/sujud.pngPada akhir zaman ini, Allah SWT telah membuka rahasianya tentang manfaat semua perintahnya kepada manusia. Pada masa Rasulullah masih hidup semua sahabat selalu berkata kepada Rasul "Samina wa atona" SAYA DENGAR DAN SAYA PATUH, sehingga mereka benar-benar orang Shaleh.

Namun pada masa sekarang semua harus berdasarkan ilmiah, maka sebelum Allah datangkan kiamat, Allah tunjukkan kepada manusia manfaat besar dari semua perintahnya, salah satunya adalah Sujud dalam Shalat.

 Di dalam otak manusia, terdapat urat saraf yang tidak dialiri oleh darah. Darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak tersebut melainkan ketika seseorang tersebut sujud dalam shalat. Urat tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini artinya darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikut kadar waktu shalat yang diwajibkan oleh Islam.


Pada saat sujud, pembuluh darah nadi balik, dikunci di pangkal paha, sehingga tekanan darah akan lebih banyak dialirkan kembali ke jantung dan dipompa ke kepala. Posisi sujud adalah cara yang maksimal untuk mengalirkan darah dan oksigen ke otak dan anggota tubuh ke kepala. Posisi sujud adalah teknik terbaik untuk membongkar sumbatan pembuluh darah jantung sehingga mencegah penyakit jantung koroner, juga membuat pembuluh darah halus di otak mendapat tekanan lebih, sehingga bisa mencegah stroke.

Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa Mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma'ninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir.

Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

sujud yang tumaninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.

Berikut manfaat lain dari Sujud dalam Shalat:
  • memperbaiki posisi pinggang.
  • memperbaiki posisi bayi dalam rahim.
  • melegakan sakit hernia.
  • mengurangi sakit saat haid.
  • melegakan paru-paru daripada ketegangan.
  • mengurangi rasa sakit pada penderita apendiks atau limpa.
  • kedudukan sujud adalah paling baik untuk mengistirahatkan dan mengimbangkan bagian belakang tubuh.
  • meringankan bagian pelvis.
  • memberi dorongan supaya mudah tidur.
  • pergerakan otot lebih kuat dan elastis,secara otomatis memastikan kelancaran perjalanan.
  • bagi wanita, pergerakan otot itu menjadikan buah dadanya lebih baik,mudah berfungsi untuk menyusukan bayi dan terhindar daripada sakit buah dada.
  • mengurangi kegemukan.
  • pergerakan bagian otot memudahkan wanita bersalin, organ peranakan mudah kembali ke tempat asal serta terhindar sakit perut (convulsions) .
  • organ terpenting yaitu otak manusia menerima banyak darah dan oksigen.
  • Dari segi psikologi, sujud membuat kita merasa rendah diri dihadap Sang Maha Pencipta sekaligus mengikis sifat sombong, ria, takabur dan sebagainya, sehingga terhindar dari Stress.
  • Dari segi Kesehatan, Sujud yang lama akan menambah kekuatan aliran darah ke otak untuk mengobati pening kepala dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan kecerdasan sekali gus menguatkan mentality seseorang.
Tentunya gerakan sujud dan rukuk yang sesuai dengan contoh nabi yang bisa membantu kesehatan kita, bukan gerakan yang asal-asalan, terburu-buru, atau tidak sempurna bentuk rukuk dan sujudnya. Itupun harus didukung juga dengan gerakan shalat lainnya, seperti duduk diantara dua sujud, takbir, dan yang lainnya

Wallahu A’lam


source: alkautsar.co.id
Blog Editor: dr. Wahyu Triasmara

Taujih hari ini

Assalamualaikum,wr,wb.
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah

'Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah RasulNya, dan ulil amri di antara kamu.' (Q.S. an-Nisa:59)

'Orang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya.' (H.R. At Thabrani)

Bahwa seorang mukmin dapat mengenali kekurangannya dari mukmin lainnya, sehingga ia laksana cermin bagi dirinya.

Islam juga menganjurkan dan mengajak penganutnya agar sebagian mereka mencintai sebagian yang lain, dimana diantaranya engkau berharap agar saudaramu masuk Surga dan dijauhkan dari api Neraka. Tak sebatas mengharap, namun berupaya keras dan maksimal menyediakan berbagai sarana dari hal-hal yang membahayakan dan merugikannya, di dunia maupun di akhirat kelak.

Allah Subhaanahu wa Ta'ala, dalam Q.S. Al Ahzab : 59 berfirman :
'Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu, dan isteri-isteri orang mukmin, 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka'. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.'

'Katakanlah kepada wanita yang beriman: 'Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.' (Q.S. An Nur : 31)

Minggu, 01 Agustus 2010

Seminar Kedokteran 2010

Seminar Kedokteran 2010

Simposium dan Workshop
SATGAS PP IDAI Jawa Barat
"Menyongsong Masa Depan Remaja yang
Berkualitas"
Minggu,1 Agustus 2010, pukul 07.00 - 17.00
Hotel Banana Inn, Jl. Setiabudi no. 191,Bandung
Materi Simposium
What happened in asolescent growth and
development? : Meita Dhamayanti, dr.,Sp.A(K),
M.Kes
How to get ideal nutrition in adolescent? :
Julistio TB Djais, dr., Sp.A(K), M.Kes
Fe deficiency anemia in adolescent : Prof.
Ponpon Idjradinata, dr.,Sp.A(K)
Update immunization in adolescent : Dr.
Kusnandi Rusmil, dr., Sp.A(K), MM
Early detection in adolescent mental emotional
problems : Soedjatmiko, dr., Sp.A(K), MSi
Materi Workshop
Mental emotional problems in adolescent
Kenapa remaja bermasalah?
Apa saja masalah remaja?
Bagaimana mendeteksinya?
Praktek
Course Director : Meita Dhamayanti, dr., Sp.A
(K), M.Kes
Fasilitator :
1. Dr. Kusnandi Rusmil, dr., Sp.A(K), MM
2. Eddy Fadlyana, dr., Sp.A(K), M.Kes
3. Meita Dhamayanti, dr., Sp.A(K), M.Kes
4. Rodman Tarigan, dr., Sp.A, M.Kes
5. Soedjatmiko, dr., Sp.A(K), MSi
6. Bernie Endyarnie, dr., Sp.A
Dokter Spesialis Anak :
Simposium : Rp. 300.000,-
Simposium dan Workshop : Rp. 750.000,-
Dokter Umum :
Simposium : Rp. 250.000,-
Simposium dan Workshop : Rp. 500.000,-
Bank Mandiri Cabang RS Hasan Sadikin
Bandung
no. Rek. 132-0007184899
a.n. Sri Sudarwati, dr., Sp.A
(bukti transfer di fax ke 022-2031051)
Sekretariat
IDAI Jabar
d.a. Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK UNPAD/
RSHS Dr. Hasan Sadikin Bandung
Jl. Pasteur no. 38 Bandung 40161
Telp. 022-2031420
Fax 022-2031051
Email. idaicabjabar@yahoo.com

Asupan Nutrisi Agar Cepat Hamil

http://informasitips.com/wp-content/uploads/2010/06/Makanan-Kesuburan-Wanita_Pria.jpgIngin Hamil, Nutrisi Makanan Yang Bagaimanakah? Tahukah anda bahwa nutrisi makanan yang baik akan membantu anda untuk mempersiapkan kehamilan. Nutrisi yang bagaimanakah yang anda perlukah, adakah makanan khusus?

Ketika anda mempersiapkan diri untuk dapat hamil, maka banyak hal yang sebaiknya anda pertimbangkan. Salah satu hal adalah mempersiapkan nutrisi yang baik buat tubuh anda. Dengan memberikan nutrisi yang baik
bagi tubuh sebelum kehamilan, ini memberi keuntungan bukan hanya untuk anda, tapi juga untuk persiapan bayi yang sehat nantinya.
Kesehatan anda sebelum hamil akan memberi pengaruh negative atau positif terhadap tubuh anda. Untuk itu mempersiapkan tubuh anda sebelum memasuki kehamilan adalah yang terbaik.

Konsultasikan dengan dokter anda, apakah anda perlu untuk menurunkan atau menaikan berat badan anda ke berat badan ideal untuk mempersiapkan kehamilan anda ini. Karena dengan berat badan yang normal, tidak terlalu berat atau terlalu kurun akan berhubungan dengan kehamilan yang sehat dan kesuburan yang terbaik.
 
Nutrisi makanan yang baik dalam mempersiapkan kehamilan:
  • Folic acid atau Folat. 
Adalah vitamin yang dapat ditemukan pada sayuran berdaun hijau dan sereal, buah buahan seperti jeruk, anggur, dan buahan sitrus lainnya. Atau anda dapat mengkonsumsi dari vitamin tambahan anda sehari hari.
Dosis yang dianjurkan adalah 400 mikrogram perhari.
  • Cara makan yang sehat. 
Begitu anda mempersiapkan diri untuk hamil, maka sedapat mungkin, mulailah untuk makan yang lebih sehat dan dengan diet makanan yang seimbang. Untuk persiapan kehamilan, 3-4 bulan sebelum konsepsi
(pembuahan terjadi) adalah saat yang baik untuk memulai makan dengan cara yang sehat. Makanan yang rendah lemak, kaya akan serat dan vitamin folat sebaiknya sekarang berada pada daftar menu makanan sehat anda.
  • Stop minuman atau makanan yang mengandung kafein.
Penelitian menyatakan bahwa mengkonsumsi kafein akan menurunkan kemungkinan dari seorang wanita untuk dapat hamil. Dan juga kafein meningkatkan kemungkinan terjadinya keguguran walaupun penelitian secara lanjut belum dipastikan, tetapi sangat beralasan untuk anda menghentikan atau menguranginya.. Kafein dapat didapatkan pada kopi, teh, coklat, dan juga beberapa obat flu atau sakit kepala, jadi sebaiknya baca label sebelum menggunakannya.
  • Stop alkohol, merokok dan obat-obatan yang berpengaruh buruk pada bayi.
Alcohol, merokok dan obat-obatan seperti kokain/morfin berpengaruh buruk pada bayi dan kehamilan oleh karenanya bila anda mempersiapkan diri untuk hamil.
  • Makanan khusus untuk hamil ?
Dalam ilmu pengetahuan tidak ada makanan yang khusus yang dapat meningkatkan kehamilan kecuali satu yaitu : Kerang. Beberapa ilmuwan menyarankan untuk memakan kerang karena kerang mengandung zinc dan
kekurangan zinc dapat mempengaruhi kesuburan baik wanita atau pria. Tetapi tetap diet makan sehat yang seimbang adalah yang terbaik untuk kesehatan anda secara keseluruhan dan kesuburan anda daripada hanya
memakan saru atau dua macam makanan yang dianggap khusus untuk hamil. Cobalah untuk makan secara seimbang dengan memvariasikan berbagai makanan sehat dalam diet seimbang anda.

Dan juga olahraga akan membantu kehamilan yang sehat, dan biasanya wanita yang melakukan olahraga secara teratur sebelum kehamilannya, akan melanjutkannya dalam program selama kehamilan. Konsultasikan dengan dokter anda olah raga yang terbaik untuk anda.

Ingat juga bahwa usia juga berpengaruh terhadap kesuburan wanita, kesuburan wanita biasanya akan mulai menurun setelah usia 35 tahun dan akan semakin menurun setelah 40 tahun dan setalah 45 tahun akan sulit
untuk hamil, meskipun dengan mensturasi yang teratur.


Source: Dr. Suririnah- www.infoibu.com
Blog Editor: dr. Wahyu Triasmara

Terapi Sayuran dan Buah Untuk Mendapatkan Kehamilan




Untuk mencapai kehamilan, tak hanya pola hidup sehat, namun berat badan serta asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh pun ternyata juga harus dijaga dengan baik.

Membatasi asupan makanan padat kalori terutama karbohidrat dan lemak serta mengonsumsi makananan yang bermanfaat untuk 'menyuburkan' adalah langkah awal untuk mengupayakan kehamilan. Misalnya  mengonsumsi makanan yang berfungsi untuk meningkatkan fungsi reproduktif, seperti; makanan yang mengandung vitamin E, C, B12, asam folat, betakaroten, zat besi, seng, dan selenium.
Masih berhubungan dengan makanan, kini ada alternatif lain yang bisa dilakukan oleh pasangan yang ingin memiliki momongan, yaitu terapi yang memanfaatkan sayur dan buah-buah. Jadi, daripada Anda mengonsumsi obat berbahan dasar kimia, mengapa tak mencoba terapi berikut sayur dan buah berikut yang terbukti lebih murah dan sama sekali tanpa efek samping?


Pegagan

Biasa juga disebut dengan antanan. Di Jawa Barat, tanaman merambat ini sering dikonsumsi sebagai lalapan segar. Biasanya dalam makanan asinan Bogor, pegagan ini digunakan sebagai salah satu sayuran dalam racikannya.

Dalam pegagan terkandung madecocassosida, yaitu semacam zat gizi pada makanan yang dapat merangsan produksi kolagen dalam tubuh serta regenerasi sel  telur (ovum) pada perempuan dan sel sperma pada laki-laki. Tak hanya itu, tamanan ini juga mengandung karoten yang berperan tak hanya sebagai antioksidan tapi juga menjaga mutu sperma dan sel telur. Caranya dengan melindungi dinding sperma dan sel telur dari kerusakan akibat radikal bebas. Mineral-mineral seperti kalium, natrium, kalsium, besi dan fosfor dalam pegagan juga penting bagi kesehatan tubuh. Sertakan daun segar ini dalam menu harian Anda untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal.
Kemangi
Kemangi juga dikenal sebagai sayuran yang dapat dimakan segar sebagai lalapan. Tak hanya membantu menghilangkan bau badan serta bau mulut. Kandungan arginine yang terkandung di dalamnya ternyata dapat berfungsi untuk memperkuat daya tahan hidup sperma. Sperma yang memiliki daya tahan hidup bagus sangat diperlukan untuk proses pembuahan sel telur. Sedangkan kandungan boron di dalam tanaman beraoma wangi ini berperan untuk merangsang hormon estrogen yang sangat berperan dalam sistem reproduksi perempuan.


Jambu Biji Merah


Buah lokal  ini sangat mudah sekali di dapat. Selalu ada di pasar atau supermarket tanpa mengenal musim. Pilih bagian buah yang berwarna kuning cerah serta bagian dalamnya berwarna merah segar. Bagian dalam buah jambu yang berwarna merah inilah yang kaya akan kandungan likopen. Likopen dalam buah ini  bersifat antioksidan dan menyuburkan sistem reproduksi pria. Oleh karena itu, konsumsi jus jambu biji merah secara rutin juga dapat meningkatkan kesuburan pada pria.

Daun Katuk


Siapa bilang tanaman ini hanya digunaka para ibu untuk memperlancar produksi ASI. Kandungan fitokimianya terbukti sangat bermanfaat untuk memaksimalkan mutu serta jumlah sperma, termasuk membangkitkan vitalitas seksual pada pria.
Daun wortel

Tak hanya umbinya, daun wortel pun ternyata dapat diolah sebagai makanan yang menyehatkan dan 'menyuburkan'. Kandungan porphyrins di dalam daun wortel dapat membantu merangsang kelenjar pituary untuk memproduksi hormon seks lebih banyak. Selain dapat dikonsumsi mentah sebagai lalapan, daun wortel dapat diolah bersama buahnya menjadi berbagai macam hidangan sup atau tumisan.
Semangka

Semangka mengandung sitrulin. Sitrulin merupakan senyawa senyawa pembangkit gairah yang kemapuhannya hampir setra dengan viagra. Senyawa kelompok asam amino ini dapat memicu produksi nitrit oksida, yang berperan dalam peningkatan kemampuan seksual pria. Sitrulin juga mudah diserap tubuh dan mengalir dalam darah.
Di India pernah dilakukan penelitian terhadap 30 pasangan tidak subur, khususnya terhadap laki-laki dari pasangan tersebut yang berusia 23-45 tahun. Mereka memiliki masalah dengan sperma, yakni jumlah sperma terbatas, struktur sperma tidak normal,dan pergerakannya lamban. Dua kali dalam sehari mereka diberi makanan kaya likopen yang masing-masing menyumbangkan 20 mg likopen (setara 1/2 bagian semangka) selama 3 bulan terus-menerus. Hasilnya, setelah 3 bulan menjalani terapi, rata-rata jumlah sperma meningkat 67%, struktur sperma mengalami perbaikan sebanyak 63%, dan kegesitan sperma melonjak hingga 73%. Yang mengejutkan, 6 di antara laki-laki yang tadinya tidak subur ternyata dapat membuat istrinya hamil. Jadi, tidak ada salahnya jika ingin mendapatkan keturunan kita meningkatkan konsumsi semangka.



Source: conectique.com
Blog Editor: dr. Wahyu Triasmara