Tampilkan postingan dengan label info ukdi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info ukdi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Januari 2010

Jadwal UKDI 2010

Gelombang 1 : pendaftaran try out s.d 31 des 2009
Try Out : 16 jan 2010
pengumuman Try Out : 30 jan 2010
pendaftaran UKDI s.d 13 jan 2010
ujian UKDI 13 Feb 2010
pengumuman lulus 15 maret 2010

Gelombang 2 :
pendaftaran try out s.d 3 maret 2010
Try Out : 3 april 2010
pengumuman Try Out : 19 April 2010
pendaftaran UKDI s.d 15 april 2010
ujian UKDI 15 mei 2010
pengumuman lulus 14 juni 2010

Gelombang 3 :
pendaftaran try out s.d 3 juni 2010
Try Out : 4 juli 2010
pengumuman try out : 19 juli 2010
pendaftaran UKDI s.d 14 juli 2010
ujian UKDI 14 Agustus 2010
pengumuman lulus 13 september 2010

Gelombang 4 :
pendaftaran try out s.d 9 september 2010
Try Out : 9 oktober 2010
pengumuman try out : 25 oktober 2010
pendaftaran UKDI s.d 13 oktober 2010
ujian UKDI 13 november 2010
pengumuman lulus 13 desember 2010

Kalender download di http://img191.imageshack.us/i/22570222981362839737992.jpg/

Rabu, 06 Mei 2009

Kalau tidak lulus UKDI, harus gimana?

Jika ga lulus UKDI tidak perlu patah semangat. Pokoke semangat trus... Belajar lagi buat persiapan untuk mengikuti UKDI kedua kalinya. Caranya sama, tetep daftar lagi untuk UKDI, dengan formulir dan persyaratan yg ga jauh beda seperti sebelumnya.

Dari KBUKDI sendiri menyarankan kepada yang tidak lulus 1x agar menghubungi Dekan FK Almamater untuk mendapatkan bimbingan lebih lanjut. Pendaftaran UKDI selanjutnya dengan mengirimkan: formulir 1a, fotocopy kartu ujian sebelumnya, foto 2x3 2 lembar, bukti bayar biaya UKDI sebesar Rp 300.000,- ke rekening Bank BNK Cabang Menteng, Norek: 149112966 a.n. PB IDI-KDDKI.

Bagi yang sudah 2x tidak lulus, Uji Kompetensi selanjutnya melalui modul uji diri. Pendaftaran ke sekretariat KBUKDI dengan mengirimkan surat permohonan yg mencantumkan alamat email dan bukti setor biaya modul uji diri sebesar Rp 150.000,- ke rekening Bank BNK Cabang Menteng, Norek: 149112966 a.n. PB IDI-KDDKI.

Untuk persiapan UKDI bisa belajar dari gudang soal yg aku kumpulkan dulu, tapi hanya sampai UKDI tahun 2008, bisa klik disini atau kalo mo soal lebih baru bisa tukeran soal ukdi terbaru april 2009 dgn TS Djaya di 081322232012 SMS/Cal.

Senin, 04 Mei 2009

FK Penyelenggara Bimbingan Belajar UKDI

Pertanyaan yang sering dilontarkan ketika teman sejawat akan mengikuti Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) adalah dimanakah tempat bimbingan UKDI. Pada prinsipnya semua FK yg ada di Indonesia bisa menyelenggarakan Bimbel UKDI. Ada baiknya dari alumni mengusulkan sendiri perlunya Bimbel UKDI diselenggarakan dan memang sebaiknya pihak dekanat masing juga menyelenggarakan bimbel untuk meningkatkan kelulusan UKDI 100%. Baru FKUI dan FKUWKS di Surabaya yang telah menyelenggarakan Bimbel UKDI sendiri. Sayangnya, bimbel ini hanya diikuti intern alumni masing-masing.

Senin, 02 Februari 2009

Try Out UKDI

Menjawab pertanyaan TS tentang TO UKDI, nida coba sedikit jelaskan.
Tahun 2009 TO diadakan sebanyak 3 kali yaitu.

TO UKDI = 4 April, 4 Juli, dan 10 Oktober
Penutupan pendaftaran TO = 4 Maret, 3 Juni, 10 September.
TO ini diadakan disetiap FK yg mengadakan UKDI.
Adapun persyaratan tryout UKDI:

  1. Pasfoto terbaru ( 6 bulan terakhir) ukuran 3x4, 5 ( lima ) lembar.
  2. Fotokopi KTP/SIM/Paspor.*
  3. Fomulir pendaftaran yang dapat diperoleh di Fakultas Kedokteran terdekat atau di Sekretariat KBUKDI. Formulir bs download di sini.
  4. Fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi/surat tanda lulus sementara/ surat keterangan yang menyatakan peserta adalah mahasiswa yang sedang mengikuti kepaniteraan.*
  5. Bukti setor biaya pendaftaran tryout Uji Kompetensi Dokter Indonesia (asli). No rekeningnya atas nama PB-IDI KDDKI (seperti dicalendar).Kalender UKDI dan TO bisa di download di sini

Senin, 19 Januari 2009

Berbagi Pengalaman Mengambil Sertifikat Kompetensi dan Mengurus STR

Kali ini aku pengen berbagi pengalaman gimana caranya ambil sertifikat kompetensi dan mengurus STR. Prosedurnya cukup sederhana dan mudah.

Hari itu, tanggal 15 Januari, secara mendadak aku pergi ke jakarta. Sesampai di Cengkareng aku langsung naek Damri ke Gambir dan dari sana menuju ke jl. Samratulangi, Menteng, Jakarta Pusat. Tenyata ga terlalu jauh dari Gambir. Setelah berhasil mencari sekretariat Kolegium Dokter dan Dokter Keluarga Indonesia yang ternyata satu kantor dengan IDI Pusat. Mencarinya mudah, dipinggir jalan banget di sebelah kiri ada plang IDI. Masuk ke dalam ke sekretariat KDDKI lalu kita ngomong ke ibu/bapak yang di kantor mau ambil sertifikat kompetensi. Lalu beliau akan menunjukkan kotak tulisan nama universitas kita dan menyuruh untuk mengambil sendiri. Aku pun segera mencari berkas beserta sertifikat kompetensi punyaku dan teman-teman yg nitip. Setelah selesai, aku menuliskan nama, tanggal pengambilan, dan paraf di buku tanda pengambilan sertifikat kompetensi dan berkas ukdi.

Setelah itu aku ngacir ke kantor KKI di Hang Jebat III, Kebayoran, Jakarta Selatan, dengan ojek. Sempet muter-muter, nanya sana sini, ternyata kantornya tepat di belakang kantor Depkes, dan dipermudah dengan adanya petunjuk arah di jalan, kayak Konsil Kedokteran Indonesia 200 meter lagi dkk. Sampai di sana ternyata ada kolom yang harus di isi di berkas yang udah aku ambil dari kolegium, yaitu kolom nomor ijazah, dan nomor sertifikat kompetensi. Aku langsung melengkapi 11 berkas yang aku urus. Dari 11 berkas itu hanya berkas aku saja yang diproses untuk mendapatkan resi STR langsung hari itu juga karena peraturannya yang langsung di proses adalah resi STR yang di urus sendiri oleh yang bersangkutan. Sisanya harus menunggu antrian dan baru selesai satu minggu lagi.

Alhamdulilah, aku udah mendapatkan sertifikat kompetensi dan resi STR. Resi ini sebagai bukti kalau kita telah menyerahkan berkas ke KKI untuk proses mendapatkan STR. STR akan dikirimkan ke alamat yang tercantum pada resi STR. Resi STR itu bisa digunakan sebagai tanda pengambilan STR di Kantor Pos Besar Kota masing-masing, satu bulan setelah tanggal resi STR dicetak. Intinya, setelah satu bulan aku harus ke Kantor Pos di Merdeka untuk mengambil STR dengan membawa bukti resi STR.

Nah, temen-temen yang nitip sertifikat kompetensi ke aku. Sertifikatnya bisa diambil di rumah sebelum hari jumat, 23 Januari, ya... sebab hari jumat aku mau pergi lagi.

Rabu, 07 Januari 2009

Sertifikat Kompetensi telah selesai

Sertifikat kompetensi yang merupakan STR sementara udah selesai sejak tanggal 5 Jan. Bisa di ambil secara langsung di sekretariat KDDI dgn membawa surat pengumuman kelulusan UKDI, boleh nitip dengan temen juga. Buat yg di luar jkt, sertifikat akan dikirim ke alamat rumah masing2. Setelah menerima sertifikat kompetensi diharuskan melegalisir ke FK masing2. STR akan dikirim 1-2 bulan kemudian

Kamis, 01 Januari 2009

Jadwal UKDI untuk 2009

Jadwal UKDI untuk tahun 2009 sudah dikeluarkan secara resmi oleh KB UKDI. UKDI akan dilakukan sebanyak 4 kali di tahun 2009.

Penutupan Pendaftaran Try Out: 4 Maret, 4 Juni, dan 10 September 2009
Try Out akan dilaksanakan: 4 April, 4 Juli, dan 10 Oktober 2009
Penutupan Pendaftaran UKDI: 28 Januari, 16 April, 15 Juli, 14 Oktober 2009
UKDI: 28 Februari, 16 Mei, 15 Agustus, 14 November 2009


Secara lengkap file Kalender UKDI 2009 beserta persyaratan mengikuti UKDI 2009 bisa DOWNLOAD DI SINI

Or tentang persyaratan UKDI bisa baca di dua topik sebelumnya.
Sedangkan untuk formulir UKDI bisa di download di topik sebelumnya.

Download Formulir UKDI dan STR

Di bawah ini ada formulir pendaftaran UKDI dan STR yang terbaru dari KB UKDI. Bagi sejawat yang belum mendapatkan formulir untuk ikut UKDI dari FK masing-masing silakan donwload ya.

1. Formulir 1a Download di sini
2. Formulir 1b Download di sini
3. Cara Pengisian Formulir Download di sini
4. Surat Sehat Download di sini
5. Persyaratan Pemohon STR Download di sini

TIPS DAN TRIK UKDI

Menjelang UKDI ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu:

Persiapan UKDI
1. Bahas soal-soal UKDI yang telah ada. Pembahasan satu soal itu meliputi diagnosisnya, gejala klinik, pemeriksaan penunjang, penatalaksaan, dan DD. Pembahasan dilakukan secara menyeluruh. Karena kisi-kisi soal UKDI itu tidak berubah, hanya yang ditanyanya berbeda. Misal: soal tifoid, bisa ditanya cuma diagnosisnya aja, tapi bisa juga pemeriksaan penunjang yg harus dilakukan untuk menegakkan diagnosis.
2. Untuk sejawat yang fakultasnya memiliki bimbel UKDI kayak di FKUI sebaiknya mengikuti bimbingannya secara intensif. Nah, buat FK yang tidak menyelenggarakan bimbel, haruslah kita sendiri yang berinisiatif untuk membuat kelompok belajar yan terdiri dari 3-7 orang.
3. Tiap anggota kelompok memdapat tugas untuk membahas suatu paket soal UKDI dan
dipresentasikan kepada semua anggota kelompok. Jadwal belajar bisa didiskusikan sesuai kesepakatan kelompok. Keuntungan dari belajar kelompok adalah kita tidak usah terlalu repot membahas soal sendirian karena sebagian udah dipresentasikan oleh anggota kelompok yang lain.
4. Dalam membahas soal UKDI yang dijadikan pedoman/ajuan adalah standar dari FKUI.
Jadi, semua buku yang dipakai sebaiknya adalah yang diterbitkan FKUI. Lupakan sejenak standar penatalaksaan/profesi yang biasa kita lakukan di RS/FK kita masing-masing. Kenapa? karena hampir semua jawaban soal UKDI ada di dalam buku-buku terbitan FKUI.
5. Sebagian besar jawaban soal UKDI bisa ditemukan pada buku Kapita Selekta I dan II
terbitan FKUI (yang warna biru dan hijau). Untuk pembahasan mendalam bisa ditemukan pada text book made in FKUI.
6. Kalau ikutan TO UKDI sebaiknya bersama teman-teman, catatlah soal itu demi
kepentingan bersama.

Saat UKDI
1. Hadir ke lokasi ujian 30 menit sebelumnya dengan membawa tanda pengenal peserta
UKDI tentunya.
2. Siapkan semua alat tulis, seperti: pensil 2B dua buah, pena, dan penghapus. Papan alas menulis tidak diperbolehkan untuk digunakan. Soal UKDI boleh dicoret jika perlu.
3. Sebelum memulai ujian berdoa dulu. Matikan alat komunikasi dll.
4. Setelah menuliskan data pribadi di lembar jawaban konputer dan telah menandatangi lembar jawaban dan soal UKDI maka periksalah soal kita tiap halamannya. Jika ada yang rusak segera minta ganti kepada pengawas ujian.
5. Cara menjawab soal adalah dengan membaca pertanyaannya dulu yang biasanya berada di kalimat terakhir pada paragraf soal kasus. Jangan membaca soal dari pertama karena soal UKDI itu biasanya panjang banget dan terkadang ada beberapa soal yang
pertanyaannya ga nyambung alias ga sesuai dengan kasus pada soal.
6. Setelah membaca pertanyaan di kalimat terakhir, bacalah kasusnya dari awal (kalimat pertama). Garis bawahi jenis kelamin, umur, gejala klinik, dan pemeriksaan fisik dan penunjang yang didapat. Jawaban yang tidak mungkin segera dicoret.
7. Teknik menjawabnya mirip saat kita SPMB dulu. Jika telah menemukan jawabannya
segera penuhi lingkaran jawaban pada lembar jawaban dengan pensil.
8. Ingat soal UKDI berjumlah 200 soal dan waktu pengerjaan 200 menit. Artinya 1 soal
dikerjakan dalam 1 menit.
9. Jika ada soal yang sulit dan kita tidak tahu jawabannya. Sebaiknya soal itu jangan dilewati. Akan tetapi, Tebaklah jawabannya dengan jawaban yang kira-kira mendekati. Lalu segera lingkari lingkaran pada lembar jawaban. Karena sempitnya waktu, biasanya kita tidak sempat lagi untuk kembali pada soal yang belum kita jawab sebelumnya. Jadi, akan lebih baik setiap soal langsung kita jawab dengan memberi bulat penuh pada lembar jawaban yang ada.
10. Saat UKDI tidak akan sempat buat mencontek. So, jauhkan niat itu jauh-jauh. Lagi pula kita menandatangai surat pernyataan yang menyatakan kita siap tidak lulus UKDI jika ketahuan menyontek
11. Jika masih ada waktu periksalah kembali jawaban kita.
12. Saat waktu ujian UKDI berakhir, lembar jawaban cukup di taruh di atas meja ujian. Nanti pengawas yang akan mengambilnya.

Setelah UKDI
1. Saatnya untuk banyak berdoa dan tawakal.
2. Hal yang perlu diketahui batas lulus UKDI itu berubah tergantung dari nilai rata-rata peserta UKDI di seluruh Indonesia. Nilai rata-rata dihitung berdasarkan persentase soal yang berhasil dijawab dengan benar. Contohnya seperti pada UKDI bulan agustus 2008: Nilai rata-rata peserta UKDI di Indonesi 48,5%, kemudian KB UKDI menetapkan batas lulus adalah 48,5%. Sedangkan pada UKDI November 2008: Nilai rata-rata peserta UKDI adalah 57,3%, lalu KB UKDI menetapkan batas lulus adalah 50%. Ada kecenderungan tiap UKDI kemampuan peserta meningkat sehingga standarnya pun meningkat.
3. Pengumuman UKDI dilakukan 3-4 minggu setelah pelaksaan UKDI. Tiap orang mendapatkan amplop tertutup. Sertifikat kompetensi diterbitkan 2 minggu setelah pengumuman, dan STR setelah 1 bulan dari tanggal pengumuman UKDI. STR akan dikirimkan via pos atau dapat diambil sendiri ke sekretariat KB UKDI di Jakarta dengan membawa surat pengumuman kelulusan UKDI.

Prosedur Uji Kompetensi Dokter Indonesia

Syarat dan Prosedur Uji Kompetensi Dokter Indonesia

1. Syarat-syarat peserta ujian :

* Memiliki ijazah dokter/tanda lulus dari fakultas kedokteran atau Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD)
* Sudah menjalani angkat sumpah dokter yang dibuktikan dengan sertifikat angka sumpah
* Mendaftarkan diri ke panitia pelaksanaan program sertifikasi dokter
* Membayar biaya ujian sesuai ketentuan yang berlaku

2. Peserta ujian ulang :

* Adalah peserta yang gagal di ujian pertama dan mendaftar kembali untuk mengikuti ujian ulang pertama. Peserta harus menyertakan nomor ujian yang telah dimiliki ketika mendaftar ulang
* Mengulang dengan modul adalah peserta yang gagal pada dua kali ujian dan mendaftar kembali untuk mengikuti ujian
* Modul (diberi soal untuk dijawab di rumah)

3. Prosedur Pendaftaran Ujian

1. Peserta dapat mendaftar melalui :

* Fakultas kedokteran atau Program Studi Pendidikan Dokter di seluruh Indonesia
* Sekretariat KBUKDI : Jl. Sam Ratulangi No.29 Jakarta 10350 - Telp/Fax : 021-3908435 -
* Email : komitebersama@yahoo.com

2. Peserta yang dapat mengikuti Uji Kompetensi Dokter adalah: Dokter lulusan fakultas kedokteran/ PSPKD yang akan memerlukan Sertifikat
Kompetensi Dokter

3. Urutan penyusunan dokumen pendaftaran:
•Pasfoto terbaru (6 bulan terakhir) berwarna dengan latar belakang merah ukuran 4x6 (6 lembar), 3x4 (5 lembar), 2x3 (2 lembar)
•Fotokopi bukti identitas (KTP/SIM/Paspor)
•Fotocopy legalisir ijazah dokter atau ijazah sementara
•Daftar Isian Surat Keterangan Sehat Bagi Dokter/Dokter Gigi *)
•Surat Keterangan Sehat Fisik dan Mental
•Bukti setor biaya STR, Rp 250.000,- per peserta yang disetorkan ke rekening Bank BNI Cabang Melawai Raya Kebayoran Baru Jakarta Selatan No. 93.20.5556 atas nama Konsil Kedokteran Indonesia
•Formulir pendaftaran 1a*)
•Formulir pendaftaran 1b*)
•Bukti Angkat Sumpah (legalisir)
•Bukti setor biaya Uji Kompetensi Dokter Indonesia sebesar Rp 300.000,- per peserta yang disetorkan melalui Bank BNI Cabang Menteng no. Rekening 149.112.966 atas nama PB IDI-KDDKI

1. Semua dokumen dimasukkan ke Amplop berwarna Coklat polos, ukuran F4 dan dibagian muka dituliskan identitas peserta dan dikembalikan kepada petugas pendaftaran
2. Peserta yang telah mendaftar tidak dapat membatalkan keikutsertaannya. Biaya dan dokumen pendaftaran tidak dapat dikembalikan oleh KBUKDI
3. Pendaftaran dianggap sah bila telah melengkapi semua dokumen yang disyaratkan dan telah membayar biaya Uji Kompetensi

Pelaksanaan Uji Kompetensi
1. Komite Bersama UKDI akan mengirimkan konfirmasi jumlah peserta dan nomor ujian ke setiap tempat pendaftaran 4 hari sebelum tanggal pelaksanaan ujian
2. Peserta akan mendapatkan Kartu Tanda Peserta Uji Kompetensi yang dapat diambil di tempat pendaftaran
3. Pada hari pelaksanaan Uji Kompetensi, setiap peserta harus membawa Kartu Tanda Peserta ke tempat pelaksanaan ujian.
4. Peserta Uji Kompetensi tidak dibenarkan menukar lokasi ujian setelah formulir pendaftaran dikirimkan
5. Ujian dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung selama 200 menit

Sumber: www.inamc.or.id