Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Mata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Mata. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 November 2011

Perawatan Mata Juling (Strabismus)

Seperti gangguan lain binocular visi, tujuan terapi utama bagi mereka dengan strabismus adalah nyaman, satu, jelas, normal binocular visi di semua jarak dan arah tatapan. Sedangkan amblyopia, jika kecil dan terdeteksi dini, dapat sering diperbaiki dengan menggunakan Eyepatch pada mata dominan dan/atau terapi visi, penggunaan eyepatches tidak mungkin mengubah sudut strabismus.

Strabismus yang canggih biasanya diobati dengan kombinasi kacamata atau prisms, terapi visi, dan operasi, tergantung pada alasan mendasar misalignment. Operasi tidak mengubah visi; ini upaya untuk menyelaraskan mata dengan memperpendek, memanjang, atau mengubah posisi satu atau lebih dari otot-otot extraocular mata dan sering merupakan satu-satunya cara untuk mencapai perbaikan kosmetik.

Kacamata mempengaruhi posisi dengan mengubah reaksi orang berfokus. Prisms mengubah cara cahaya, dan karena itu gambar, menyerang mata, simulasi perubahan dalam posisi mata.

Awal perawatan strabismus dan/atau amblyopia di masa kanak-kanak dapat mengurangi kesempatan untuk mengembangkan amblyopia dan persepsi kedalaman masalah. Kebanyakan anak-anak akhirnya memulihkan dari amblyopia oleh sekitar usia 10, jika mereka tidak memiliki manfaat dari perbaikan dan perbaikan kacamata.


Blog editor: dr. wahyu triasmara

Kamis, 01 September 2011

Lensa Kontak dapat Menyebabkan Kebutaan

Baru-baru ini para ahli di London, Inggris, membuat peringatan bagi penggemar lensa kontak yang tak bisa merawat mata ketika menggunakannya. Pasalnya iritasi atau bahkan penyakit mata serius seperti keratitis mikroba mengintai mata Anda. Jika tidak diobati, hal itu dapat menyebabkan kerusakan visual yang permanen. Dan dalam kasus yang ekstrim bisa menyebabkan kebutaan.

Seperti dilansir Zeenews Ahad (21/8), lensa kontak adalah salah satu penyebab utama infeksi kornea. Parwez Hossain, seorang dosen senior oftalmologi di Universitas Southampton unit mata, mengatakan, banyak kasus yang dapat dihindari jika orang menyisihkan waktu untuk membersihkan dan menyimpan lensa dengan baik.

"Lensa kontak adalah salah satu penyebab utama infeksi kornea, sebagian besar berasal dari cara merawat yang salah," jelasnya.

Bakteri Pseudomonas merupakan mikroba yang paling umum menyebabkan keratitis, sedangkan yang paling berbahaya adalah acanthamoeba, organisme satu sel yang ditemukan dalam air keran, terutama di daerah berair yang menyebabkan kasus kotornya lensa.

"Pseudomonas dan acanthamoeba secara alami terdapat di lingkungan, terutama di kamar mandi. Menyimpan lensa Anda dalam air keran dapat membuat Anda berada dalam masalah," jelasnya.

"Bahkan, kamar mandi bukan tempat terbaik untuk meletakkan lensa kontak Anda. Dan Anda harus selalu menggunakan pembersih lensa steril sebagai solusi," kata Dr Simon Kilvington, seorang ahli mikrobiologi dari University of Leicester seperti dilansir Dailymail.

Ketika tidur, lensa kontak yang sudah seharian dipakai harus dilepas karena sudah kotor. Hal ini memberikan waktu istirahat bagi mata. Jika tidak, berbagai penyakit mata dan infeksi kornea akan menyerang mata anda. Jika tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan kerusakan visual yang permanen hingga menyebabkan kebutaan.

Bahkan penelitian di Belanda pada tahun 1999, menemukan bahwa pemakai lensa soft-tiga kali lebih mungkin untuk terinfeksi keratitis mikroba. Daripada mereka yang memakai kacamata.

1. Lakukan dan Jangan Lakukan di dalam memakai Lensa Kontak

Lakukan
  • Selalu laksanakan dengan tegas saran dan petunjuk pemakaian yang direkomendasikan oleh Optician anda dan petunjuk dari pabrik.

  • Tanyakan Optician anda  jika mata anda merah, sakit atau penglihatan buram.

  • Selalu cuci tangan dengan bersih memakai sabun dan air sebelum memakai lensa kontak Anda dan keringkan dengan handuk.

  • Selalu periksa lensa kontak anda tidak terbalik sebelum memakainya.

  • Selalu mulai dengan lensa kontak mata yang kanan agar tidak tertukar.

  • Pakailah lensa kontak sebelum make-up dan melepaskannya sebelum menghapus make-up.

  • Pastikan lensa kontak Anda basah setiap saat, baik didalam mata atau ketika disimpan didalam tempat lensa kontak.

  • Setelah melepas lensa kontak, bersihkan dan cuci lensa kontak Anda menggunakan larutan pembersih.

  • Bersihkan tempat lensa kontak Anda setiap setelah pemakaian dengan larutan pembersih dan ganti setiap 3 bulan sekali.

  • Pastikan anda memiliki sepasang kacamata cadangan.

  • Lakukan pemriksaan mata 12 bulan sekali atau sesuai anjuran Optician anda.

Jangan lakukan
  • Jangan memakai lensa kontak anda  jika mata merah, sakit atau penglihatan buram.

  • Jangan memakai lensa kontak jika rusak.

  • Jangan memakai lensa kontak  lebih lama dari yang diinstruksikan oleh Optician.

  • Jangan menggunakan lensa kontak  yang telah kadaluwarsa.

  • Jangan gunakan air keran atau air liur pada lensa kontak.

  • Jangan menggosok mata bila Anda memakai lensa kontak.

  • Jangan tidur memakai lensa kontak.

  • Jangan memakai lensa kontak pada saat berenang kecuali bila Anda memakai kacamata renang.

  • Jangan memakai lensa kontak orang lain.

  • Jangan lupa untuk memeriksa mata setiap 12 bulan sekali  atau sesuai yang direkomendasikan oleh Optician anda.

  • Jangan letakkan lensa kontak di atas televisi atau diatas alat yang hangat atau panas.

2. Cara merawat Lensa Kontak

1. Larutan serba guna
Larutan serba guna lensa kontak berfungsi membersihkan, mensterilkan dan menyimpan lensa kontak. Lensa kontak bulanan dan tahunan harus direndam oleh larutan minimal 6 jam untuk mencuci lensa kontak sehingga terhindar dari kontaminasi yang merusak mata.

2. Larutan  pencuci lensa kontak
Larutan pencuci lensa kontak biasanya dianjurkan untuk lensa kontak tahunan, namun dapat digunakan juga oleh lensa kontak bulanan. Larutan pencuci digunakan untuk menghilangkan sisa - sisa yang menumpuk di lensa kontak, seperti minyak dan protein. Jika hal tersebut tidak lakukan dapat mengakibatkan ketidaknyaman, iritasi mata dan mengurangi masa pakai lensa kontak
3. Pembersih tetes lensa kontak 
Pembersih tetes dapat meningkatkan kenyamanan dalam ruangan ber-AC dan lingkungan yang kering.

4. Merawat tempat lensa kontak Anda

Setelah setiap kali digunakan, bersihkan tempat lensa kontak dengan solusi larutan serba guna dan tinggalkan di udara kering. Ganti tempat lensa kontak setiap tiga bulan.

5. Kunjungan ke Optik untuk pemeriksaan
Kunjungan ke Optik untuk pemeriksaan adalah penting untuk memastikan kesehatan mata dan kenyamanan pemakai. Lebih baik anda datang berkunjung ke optik ketika masa pakai lensa kontak anda berakhir. Anda juga harus membawa tempat lensa kontak Anda yang lama dan kacamata anda ketika berkunjung kembali ke Optik.


source: liputan6.com
blog editor: dr. wahyu triasmara

Kamis, 24 Maret 2011

Penyebab dan Tips Menghilangkan Lingkar Hitam Mata

Kulit di sekitar mata adalah kulit yang paling tipis jika dibandingkan dengan kulit di bagian tubuh kita yang lain. Oleh karena itu, kulit di area mata dapat dengan cepat merefleksikan kondisinya. Bayangan gelap yang nampak adalah pembuluh darah yang berada di bawah kulit tersebut. Jika darah mengalir memenuhi pembuluh-pembuluh ini maka akan nampak sebagai bayang-bayang atau lingkaran hitam di bawah mata.


Selama ini, lingkaran hitam ini dianggap sebagai akibat kelelahan. Padahal penyebabnya bisa bermacam-macam. Jika dibiarkan saja, tentu bayang-bayang hitam ini akan merusak penampilan Anda. Ketahui penyebabnya di bawah ini dan temukan solusi yang sesuai untuk mengatasinya.

1. Keturunan
Ketipisan kulit di sekitar mata berbeda-beda pada setiap orang, biasanya hal ini disebabkan karena keturunan. Semakin tipis kulit seseorang, maka semakin nampak jelas bayang-bayang hitam di bawah mata.

2. Alergi
Akibat mata yang gatal karena alergi, orang akan cenderung menggosok kulit di sekitar mata. Hal ini akan membuat darah terpacu memenuhi pembuluh-pembuluh di bawah mata, yang akan membuatnya nampak gelap. Beberapa alergi pada makanan juga menyebabkan lingkaran hitam ini. Pencegahan terhadap alergi dan membiasakan diri tidak menggosok mata perlu diingat untuk Anda yang memiliki alergi pada mata.

3. Perawatan medis
Beberapa perawatan medis menyebabkan pembesaran pembuluh darah dan perubahan aliran darah yang nampak jelas pada kulit di bawah mata.

 4. Kelelahan
Kurang tidur atau kelelahan yang berlebihan akan membuat mata bekerja lebih keras sehingga pembuluh-pembuluh darah di sekitar mata juga lebih aktif dan terlihat sebagai bayang-bayang hitam di bawah kulit mata. Istirahat dan tidur yang cukup adalah solusi yang paling baik.

5. Usia
Seiring dengan bertambahnya usia, kulit akan kehilangan kolagen yang membuatnya menjadi lebih tipis dan tembus pandang. Dengan demikian bayang-bayang gelap akan semakin nampak. Perawatan untuk meremajakan kulit akan mengurangi lingkaran hitam yang muncul akibat usia.

6. Anemia
Kekurangan zat besi yang merupakan tipe paling umum dari anemia, juga bisa menyebabkan bayang-bayang hitam ini. Pada masa kehamilan dan menstruasi kulit akan menjadi lebih pucat karena kekurangan asupan zat besi dan hal ini menyebabkan pembuluh-pembuluh darah di bawah mata lebih jelas terlihat sebagai bayang-bayang hitam. Konsumsi suplemen zat besi atau penambah darah akan mengatasi masalah ini.
Untuk tips menghilangkan warna hitam pd daerah sekitar mata cobalah cara berikut ini:
  1. Pemijatan: Lakukan pemijatan pada bagian kantung mata menggunakan jari tangan bagian tengah. Arahnya dari ujung dalam ke arah ujung pinggir mata.
  2. Gunakan Krim Mata: Kenakan krim mata yang mengandung asam glikolat untuk mencegah dan membantu mengatasi kerut mata dan lingkaran hitam.
  3. Es Batu: Bila mata Anda letih karena terlalu lama di depan layar komputer, ambil sebongkah kecil es batu lalu usapkan pada sekeliling mata. Cara ini akan membuat peredaran darah kembali lancar sehingga mata menjadi segar.
  4. Konsumsi vitamin : Vitamin C dosis tinggi sangat baik untuk mata karena akan membantu pembentukan kolagen yang dapat mengurangi proses pigmentasi di sekeliling mata.
source: detikhalth.com
blog editor: dr. wahyu triasmara

Rabu, 16 Maret 2011

Informasi Penyakit : Retinitis Pigmentosa ( Penyebab dan Penanganannya )

Retinitis pigmentosa (RP) adalah kelompok kelainan yang diturunkan (inherited disorders) yang ditandai dengan kehilangan penglihatan perifer yang berkelanjutan (progressive peripheral vision loss) dan kesulitan melihat di malam hari atau dengan cahaya suram (nyctalopia) yang menimbulkan kehilangan penglihatan sentral (central vision loss).

Epidemiologi


RP memengaruhi 1 dari 5000 penduduk di seluruh dunia.

Usia
RP biasanya didiagnosis pada masa dewasa muda (young adulthood), meskipun dapat juga ditemukan pada masa kanak-kanak (infancy) hingga pertengahan usia 30-an sampai 50-an.

Penyebab

Kematian sel fotoreseptor (sebagian besar adalah fotoreseptor sel batang/rod).

Defek molekuler (molecular defects) pada lebih dari seratus gen yang berbeda.

Pada 75% kasus X-linked RP disebabkan oleh mutasi pada gen RPGR.

Di United States, sekitar 30% kasus autosomal dominant RP disebabkan oleh mutasi pada "the gene for rhodopsin" (gen pembentuk rhodopsin/red photopigment), sekitar 15% kasus ini merupakan mutasi single point.

Pada beberapa kasus RP autosomal recessive, ditemukan adanya mutasi pada beta-phosphodiesterase, suatu protein penting pada phototransduction cascade.

Patofisiologi (Riwayat Perjalanan Penyakit)

 
RP secara khas dipercaya sebagai suatu dystrophy (kelainan degeneratif, biasanya karena kekurangan nutrisi tubuh) sel batang-kerucut dimana defek genetik menyebabkan kematian sel (apoptosis), sebagian besar di fotoreseptor sel batang; sebagian kecil, defek genetik memengaruhi retinal pigment epithelium (RPE) dan fotoreseptor sel kerucut.

Variasi fenotip sangat signifikan karena lebih dari seratus gen dapat menyebabkan RP.

Jalur akhir (final common pathway) RP menyisakan kematian sel fotoreseptor oleh karena apoptosis. Perubahan histologis pertama yang ditemukan di fotoreseptor adalah pemendekan segmen luar sel batang. Segmen luar semakin memendek, diikuti hilangnya fotoreseptor sel batang. Proses ini berlangsung di mid perifer retina. Daerah (region) retina ini menggambarkan apoptosis sel dengan penurunan nuclei di lapisan inti luar (outer nuclear layer). Dalam banyak kasus, degenerasi cenderung memburuk di inferior retina, karena itu menyarankan suatu peran untuk terpapar cahaya (a role for light exposure).

Jalur akhir (final common pathway) RP adalah kematian secara khas fotoreseptor sel batang yang cenderung menyebabkan kehilangan penglihatan (vision loss). Karena sel batang paling banyak ditemukan di midperipheral retina, maka hilangnya sel di daerah ini akan menyebabkan hilangnya penglihatan tepi (peripheral vision loss) dan hilangnya penglihatan malam hari (night vision loss).
Kematian fotoreseptor sel kerucut mirip dengan apoptosis sel batang dengan pemendekan bagian luar (outer segments) yang diikuti oleh kehilangan sel. Proses ini dapat berlangsung cepat atau lambat pada berbagai macam RP.

Manifestasi Klinis

Menurut Prof. Sidarta Ilyas (2007):
1. Sukar melihat di malam hari.
2. Lapang penglihatan menyempit.
3. Penglihatan sentral dinyatakan dengan adanya buta warna.
4. Retina mempunyai bercak dan pita halus yang berwarna hitam.

Menurut Chantal Simon, et. al. (2006):
5. Biasanya pertama tampak pada masa remaja (adolescence).
6. Terdapat black pigment flecks di retina dan optic atrophy.
7. Dapat berkembang menjadi kebutaan.

Menurut Myron Yanoff (1998):
8. Decreased night vision (nyctalopia) dan decreased color vision
9. Kehilangan penglihatan perifer (loss of peripheral vision)
10. Penglihatan kabur (blurry vision)
11. Terdapat gumpalan pigmen (pigment clumping) atau "bone spicule formation" di retina perifer
12. Terdapat area atrofi pigmen retina
13. Pelemahan pembuluh darah arteri yang sangat kecil/arteriol (arteriolar attenuation)
14. Optic nerve "waxy" pallor15. Pigmented cells di vitreous
16. Stellate pattern to posterior lens capsule opacification
17. Cystoid macular edema18. Epimacular membrane

Berbeda dengan pendapat para ahli di atas, maka David G Telander (2007) mengusulkan lima hal khas pada RP:
1. Nyctalopia ( bersinonim dengan: night blindness, moon blindness, mooneye).

Ini merupakan gejala paling awal pada RP. Dipertimbangkan sebagai hallmark (= pathognomonic, tanda penting, khas) untuk RP.

Pasien biasanya mengeluh kesulitan menyelesaikan tugas di malam hari tau di tempat yang gelap/kurang cahaya, seperti: sulit berjalan dalam ruangan yng cahayanya kurang terang (contoh: di gedung bioskop).

Pasien juga merasa kesulitan untuk mengemudi dengan cahaya redup, dalam kondisi berdebu, atau berkabut.

Pasien juga mengeluh saat ini memerlukan waktu yang lebih lama untuk beradaptasi dari tempat terng ke tempat gelap dibandingkan dengan kondisi sebelumnya.

2. Kehilangan penglihatan (visual loss).
Peripheral vision loss seringkali tnpa gejala/keluhan (asymptomatic). Bagaimanapun juga, beberapa pasien memerhatikan hal ini dan melaporkannya seperti melihat terowongan (tunnel vision).
Pasien biasanya mengeluh suka menabrak mebel atau perabot rumah tngga (meja, kursi, dll). Atau kesulitan saat berolahraga yang memerlukan penglihatan perifer (peripheral vision), misalnya: tenis, basket.

Kehilangan penglihatan (loss of vision) biasanya tanpa disertai rasa sakit (painless) dan berkembang secara perlahan.

3. Photopsia
Banyak pasien dengan RP melaporkan melihat pijaran halilintar kecil atau kilatan cahaya dan mendeskripsikan apa yang mereka lihat itu sebagai cahaya yang kecil, berkilauan atau berkelip-kelip (shimmering), berkedip-kedip (blinking).

4. Riwayat dan silsilah keluarga (family history with pedigree) dan pemeriksaan anggota keluarga yang teliti dapat sangat membantu.

5. Riwayat pemakaian obat (drug history) amat penting untuk mengetahui adanya phenothiazine/thioridazine toxicity.

Khas:
1. Pada funduskopi terlihat penumpukan pigmen perivaskuler di bagian perifer retina.

2. Terdapat degenerasi sel epitel retina terutama sel batang dan atrofi saraf optik, menyebar tanpa gejala peradangan.

3. Sel dalam badan kaca dengan papil pucat.

Gambaran Fundus pada RP:
1. Bone spiculesTerdapat gambaran midperipheral retinal hyperpigmentation dalam pola yang karakteristik.

2. Optic nerve waxy pallor

3. Atrofi retinal pigment epithelium (RPE) di mid perifer retina

4. Pelemahan arteriol retina (retinal arteriolar attenuation)

Untuk diketahui, retina tampak tidak berubah (unaffected) pada stadium awal RP.

Pemeriksaan atau Tes pada RP:

1. Imaging Studies

Meskipun fluorescein angiography jarang berguna untuk menegakkan diagnosis, keberadaan cystoid macular edema dapat dikonfirmasikan dengan tes ini.

2. Electroretinogram (ERG)

ERG merupakan tes diagnostik yang paling critical (penting dan diperlukan) untuk RP karena menyediakan pengukuran objektif fungsi sel batang (rod) dan kerucut (cone) di retina dan peka (sensitive) bahkan untuk kerusakan photoreceptor yang ringan.

3. Formal visual field

Progressive loss of peripheral vision merupakan gejala utama yang menyertai perubahan visual acuity. Oleh karena itu, tes ini merupakan alat ukur paling bermanfaat untuk melakukan ongoing follow-up care pada pasien RP.

Goldmann (kinetic) perimetry direkomendasikan karena dapat dengan mudah mendeteksi perubahan progressive visual field.

4. Color testing

Umumnya terdapat mild blue-yellow axis color defects, meskipun pasien tidak mengeluh kesulitan tentang persepsi warna.

5. Adaptasi gelap (Dark adaptation)

Pasien biasanya sensitif cahaya terang (bright light).

6. Genetic subtyping

Merupakan tes definitive untuk mengidentifikasi particular defect.

Penatalaksanaan


1. Prof. Sidarta Ilyas (2007) menganjurkan pemberian vitamin A larut-air 10.000-15.000 IU, kurangi makan lemak sampai 15 % kalori harian, dan tambahan diet dengan Zinc.

2. Myron Yanoff (1998) menyarankan obati/hilangkan penyebab pokok (underlying cause) jika berhubungan dengan sindrom sistemik. Berikanlah suplemen vitamin E, C, dan karoten.

3. Beberapa pilihan terapi menurut David G Telander (2007)

    1. Vitamin A palmitate dosis 15 ribu U per hari.

    2. Beta-carotene dosis 25 ribu IU.

    3. Docosahexaenoic acid (DHA)
        DHA merupakan omega-3 polyunsaturated fatty acid
        dan antioxidant. 
4. Acetazolamide

Efek samping obat ini, yaitu: kelelahan (fatigue), batu ginjal, kehilangan selera makan, hand tingling, dan anemia, telah membatasi penggunaannya.

5. Lutein/zeaxanthin

Lutein dan zeaxanthin adalah macular pigments yang tidak dapat diproduksi tubuh namun dapat diperoleh dari makanan.

Lutein dapat melindungi macula dari kerusakan okidatif, dan suplementasi oral telah terbukti meningkatkan pigmen macular.

Dosis 20 mg per hari telah direkomendasikan.

6. Vitamin E dosis 800 IU per hari telah direkomendasikan.

7. Vitamin C (ascorbic acid) dosis 1000 mg per hari. Namun belum ada bukti nyata dan penelitian lanjut tentang manfaat vitamin C pada RP.

8. Bilberry dosis 80 mg, sebagai obat alternatif. Namun belum ada studi kontrol tentang safety atau efficacy dalam mengobati pasien RP.

9. Perawatan bedah (Surgical Care), misalnya:
Cataract extraction. Bedah katarak seringkali bermanfaat pada stadium kemudian (later stages) RP.

Penggunaan perioperatif kortikosteroid direkomendasikan untuk mencegah postoperative cystoid macular edema.

10. Beberapa terapi RP di masa depan yang sedang dikembangkan dan diteliti lebih lanjut adalah:

a. Growth factors
Pada hewan percobaan, ciliary neurotrophic factor (CNTF) telah berhasil memperlambat degenerasi retina.

b. Transplantasi (seperti: RPE cell transplants, stem cells)

c. Retinal prosthesis ( = phototransducing chip,
subretinal microphotodiodes)

d. terapi gen (gene therapy)

Farmakoterapi RP
Farmakoterapi RP bertujuan untuk mengurangi morbiditas dan mencegah komplikasi.

Terapi RP secara garis besar dibagi sebagai berikut:

Vitamin dan antioksidan
Dapat menunda degenerasi RPE. Misalnya:

1. Vitamin A, dosis: 15,000-25,000 IU PO qd
2. Vitamin E, dosis: 800 IU PO qd
3. Ascorbic acid, dosis: 1000 mg/d PO
4. Lutein atau Zeaxanthin, dosis: 20 mg PO qd

Alternative medicines/herbal medications

Hanya berdasarkan pengakuan (testimonial), dipercaya dapat memperlambat kemunduran penglihatan melalui anjuran/nasihat. Misalnya:

1. Bilberry, dosis: 80 mg PO qd
2. Beta-carotene, dosis: 15,000-25,000 IU PO qd

Calcium channel blockers

Mengurangi kadar toksik GMP siklik di RPE. Misalnya: diltiazem.

Carbonic anhydrase inhibitors

Mengurangi edem makular sistoid yang berhubungan dengan hilangnya penglihatan (visual loss) akibat RP.
Misalnya:

1 Acetazolamide (Diamox, Diamox Sequels)
Dosis diamox: 250 mg PO bid/qid
Dosis diamox sequels: 500 mg PO sekali atau dua kali sehari.

2. Methazolamide, dosis: 25-50 mg PO bid/qid

Komplikasi:
1. Penurunan penglihatan (decreased vision)

2. Katarak

3. Cystoid macular edema
4. Drusen in the optic nerve head

Diagnosis Banding:

1. Sifilis

2. Rubela kongenital

3. Defisiensi vitamin A

4. Intoksikasi fenotiazin

5. Resolusi ablasi retina eksudatif

6. Toxic retinopathy secondary to phenotiazines

7. Resolution of an old retinal detachment (serous or rhegmatogenous)

8. Choroideremia

9. End-stage Stargardt's disease

10. Gyrate atrophy

11. Congenital stationary night blindness

12. Diffuse unilateral neuroretinitis

13. ARMD nonexudative

14. Best disease

15. Keracunan (toxicity) chloroquine/ hydroxychloroquine

16. Chorioretinopathy (central serous)

17. Chronic progressive external ophthalmoplegia

18. Neuroretinitis diffuse unilateral subacute

19. Juvenile retinoschisis


Masalah Lain yang Perlu Dipertimbangkan:

1. Infeksi: TORCH (toxoplasmosis, other infections, rubella, cytomegalovirus infection, dan herpes simplex); congenital rubella; syphilis.

2. Keturunan (inherited): choroideremia, gyrate atrophy, Stargardt/fundus flavimaculatus, North Carolina macular dystrophy (NCMD), Bietti syndrome, pattern dystrophies, ocular albinism, cystinosis.
3. Toksisitas: thioridizine toxicity, oxalosis
4. Neoplasma: cancer-associated retinopathy (CAR)

5. Inflamasi: serous uveitis
6. Metabolik: refsum disease, abetalipoproteinemia


Catatan

1. RP merupakan kelainan yang bersifat herediter (keturunan). Pola pewarisannya: 20-25% autosomal dominant, 15-20% autosomal recessive, dan 5-10% X-linked.

2. Pemakaian kacamata dengan lapis gelap atau "protective eyewear dengan ultraviolet absorbing lenses" akan membantu pasien.

3. Penderita memerlukan konsultasi genetik disertai pengarahan pekerjaan dan vocational rehabilitation.

4. RP sering disertai pigmentasi retina berkelompok, gangguan penglihatan, dan katarak subkapsular.

5. Pada ±30 % pasien, RP sering berhubungan dengan kehilangan pendengaran (hearing loss). Banyak pasien ini didiagnosis sindrom Usher.

6. Usher syndrome merupakan bentuk RP yang disertai dengan kehilangan pendengaran (hearing loss). Sebanyak 10% pasien RP dapat disertai hearing loss, dan sebagian besar pasien ini memiliki Usher syndrome. Sebagian besar kasus Usher syndrome adalah autosomal recessive.

7. RP dan kehilangan pendengaran (hearing loss) juga berhubungan dengan Waardenburg syndrome, Alport syndrome, dan Refsum disease.

8. Mutasi pada gen ABCA4 dapat menyebabkan RP dan Stargardt disease.
9. Degenerasi sel kerucut dan batang retina disertai dengan perubahan central macular pigmentary atau biasa disebut bull's eye maculopathy. Choroideremia dan gyrate atrophy secara khas tampak dengan area/daerah atrofi retina perifer yang large scalloped.


source: berbagai sumber
blog editor: dr. wahyu triasmara

Sindrom Mata Kering

JIKA mata Anda terasa perih, gatal, kering, dan panas, Anda harus waspada. Bisa jadi Anda terkena sindrom mata kering. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Bagaimana pula cara mengatasinya?

Mata kering adalah salah satu penyakit mata yang sering menyerang perempuan, khususnya setelah memasuki masa menopause. Manurut dr Tri Rahayu, SpM, dari Jakarta Eye Center, mata kering adalah keadaan di mana lapisan mata tidak bisa melapisi bola mata dengan baik. Air mata diperlukan sebagai pelindung bola mata untuk mencegah kekeringan bola mata. Kalau air mata kering, bola mata akan kering. 
Ada tiga lapisan air mata. Pertama, lapisan minyak atau lapisan luar. Lapisan minyak ini dapat dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar kecil di pinggir kelopak mata yang bernama kelenjar meibom. Lapisan minyak ini berguna untuk melicinkan permukaan mata dan mengurangi penguapan air mata.

Kedua, lapisan air. Lapisan ini merupakan lapisan bagian tengah dari apa yang kita sebut sebagai air mata. Lapisan ini dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar kecil yang tersebar di konjungtiva. Air mata dihasilkan juga oleh kelenjar air (kelenjar lakrimal). Lapisan ini berfungsi untuk membersihkan mata dan mengeluarkan benda-benda asing atau iritan.

Ketiga, lapisan yang paling dalam yang terdiri dari lendir yang dihasilkan oleh sel lain di konjungtiva. Lapisan lendir ini memungkinkan air mata tersebar rata di permukaan mata dan membantu agar mata tetap basah. Tanpa lapisan ini, air mata tidak akan menempel ke mata.

Air mata pun terdiri dari dua macam. Air mata yang menjadi pelumas dan air mata yang menjadi pelumas mata dihasilkan terus sepanjang hari. Air mata diproduksi berlebihan jika mata terangsang oleh benda asing atau jika seseorang sedang emosi, seperti menangis.

Faktor Penyebab dan Gejala

Pada umumnya, mata kering memang sering dijumpai pada wanita usia lanjut. Namun, tak tertutup kemungkinan jika pada usia berapa pun, baik pria maupun wanita, dapat ditemukan mata kering.

Saat memasuki fase penuaan, tubuh kita memproduksi semakin sedikit lemak. Kekurangan lemak ini mempengaruhi lapisan air mata, terutama jenis lapisan lemak atau lapisan terluar dari lapisan air mata. Tanpa lapisan lemak ini, kata dr Tri, lapisan air mata lebih cepat menguap sehingga meninggalkan area yang kering pada kornea.

Selain karena faktor penuaan, masih banyak faktor yang dapat mempengaruhi lapisan air mata, seperti iklim yang kurang bersahabat, ruangan ber-AC, asap rokok, dan lensa kontak. Lensa kontak dapat menyerap lapisan air mata dan menyebabkan deposit protein pada permukaan lensa. "Semakin tinggi kadar air lensa kontak, semakin tinggi kadar penguapan," katanya.

Mata kering juga dapat terjadi karena arthritis atau sakit lendir. Mulut mungkin terasa kering karena produksi ludah yang berkurang. Karena itu, menelan dan makan menjadi sulit. Penggunaan obat-obat kronis, seperti obat tiroid, obat alergi, dan kekurangan vitamin A juga bisa membuat orang mengalami sindroma mata kering. "Aktivitas yang menyebabkan mata cenderung tidak berkedip, seperti bekerja di depan komputer, berenang, membaca, menonton TV, dan menyetir dalam waktu lama pun dapat menyebabkan mata menjadi kering," tambahnya.

Ada beberapa gejala yang dapat dirasakan oleh penderita mata kering, antara lain, mata sering gatal, berpasir, panas, lelah, pedih, merah, dan terasa seperti ada tekanan mata. "Jika keadaan berlanjut, mata semakin terasa tidak nyaman dan menjadi sangat sensitif terhadap cahaya," jelasnya.

Deteksi dan Pengobatan

Dengan pemeriksaan, dokter spesialis mata dapat menegakkan diagnosa mata kering. Kadang-kadang diperlukan beberapa pemeriksaan untuk mengukur produksi air mata. Salah satunya adalah pemeriksaan dengan lembar kertas filter yang dipasang di kelopak mata bawah untuk mengukur produksi air mata pada berbagai kondisi.

Dasar dari pengobatan mata kering adalah pemberian air mata buatan. Obat tetes mata buatan dapat dibeli tanpa resep dan digunakan sebagai pelumas mata serta menggantikan cairan yang hilang. Air mata buatan ini boleh dipakai sesering mungkin, atau sampai beberapa kali dalam satu jam.

Cara lain untuk menjaga mata tetap basah adalah dengan menghemat air mata yang dihasilkan secara alami. Air mata keluar dari mata melalui saluran air mata yang terdapat di kelopak mata, lalu masuk ke hidung. Saluran ini dapat ditutup oleh dokter mata sehingga air mata tidak keluar dan mata dapat lebih lama basah.

Bila setiap bangun tidur mata terasa kering, hal itu dapat diatasi dengan pemberian salep sebelum tidur. Salep ini akan membuat penglihatan buram untuk sementara waktu. Orang yang menderita mata kering mungkin hanya memerlukan obat tetes mata buatan yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Mata yang sangat kering dapat menimbulkan kerusakan pada mata.

Yang melegakan dari sindroma mata kering ini adalah bahwa penyakit ini tidak menimbulkan gangguan pada tajam atau tidaknya penglihatan. Namun pada kasus yang sangat parah, mata kering menimbulkan kekeruhan pada kornea. Apabila ini terjadi, penglihatan akan terganggu.
(Genie/Genie/tty) 



source: okezone.com
blog editor: dr. wahyu triasmara

Senin, 14 Maret 2011

Mengatasi Mata Belekan Pada Anak / Bayi

Belek adanya penyakit yang menyebabkan mata berair dan banyak mengeluarkan kotoran mata. Kondisi ini biasa dialami bayi. Beragam penyebabnya, antara lain:
 
  • Infeksi jalan lahir. Biasanya, infeksi jalan lahir didapat bayi ketika proses persalinan berlangsung. Dokter biasanya memberikan obat yang sesuai dengan penyebab infeksinya.
  • Adanya sumbatan pada saluran air mata bayi. Kondisi ini akan menghambat aliran air mata bayi ke rongga hidung, sehingga mata bayi pun berair terus-menerus. Nah, genangan air inilah yang bisa   mengundang kuman penyebab infeksi.
Bila kebetulan bayi Anda mengalami belekan, lakukanlah tindakan-tindakan berikut.
  • Perhatikan apakah belekan yang terjadi normal atau tidak.  
    • Jika masih normal, artinya hanya sedikit belek pada mata bayi di pagi hari dan tidak sampai mengganggu (membuat mata bayi lengket), maka Anda tidak perlu khawatir. Bersihkan saja matanya menggunakan kapas dan air hangat. Arahnya dari bagian dalam ke arah luar mata.
    • Jika belek bayi cukup banyak, sehingga menyebabkan matanya lengket, cobalah mengompres matanya dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat.  Biasanya, kotoran yang membuat mata bayi lengket akan lebih mudah dibersihkan. Jangan sekali-sekali menggunakan boorwater atau cairan pembersih mata.
  • Segera bawa ke dokter, jika belekan lebih dari tiga hari. Sebelumnya, perhatikan apakah bagian putih matanya merah atau tidak. Sampaikan hal ini ke dokter ketika berkonsultasi.
  • Waspada terjadinya infeksi, yakni jika matanya kemerahan. Dokter biasanya akan memberi obat untuk membantu mengatasi infeksi. Perhatikan cara memberikan obat mata pada bayi, tanyakan dengan jelas cara pakainya.
  •  Atasi penyumbatan saluran air mata jika hal ini terjadi dan infeksi telah diatasi. Untuk itu, kemungkinan Anda perlu melakukan pemijatan untuk membantu ‘membuka’ saluran air mata yang tersumbat.  Perlu Anda tahu, saluran air mata ada di bagian dalam mata, dekat dengan pangkal hidung. Langkah-langkahnya:
    • Cuci tangan sebelum memijat pangkal hidung bayi.  
    • Upayakan jangan sampai kuku jari tangan Anda melukai kulit bayi yang masih rentan.
    • Perhatikan pula, apakah kulit jari-jari tangan Anda tidak kasar. Sebab, kulit yang kasar bisa saja melukai bayi ketika Anda memijatnya.  
    • Pijatan biasanya dilakukan dengan menggerakkan ibu jari dari pangkal hidung  bayi (tepi mata sebelah dalam) ke arah hidung (ke arah bawah).  Atau, pijat dalam gerakan berputar-putar. Lakukan pijat hidung bayi ini 2 - 3 kali sehari.
    • Jika merasa bahwa ibu jari Anda terlalu besar, gunakan jari lain untuk memijat bagian tersebut.   
    • Ketika memijat, ingat bahwa kulit maupun otot si kecil masih sangat tipis. Jadi, Anda tak perlu menekannya dengan kuat, tetapi cukup menggosok/mengusapnya perlahan-lahan.
    • Ketelatenan Anda melakukan pemijatan ini setiap hari, sangat membantu upaya ‘mengeringkan’ genangan air mata yang mengganggu bayi.


    source: ayahbunda.co.id
    blog editor: dr. wahyu triasmara

Senin, 01 November 2010

Cara Terbaik Mengatasi Kantung Mata Kehitaman


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnv8lzEvQu-HP8_5grP3lgFMJSIgVTyZOFVflzAy1jIjfZYdwOSfU4B1bvHLa1somZWW92s75T2ymsgyfc34LP5nM622Yp6GaMM3QwkhT7tronE8PHi0565w7UqzVD6w4kSX9It_Hb7L8/s320/kantongmata.jpgMasalah kantung mata dan warna menghitam di kelopak bawah mata memang banyak sekali dikeluhkan dan ditanyakan oleh para wanita. Kondisi ini memang merusak pemandangan dan membuat perempuan kelihatan lebih tua daripada usia sebenarnya. 

Area seputar mata merupakan area berupa jaringan longgar sehingga gampang bengkak, terisi cairan atau lemak, dan mempunyai kulit yang lebih sensitif dibandingkan kulit pada bagian tubuh lain. Sekarang kita kupas tuntas ya, karena ternyata masalah ini tidak sesederhana yang kita kira. 

Penyebab ‘kantung mata’ yang menghitam ada berbagai macam, antara lain proses penuaan, kerusakan akibat sinar matahari, keturunan, alergi, dan kurang tidur (tidak permanen). Jaringan lemak di bawah mata akan menipis dengan bertambahnya usia, sehingga rongga mata bagian bawah yang tadinya terisi lemak menjadi cekung. Pantulan cahaya pada cekungan ini menyebabkan bayangan kehitaman. Selain itu, juga terjadi kerusakan pembuluh darah mikro pada daerah bawah mata tadi  yang diakibatkan oleh proses penuaan dan pajanan sinar ultra violet jangka panjang dari matahari. 

Hal ini terutama cepat terjadi pada orang yang mempunyai bakat keturunan. Pembuluh darah kecil tersebut menjadi lemah dan tidak stabil, mudah pecah, sehingga kulit mengkompensasi dengan membuat banyak pembuluh darah balik baru yang berwarna kebiruan. Sudahlah kulit menipis, banyak pembuluh darah kebiruan, maka kelihatan warna menjadi makin hitam pada bawah mata. 

Khusus untuk penderita alergi, warna kehitaman di bawah mata merupakan tanda khas alergi dan bisa muncul sejak usia anak-anak. Terjadinya karena seringnya gosokan dan garukan dilakukan pada daerah mata yang gatal. Bekas garukan ini menyebabkan warna kulit menjadi gelap sebagai mekanisme perlindungan tubuh.

Kantung mata terbentuk karena bertambahnya usia. Kulit bagian tengah (dermis) melemah, otot kendur, jadi menggantung karena ditarik ke bawah oleh gravitasi bumi selama bertahun-tahun, sinar matahari jangka panjang membuat bengkak, pembuluh darah lemah dan sering bocor, terjadi juga penumpukan cairan karena sistem pembuangan (limfatik) tidak lagi bisa bekerja dengan baik. Maka kemudian terjadilah kantung mata. Ada juga kantung mata yang justru berisi jaringan lemak berlebihan, hingga terlihat bengkak dan menonjol.
Mengatasi kantung mata  
  • Menghilangkan kantung mata tergantung penyebabnya. Hasil terbaik saat ini adalah dengan operasi blepharoplasty. Prosesnya, kulit kendur pada bawah mata dipotong persis di kelopak bawah, kulit dikurangi, cairan dikeluarkan, kemudian kulit ditarik dan dijahit kembali. Namun bila pengerjaannya tidak rapi, bekas jahitan bisa terlihat. 
  • Cara lain adalah bedah dengan menggunakan sinar laser. Sinar ini digunakan untuk memotong kulit dari bagian dalam kelopak mata, kemudian cairan atau lemak disedot. Karena tidak ada jahitan dan tidak berdarah, cara ini lebih disukai. Tapi cara ini hanya berguna untuk kantung mata yang berisi penumpukan lemak. Kulit kendur tidak menjadi lebih kencang, karena hanya isinya yang disedot.  
  • Kantung mata yang cekung dapat juga diobati dengan bedah transplantasi lemak. Lemak yang berlebih dari bagian tubuh sendiri – misalnya perut – disedot kemudian disuntikkan ke daerah kantung mata. Hasilnya tidak permanen karena perlahan-lahan lemak pindahan tadi akan diserap oleh tubuh. 
  • Tindakan bedah kantung mata harus dilakukan oleh dokter ahli yang berpengalaman yaitu dokter spesialis mata, atau dokter spesialis bedah plastik, atau dokter spesialis kulit dan kelamin yang terlatih khusus untuk tindakan ini. Biayanya mahal, berkisar jutaan hingga puluhan juta rupiah tergantung fasilitas, alat dan keahlian dokter. Jangan lupa, kantung mata yang telah dioperasi bisa terbentuk lagi dalam 5-10 tahun karena usia dan gravitasi, jadi hasilnya tidak permanen.
  • Mesoterapi. Cara ini banyak ditawarkan oleh klinik kecantikan dan diiklankan dapat menghilangkan kantung mata. Caranya dengan penyuntikan obat ke dalam kulit. Perlu diketahui, obat mesoterapi yang disuntikkan adalah pelarut lemak jadi hanya berguna untuk kantung mata karena lemak. Setelah tindakan ini akan terjadi memar yang cukup hebat pada bagian bawah mata. 
Mengatasi kehitaman bawah mata:
  • Harus dilihat dulu penyebabnya. Jika karena penuaan maka dapat dicoba krim kelopak mata yang mengandung zat antioksidan yang bekerja mengurangi bengkak dan membantu memperbaiki pembentukan kulit baru yang sehat. Krim atau gel kelopak mata yang direkomendasikan oleh dokter dermatologi adalah yang mengandung vitamin C, vitamin K dan turunan vitamin A (retinol). Tentu yang sudah lolos uji aman bagi mata. 
  • Kalau kehitamannya karena alergi tentu lain lagi penanganannya. Sebaiknya berobat ke dokter spesialis kulit dan kelamin yang mungkin akan bekerjasama dengan dokter spesialis mata. Dokter akan memberikan obat antialergi yang diminum dan dioles. Kalau alergi sudah bisa diatasi, baru diberikan krim pencerah warna kulit bawah mata dengan bahan yang relatif aman.
  • Hasil pengobatan akan terlihat dalam waktu lama dengan pemakaian krim yang teratur, bisa berbulan-bulan hingga tahunan. Oleh sebab itu cara terbaik untuk menutupi warna hitam sambil mengobati adalah dengan mengoleskan krim penutup noda (concealer). Disarankan yang berwarna kekuningan dan paling mendekati warna kulit kita. Krim jenis ini dipunyai oleh hampir semua merek kosmetik ternama di Indonesia, sebaiknya pilih yang sudah bersertifikat halal.  
Mengatasi kantung mata dan kehitaman ‘darurat’ secara alami
Cara di bawah ini dapat dipakai untuk mengobati keadaan darurat kantung mata dan kehitaman karena kurang tidur:
  • Kompres daerah mata dengan kantung teh yang lembab. Teh mengandung zat tanin yang mengurangi radang dan bengkak. Kafein yang terdapat dalam teh menghilangkan kelebihan air dari kulit sehingga bengkak berkurang.
  • Irisan mentimun dingin juga dapat dipakai untuk kompres. Enzim yang dikandung oleh mentimun mengurangi bengkak jaringan, mengempiskan kantung dan membantu mencegah terbentuknya warna kehitaman. Jangan lupa cuci bersih untuk menghilangkan getahnya karena getahnya bisa menyebabkan reaksi alergi dan iritasi.
Semoga cukup jelas, ya. Bila ada yang kurang dipahami silakan konsultasikan pada dokter spesialis kulit dan kelamin terdekat.


source: ummi-online.com 
blog editor: dr. wahyu triasmara

Minggu, 24 Oktober 2010

Sekilas Tentang Penyebab dan Pengobatan Pterigium (Selaput Mata)

http://www.ucm.es/centros/webs/euoptica/cont/descargas/fotocat2272.jpgPterigium adalah suatu timbunan atau benjolan pada selaput lendir atau konjungtiva yang bentuknya seperti segitiga dengan puncak berada di di arah kornea.

Timbunan atau benjolan ini bikin penderitanya agak kurang nyaman karena biasanya akan berkembang dan semakin membesar dan mengarak ke daerah kornea, sehingga bisa jadi menutup kornea dari arah nasal dan sampai ke pupil, jika sampai menutup pupil maka penglihatan kita akan terganggu.Apa yang menyebabkan Pterigium?

Yang pasti belum di ketahui dengan jelas, namun banyak di jumpai di daerah pantai sehingga kemungkinan penyebabnya adalah adanya rangsangan dari udara panas, juga bagi orang yang sering berkendara motor tapa helm penutup atau kacamata pelindung, sehingga adanya rangsangan debu jalanan yang kotor bisa mengakibatkan timbunan lemak tersebut.

Keluhan yang sering terjadi adalah mata sering merah dan sangat terasa sekali saat kena debu luar. Sampai saat ini pengobatannya hanya mencegah mata merah saja di samping yang pasti adalah tindakan operasi kecil, yaitu dengan membuang benjolan tersebut. Operasinya cepat hanya di bius lokal dan langsung bisa di kupas pterigiumnya.

Tindakan operasi di lakukan jika sudah masuk ke kornea dan mengganggu penglihatan. Akan muncul masalah baru yaitu seringnya tumbuh kembali atau kambuh untuk pterigium ini. 
 

Source: dokter-online.org
blog editor: dr. wahyu triasmara

Senin, 18 Oktober 2010

Sekilas Tentang Tes Kehamilan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiALc55EzLN0hArtGqcRzIbZyMeGepztJsK0yIGxmiscCqp51tsEEvl26ZyOv6mOIiKmHsKbQe_ci5oiVJ6o0cjut89Ubg8Q7szUJe0i2Ee89FLkoI82Ty4KRX7MTe5Y5IGxq8ht_Ani-v_/s1600/testpack.jpgArtikel ini dimuat berhubungan dengan seorang teman saya menanyakan hal ini. Sudah lama sekali pertanyaan ini tidak saya didengar di jaman sekarang. Sebelumnya seperti yang kita ketahui alat tes kehamilan (test pack) adalah salah satu hal yang ditunggu-tunggu oleh calon ibu yang sedang menanti calon bayi yang segera hadir untuk meramaikan rumah, terutama untuk yang baru pertama kali akan mengalami masa yang disebut hamil.

Hasil alat tes kehamilan (test pack) positif merupakan pertanda seseorang dinyatakan hamil, Jadi memilih alat tes kehamilan (test pack) yang baik dan cara menggunakan alat tes kehamilan yang benar bisa membantu anda untuk mendeteksi dini kehamilan dan tentunya berguna bagi keselamatan janin.

Alat Tes Kehamilan / Test Pack
Test pack ini adalah salah satu dari sekian banyak alat tes kehamilan yang PRAKTIS dan lebih pribadi, karena anda tidak perlu repot pergi ke laboratorium untuk memeriksa kehamilan. Alat yang biasa disebut home pregnancy test (atau test pack) ini banyak dijumpai di toko, supermarket, atau apotik dengan harga yang variatif. Mudahnya, kita sebagai kaum wanita bisa langsung menguji kehamilan sendiri dan mengetahui apakah sang buah hati akan hadir atau tidak melalui hasil test pack.

Bentuk Alat Tes Kehamilan / Test Pack
Bentuk alat tes kehamilan (test pack) ada dua macam, yaitu strip dan compact. Bedanya, bentuk strip harus dicelupkan ke urine yang telah ditampung atau disentuhkan pada urine waktu buang air kecil. Untuk compact sudah ada tempat untuk menampung urine yang akan diteteskan.

Bila Anda sudah menyentuhkan alat tes kehamilan (test pack) dengan urine, maka akan muncul hasil berupa garis merah. Kemunculan satu atau dua garis mengisyaratkan kalau test pack dilakukan dengan benar, karena test pack mendapatkan urine yang cukup. Sebaliknya, kalau tidak muncul garis merah bisa saja diakibatkan oleh kelalaian pemakai, oleh karena itu penting bagi seseorang yang baru pertama kali menggunakan alat tes kehamilan (test pack) untuk mengikuti petunjuk penggunaan.

Kalau garis pertama sudah muncul, kemunculan garis kedua menyatakan seseorang dikatakan hamil. Alat tes kehamilan (test pack) yang akurat mendeteksi hormon hCG (human Chorionic Gonadotropin), yaitu hormon yang diproduksi oleh plasenta yang terbentuk setelah adanya pembuahan.

Kapan Harus Melakukan Tes Kehamilan ?
Kapan melakukan tes kehamilan? Secara umum, Anda bisa memakai alat tes kehamilan (test pack) dua hari sebelum datang bulan, atau 12 hari setelah berhubungan seks di masa subur. Ini dilakukan untuk memastikan alat tes kehamilan (test pack) memberikan hasil yang benar. Sebagai informasi, alat tes kehamilan pribadi (test pack) memiliki tingkat keakuratan yang sangat tinggi, yaitu antara 99,9% (dengan catatan bila dilakukan dengan prosedur yang benar).

Apakah jumlah hCG menentukkan kepekaan dan deteksi dini kehamilan ?
Jawabannya adalah YA. Karena semakin kecil tingkat kepekaan (HCG/ml urine), tanda seseorang hamil dapat diketahui dengan lebih cepat dan lebih dini untuk segera di lanjutkan ke penanganan selanjutnya misalnya mengurangi aktivitas ekstrim untuk menjaga kehamilan.

Saat ini, produk-produk tes kehamilan (test pack) yang tersedia di pasaran menawarkan berbagai tingkat kepekaan. Alat tes kehamilan (test pack) yang baik adalah yang memiliki sedikit/kecil tingkat hCG/ml urinenya.

Cara Memilih Alat Tes Kehamilan (Test Pack) Yang Baik
Dari informasi di atas dapat disimpulkan bagaimana cara memilih alat tes kehamilan (test pack) yang baik sebagai berikut :
Waktu beli alat tes kehamilan/test pack, cek tanggal kadaluarsanya. Sama seperti makanan, jangan membeli yang sudah lewat kadaluarsa karena hasil tidak akan efektif bila digunakan. Gunakan hanya alat tes kehamilan yang diatur oleh FDA. Anda dapat memeriksa database online FDA untuk mengetahui merek diatur oleh mereka. Tanyakan kepada apoteker Anda mengenai hal ini.
Semakin kecil kadar hCG yang dibutuhkan alat semakin tinggi tingkat kepekaan/ akurat alat tes kehamilan (test pack). Memilih alat tes kehamilan (test pack) yang praktis misal disertai cawan penampung urine.

Tips Menggunakan Alat tes kehamilan (test pack) yang benar
Agar tidak salah waktu menggunakan alat uji kehamilan ini, ada baiknya kalau anda melakukannya dengan benar.

Berikut ada sedikit tips menggunakan alat uji kehamilan (test pack) yang benar secara umum :
  • Buat yang belum pernah menggunakan, baca dengan teliti keterangan dan petunjuk pemakaian yang ada di dalam kotak.
  • Sebaiknya jangan minum air berlebihan waktu akan menggunakan test pack, karena urine yang terlalu cair bisa mempengaruhi hasil test pack.
  • Lakukan test pada pagi hari setelah bangun tidur, karena kadar hCG terbanyak terdapat pada urin tersebut.
  • Setelah menyentuhkan urin ke test pack, diamkan selama1 menit. Setelah itu akan muncul garis-garis pada test pack sebagai tanda hamil atau tidak.
  • Bila didapat tanda positif kunjungi dokter kandungan untuk memastikan bahwa memang benar-benar hamil dan mendapat nasehatnya, karena perawatan yang benar sejak dini sangat penting buat calon buah hati dan calon ibu.
  • Kalau hasilnya negative coba lagi beberapa waktu (disarankan 3 minggu sampai 1 bulan).
  • Bila ternyata hasilnya tetap negatif dan kamu belum juga dapat mens, segera periksakan ke dokter kandungan.

 
source: doktersehat.com
blog editor: dr. wahyu triasmara

Minggu, 17 Oktober 2010

Sindroma Mata Kering Akibat Monitor Komputer

http://medicalplanology.blogdetik.com/files/2010/03/66537_mata_sehat_thumb_300_225.jpgBeragamnya "hiburan" yang bisa diakses lewat internet membuat orang betah berlama-lama duduk di depan komputer. Padahal, menatap terus-menerus layar komputer tak baik untuk kesehatan mata. Salah satunya bisa terkena sindrom mata kering. Apabila kondisi itu dibiarkan berlarut-larut, tidak saja mengganggu penglihatan, tapi juga menimbulkan infeksi di kornea mata akibat kekurangan cairan.

"Sindrom mata kering juga bisa disebabkan udara yang sangat kering, angin, debu, polusi, dan asap rokok. Alternatif pengobatannya adalah dengan memberi pasien air mata buatan," kata dr Muhammad Hafiz, SpM, dokter spesialis mata dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), dalam acara media edukasi tentang kesehatan mata, di Jakarta, belum lama ini.

Air mata buatan yang dimaksud salah satunya menggunakan obat tetes yang banyak dijual di pasaran. Namun, dr Hafiz meminta masyarakat untuk memperhatikan dengan saksama komposisi obat tetes mata, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

"Sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter, sebelum memutuskan memilih obat tetes mata yang baik untuk mata Anda," kata dr Hafiz menegaskan.

Dijelaskan, sindrom mata kering terjadi karena ditemukannya lapisan air mata (tear film) yang tidak normal pada mata. Pada mata normal, tear film akan membasahi permukaan bola mata sepanjang waktu dalam kadar yang normal (tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering).

Sementara itu, bola mata terdiri atas tiga lapisan. Di antaranya adalah lapisan lemak atau minyak, lapisan akuos atau air, dan yang terakhir adalah lapisan musin atau lendir. Setiap lapisan memiliki fungsi dan tugas masing-masing.

Lapisan minyak, misalnya, berfungsi untuk mencegah penguapan air mata yang berlebihan jika mata sedang aktif setiap harinya. Lapisan minyak ini juga berfungsi sebagai pelicin bola mata. Lapisan akuos atau air memiliki fungsi yang berbeda pula, yaitu untuk membersihkan atau membuang benda-benda asing yang masuk ke dalam mata tanpa sengaja.

"Debu atau bulu mata yang tidak sengaja jatuh dan masuk ke dalam mata, akan dikeluarkan oleh lapisan bola mata akuos ini. Lapisan ketiga, sesuai dengan namanya, yaitu musin atau lendir, berfungsi untuk menjaga agar air mata bisa menempel pada bola mata dalam jangka waktu tertentu," katanya.

Lalu, yang menyebabkan sindrom mata kering, dr Hafiz menjelaskan, jika salah satu dari tiga lapisan bola mata mengalami gangguan, maka akan terjadilah kelainan mata yang disebut dengan sindrom mata kering. Sindrom mata kering akan menyebabkan produksi air mata berkurang. "Dalam kasus sindrom mata kering akan makin parah seiring dengan bertambahnya usia," ucap dr Hafiz seraya menambahkan bahwa sindrom mata kering dapat diderita oleh semua usia, baik pria maupun wanita.

Gangguan mata dalam kasus sindrom mata kering bisa juga disebabkan oleh kondisi penyakit tertentu, misalnya kelainan kongenital, rematik, leukemia, hormonal (menopause), diabetes melitus, trauma kelenjar air mata, defisiensi vitamin A, dan C, trauma bahan kimia atau panas.

"Meski faktor penyebab seperti polusi, angin, dan debu atau penggunaan komputer yang berlebihan sudah tak ada, tetapi mata tetap terasa kering, maka patut dicurigai adanya penyakit yang bersemayam dalam tubuh yang menyebabkan gejala mata kering itu," katanya.

Untuk mengenali gejala awal terjadinya serangan mata kering, bisa dilihat dari keluhan pasien ketika datang berobat ke rumah sakit. Keluhan itu biasanya pasien merasakan ada sesuatu yang mengganjal di dalam mata, atau di dalam mata seperti ada benda asing dan tidak bisa membaca dalam jangka waktu lama. Biasanya gejala tersebut akan makin terasa menjelang malam. "Keluhan seperti itulah yang paling banyak terjadi jika seseorang mengalami sindrom mata kering," tutur dr Hafiz.

Mata Berpasir
Gejala lainnya, pasien akan merasakan matanya seperti berpasir, terkadang mata terasa terbakar, silau jika terkena cahaya walaupun sebenarnya cahaya yang masuk tidak terlalu terang. "Namun, agar lebih efektif, biasanya pasien akan diperiksa dengan menggunakan schirmer test untuk mengetahui produksi air mata. Atau, bisa pula dengan menggunakan tearscope untuk mengetahui kualitas air mata," katanya.

Selain memberikan air mata buatan, untuk mencegah terjadinya sindrom mata kering, disarankan kepada pasien untuk menggunakan kacamata pelindung. Kacamata pelindung akan sedikit berbeda dengan kacamata biasa. Intinya, melindungi mata dari panas berlebih atau debu.

Untuk mencegah terjadinya sindrom mata kering, pasien atau mereka yang belum terkena bisa menghindari debu atau udara yang kering. "Polusi dari asap kendaraan juga bisa membuat terjadinya sindrom mata kering tersebut. Jadi, usahakan ke mana-mana kalau ke luar rumah memakai kacamata pelindung. Kalau tidak ada, kacamata hitam juga boleh," kata Hafiz menambahkan.

Ia lalu memaparkan sejumlah tips untuk mengatasi mata kering. Disebutkan, usahakan untuk mengistirahatkan mata setelah beberapa saat memandang layar komputer. Anda bisa memejamkan mata sejenak agar bola mata bisa dibasahi secara alami dan memandang ke arah selain monitor sambil mengedipkan mata.

Selain itu, jangan mengarahkan mata ke udara yang berembus kencang di depan kipas angin, pengering rambut, atau dekat jendela. Sangat dianjurkan pula untuk menggunakan kacamata jika berada di tempat-tempat tersebut. Selain itu, ketika hendak berenang, jangan lupa mengenakan kacamata renang untuk menghindari iritasi.

"Jika ada waktu, kompreslah mata dengan menggunakan kapas yang telah direndam dengan air bersih selama beberapa menit. Langkah ini dimaksudkan untuk mengurangi warna kemerahan dan keletihan pada mata kering," kata dr Hafiz menandaskan.
 


source:smallcrab.com
blog editor: dr. wahyu triasmara

Sabtu, 16 Oktober 2010

25 Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Seputar Bayi

http://www.topnews.in/health/files/baby-smile.jpg 1. Apakah manfaat ASI bagi bayi lahir dini ?
ASI sangat dibutuhkan oleh semua bayi, terlebih lagi bayi lahir dini (prematur) . Ketika melewati masa kritis, yaitu minggu pertama kelahirannya , bayi lahir dini sedang berjuang untuk tumbuh. Tak ada yang dapat membantu perjuangannya selain ASI. Sebaiknya, bayi tetap disusui, sekalipun bayi lahir dini umumnya tidak banyak minum. Si kecil sangat membutuhkan ASI, karena ASI menyediakan antibody, kalori, vitamin dan protein sesuai kebutuhan si kecil di masa kritis itu.
2.Normalkah jika ASI merembes waktu mendengar tangisan bayi ?
Normal, Bahkan jika yang menangis itu bukan bayi Anda. Hal ini terjadi karena reaksi oxytocin, hormon yang bertugas mengatur produksi ASI, akan segera diproduksi sesaat Anda teringat pada si kecil. atau mengalami sesuatu yang mengingatkan Anda pada si kecil.

3.Bayi baru sering menangis dan terlihat tidak bahagia, apakah ini pertanda dia
bayi sulit ?
Hal ini normal terjadi, dan belum dapat digolongkan sebagai bayi sulit. Penelitian menunjukkan bahwa tangis si kecil membentuk pola tertentu. Si kecil akan sering menangis setelah memasuki usia 2 - 3 minggu kelahirannya, dan akan mencapai puncaknya pada usia 6 - 8 minggu, untuk kemudian mereda kembali, hingga mencapai titik terendah pada bulan keempat.Selain itu, bayi biasanya menangis untuk sekedar melepas ketegangan.

4.Mengapa bayi sering menggeliat ?
Bayi, terutama yang masih sangat kecil, banyak bergerak. Umumnya gerakan mereka terjadi diluar kendali, dengan hentakan-hentakan yang disebabkan oleh pesatnya perkembangan neurologis di bulan-bulan pertama. Namun, jika menurut Anda gerakannya lebih daripada gerakan biasa - seperti kejang-kejang segera konsultasikan ke dokter. Pada beberapa kasus, gerakan spontan mengindikasikan adanya serangan atau gangguan neurologis.

5.Dapatkah bayi baru lahir mengenali suara ibunya ?
Penelitian menunjukkan bahwa bayi dapat mengenali suara (suara orang tua, misalnya) dan bereaksi pada bulan pertama kelahirannya, namun tak dapat dipastikan dapat memahami emosi dan makna dari intonasi yang menyertai suara tersebut.

6.Adakah faktor yang perlu diperhatikan agar dapat menyusui dengan baik ?
- Segera beri ASI saat si kecil terlihat lapar. Paling tidak, 10 - 12 kali sehari selama minggu pertama. Semakin sering si kecil disusui, semakin meningkat produksi ASI Anda.
- Pastikan si kecil disusui dalam posisi yang tepat, Pipi dan dagunga menempel pada payudara, dan seluruh areola berada dalam mulut bayi. Posisi menyusui yang baik akan mengurangi terjadinya resiko luka di sekitar areola.
- Susui si kecil dengan kedua payudara secara bergantian, setiap kali menyusui.

7.Posisi tidur seperti apakah yang baik untuk bayi baru ?
Penelitian terakhir mengindikasikan bahwa bayi yang baru lahir sebaiknya dibaringkan dengan posisi terlentang. Posisi ini berperan mencegah terjadinya risiko kejadian SIDS ( Sudden Infant Death Syindrome )

8.Bagaimana perawatan yang tepat sebelum tali pusat si kecil puput?
Setiap mengganti popok si kecil, tutupkanlah kapas beralkohol pada tali pusat si kecil. Kemudia bersihkanlah sekelilingnya dengan kapas. Hingga saatnya puput, sebaiknya Anda tidak menutupi daerah tersebut dengan popok. Sebaiknya, lipat popok pada bagian bawah tali pusat, demi melancarkan aliran udara di sekitarnya. Biasanya tali pusat akan puput setelah 1 - 2 minggu.

9.Apakah baik jika Si kecil tidur di tempat tidur yang sama dengan orangtuanya?
Ada sisi negatif dan positif dari aktifitas ini. Sisi positifnya adalah si kecil akan lebih mudah disusui pada malam hari, dan Anda akan merasa aman karena berdekatan dengannya. Sedangkan sisi negatifnya adalah Anda membuka peluang terbentuknya kebiasaan yang sulit untuk dirubah

10. Apakah tandanya kondisi si kecil sedang tidak sehat ?
Jika salah satu atau beberapa tanda di atas terlihat:
· Suhu tubuh yang tinggi, pada bayi yang baru lahir seringkali menandakan bahwa si kecil sedang mengalami demam.
· Muntahan yang berulang menimbulkan resiko dehidrasi pada si kecil.
· Buang air besar lebih dari sekali dalam sehari dengan kuantitas yang lebih banyak dari biasanya, lebih cair, dan mengandung lendir atau darah.
· Daerah sekitar mulut kering, mata dan ubun-ubun cekung menandakan bahwa si kecil kekurangan cairan.
· Tidak memiliki napsu makan.

11.Kapankah bayi baru dapat melihat dengan fokus dan membedakan obyek yang
dilihatnya ?
Paham umum yang berlaku mengatakan bahwa bayi baru dapat melihat dengan jelas beberapa bulan stelah lahir. Namun,dengan cara pengujian tertentu kini telah diketahui bahwa hanya beberapa minggu setelah kelahirannya, si kecil sudah dapat melihat dan membedakan obyek yang dilihatnya. Hanya saja, jarak pandangnya masih sangat terbatas, yaitu 8 - 15 inci dari matanya. Sesungguhnya ini adalh jarak yang terentang antara wajah bayi dengan wajah ibu ketika menyusui.

12.Mungkinkah menyusui dalam posisi tidur pada malam hari menyebabkan infeksi telinga pada bayi baru ?
Menyusui si kecil dengan posisi tidur sama sekali tidak ada hubungannya dengan infeksi telinga si kecil. Sebaliknya, menyusui pada malam hari, apapun posisinya. justru membantu ibu menyiapkan produksi ASI-nya, yang berarti menurunkan resiko infeksi telinga pada si kecil.

13.Apakah jadwal imunisasi bayi prematur berbeda dengan bayi lahir cukup bulan ?
Anak yang lahir prematur memang memiliki banyak kekhususan. Ada yang perkembangannya lebih lambat dibandingkan dengan bayi lahir cukup bulan, dan ada yang justru lebih cepat. Tetapi semua itu sehubungan dengan perkembangannya. Perlu diketahui bahwa jadwal imunisasi tidak diatur berdasarkan perkembangan dan kematangan usia kelahiran, melainkan berdasarkan kebutuhan si kecil yang dihubungkan dengan waktu setelah si kecil lahir.

14.Apakah bayi baru lahir sudah bisa mendengar dengan sempurna ?
Kemampuan mendengar sudah sangat baik dimiliki si kecil (yang lahir tidak dengan kendala kemampuan mendengar) sejak lahir. Namun, reaksi si kecil dalam menanggapi berbagai bunyi- bunyian sangat berbeda dengan kita, orang dewasa. Bayi baru biasanya hanya mengerdip, bergidik, atau menahan napas ketika mendengar bunyi-bunyian. Setelah sedikit besar, biasanya respons si kecil terhadap bunyi akan berkembang. Ia, misalnya, akan mulai menangis ketika mendengar bunyi yang mengejutkan.

15.Apakah yang harus diperhatikan sehubungan dengan mengganti popok bayi ?
Agar si kecil nyaman dan aman, hal yang sebaiknya dilakukan adalah :
- Jangan meninggalkannya tanpa diawasi ketika Anda pergi mengambil kebutuhan untuk mengganti popok.
- Selalu letakkan salah satu tangan Anda pada tubuh bayi selama mengganti popok, demi mencegah dia bergerak.
- Periksalah keadaan popoknya setiap kali si kecil habis disusui.
- Jika anda menggunakan air panas untuk membersihkan si kecil, hindari menggunakan sabun, karena umumnya sabun mengandung alkalis dan bersifat tajam bagi kulit bayi yang halus.
- Saat membersihkan sekitar kelamin si kecil, lakukanlah dengan gerakan dari depan ke belakang, dari arah alat kelamin menuju anus.

16.Perlukah gigi si kecil yang baru tumbuh disikat ?
Gigi si kecil yang baru tumbuh, tidak perlu disikat. Sekalipun demikian, demi menjaga kebersihan dan kesehatan mulutnya, berikanlah air putih setiap si kecil selesai makan atau minum. Penggunaan sikat gigi pada anak, umumnya dilakukan ketika setengah dari jumlah keseluruhan gigi sudah tumbuh. Dan biasanya ini terjadi ketika anak berusia 2 tahun.

17.Berapakali sehari bayi baru lahir perlu dimandikan ?
Pada minggu-minggu awal kehidupan, mandi biasanya menjadi saat yang mencemaskan, baik bagi bayi maupun orangtua. Pada minggu pertamanya bayi baru tidak dimandikan dalam bak melainkan dilap dengan handuk lembut yang dilembabkan. Didaerah tropis seperti negara kita, lakukanlah ini 2 kali sehari, agar kulit si kecil tetap bersih dan tidak lengket oleh keringat.


18.Perlukah si kecil diberi bedak setiap habis mandi ?
Sebaiknya kulit si kecil diberi bedak setiap kali habis mandi. Karena bedak melapisi kulit dan membuatnya tetap segar, tidak lengket dan tidak mudah teriritasi karena gesekan.

19.Bagaimana mengatasi ruam popok ?
Ruam biasanya diakibatkan oleh bakteri yang berkembang biak di sela popok dan kulit si kecil. Hal ini dapat terjadi jika popok si kecil dibiarkan lembab beberapa waktu. Hal yang dapat dilakukan demi memerangi ruam popok, adalah dengan senantiasa memastikan popok dalam keadaan kering. Jika sudah terjadi ruam, maka segera bawa si kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

20.Bagaimana mengajarkan si kecil bersabar ?
Anak belajar berperilaku dengan mencontoh perilaku kita ketika memberi respon kepada mereka. Faktor penentu yang dapat membantu si kecil belajar untuk bersabar mendapatkan perhatian kita adalah dengan membuatnya mengerti bahwa Anda tidak selalu datang ketika dia menangis. Ketika Anda sedang melakukan sesuatu saat dia menangis, bersuaralah, Misalnya dengan mengatakan agar dia menunggu sebentar, Anda akan segera datang setelah selesai melakukan sesuatu. Jika ini senantiasa dilakukan, si kecil lambat laun akan mengerti bahwa kebutuhannya tetap akan terpenuhi sekalipun harus menunggu sebentar.

21.Dapatkah jus buah diberikan pada bayi ?
Saat masih mendapat ASI ekslusif, bayi belum membutuhkan makanan tambahan lain, kecuali jika dokter menyarankannya. Ini berarti bayi sebaiknya tidak mendapatkan apa pun, baik air putih, sereal ataupun jus. Seluruh kebutuhan gizi si kecil pada usia ini didapatnya dari ASI. Sesaat setelah mendapatkan makanan padat, biasanya setelah berusia 4 bulan, si kecil dapat segera diberikan jus. Hanya saja, jangan memberinya lebih dari setengah gelas sehari, dan pastikan si kecil mendapatkan jus setelah makan makanan padat dan minum ASI.

22.Apakah memar pada bayi menandakan ia kekurangan vitamin ?
Kekurangan vitamin biasanya tidak menyebabkan memar pada kulit. Memar-memar pada bayi yang aktif, umumnya dianggap wajar. Tetapi jika si kecil lebih sering mengalami memar-memar dibandingkan dengan anak lain, segera berkonsultasilah ke dokter.

23. Mengapa bayi seringkali menolak minum ketika sakit ?
Biasanya bayi menolak minum ketika sakit karena radang di tenggorokannya. Jika hal ini terjadi, cobalah memberi minum dengan cara menyendokkan cairan sedikit demi sedikit. Jangan biarkan si kecil yang sedang sakit tidak menyentuh cairan sama sekali, karena dapat mengakibatkan ia mengalami dehidrasi ( Kekurangan cairan dalam tubuh - Red ).

24.Mungkinkah demam tinggi yang diderita pada masa bayi mengakibatkan kerusakan
otak ?
Sekalipun pada dasarnya membuat anak merasa tidak nyaman, demam yang disebabkan infeksi ringan, tidak akan menyebabkan kerusakan otak. Yang perlu diingat adalah, infeksi biasa tidak akan menaikkan suhu tubuh lebih dari 41° C.

25.Mengapa kulit di daerah sudut mata bayi seringkali kering dan mengelupas?
Ada banyak hal yang menyebabkan kulit didaerah sudut mata bayi sering kali kering dan mengelupas. Tetapi sebab yang umum adalah karena infeksi bakteri atau tersumbatnya kelenjar air mata. Cobalah membersihkan sudut mata tersebut dengan kapas yang telah dicelupkan dalam air panas.. Namun, kalau keluhannya tidak berkurang, segera bawa si kecil ke dokter untuk ditangani lebih lanjut.

Semoga bermanfaat. 
 
 
source: berbagai sumber
blog editor: dr. wahyu triasmara