Tampilkan postingan dengan label Kandungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kandungan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Juni 2013

Keluar Daging Sebesar Bola Pingpong, Apakah Itu Keguguran?

Pada bulan September 2010 saya mengalami keguguran. Awalnya hanya keluar darah cokelat yang tak kunjung berhenti setelah saya periksa ke RS dikasih obat untuk mengeluarkan semuanya tetapi belum berhasil dengan obat tersebut.

Kemudian saya kembali lagi dan diberi obat yang sama, ditambah dengan 1 obat lagi. Tapi belum sempat saya tebus sudah keluar daging sebesar bola pingpong dan setelah itu keluar darah seperti mens dan beberapa hari darah saya langsung berhenti tanpa minum obat tersebut.

Pertanyaan saya apakah keluarnya daging tersebut itu yang dinamakan keguguran? Apakah saya masih bisa hamil lagi? Obat apa yang harus saya minum? Sebelumnya terimakasih atas bantuannya.

Dhayen (Perempuan Menikah, 38 tahun), dhayenchxxx@yahoo.com
Tinggi Badan 168 cm dan Berat Badan 48 kg

Jawaban:

Keluarnya jaringan hasil pembuahan dari dalam rongga rahim yang biasanya disertai dengan perdarahan dinamakan keguguran. Tentunya Saudari masih bisa hamil dan menurut data penelitian dari Skotlandia, kehamilan tidak perlu ditunda setelah keguguran. Dianjurkan untuk mengkonsumsi asam folat 800 ug/hari yang sebaiknya dilakukan 3 bulan sebelum kehamilan berikutnya.

DR. Med. Dr. Calvin Tjong, SpOG

Selasa, 14 Mei 2013

Sering Muncul Flek Darah Saat Hamil Anak Kedua

Saya ibu rumah tangga. Sekarang saya sedang hamil anak kedua 5 bulan (yang pertama sudah 11 tahun). Saat ini jika saya terlalu letih atau stres selalu timbul flek darah.

1. Berbahayakah dengan janin saya?
2. Adakah pengaruhnya dalam perkembangan janin saya?
3. Apa yang harus saya lakukan untuk mencegah hal tersebut terjadi (makanan, obat, kegiatan)?
4. Adakah indikasi bahwa hal tersebut dapat menyebabkan anak saya terkena asma? Pada kehamilan pertama tidak pernah ada masalah seperti ini dokter.

I really need your complete explaination about this doctor. I'm looking forward to hearing from you. Thank you

Alien (Wanita Menikah, 36 tahun), alienXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 158 cm dan Berat Badan 82 kg

Jawaban

Sumber perdarahan perlu dicari terlebih dahulu melalui pemeriksaan dalam dan USG oleh seorang dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan.

Perdarahan bisa berasal dari vagina, mulut rahim, atau dari dalam rahim (misalnya plasenta). Perdarahan yang banyak bisa menyebabkan anemia pada ibu dan bisa berdampak terhadap transpor oksigen dari ibu ke anak bila terjadi anemia berat. Keadaan ini tidak berkaitan dengan asma pada anak.

DR. Med. Dr. Calvin Tjong, SpOG

Selasa, 30 April 2013

Benarkah Operasi Usus Buntu Sebabkan Hamil di Luar Kandungan?

Selamat sore dokter. Baru 25 hari ini saya operasi caesar karena hamil di luar kandungan. Padahal tidak ada di keluarga saya yang mengalami hal yang sama seperti saya. Pertanyaannya adalah, apa penyebab dari hamil di luar kandungan, Dok?

Dokter kandungan yang menangani saya mengatakan bahwa ada hubungannya dengan operasi usus buntu yang baru 7 bulan dilakukan, karena ada tekanan di saluran indung telur sehingga terjadi penyempitan. Apa bisa seperti itu? Atau ada faktor lain? Dan saya tidak ada kista. Dan apakah 3 bulan setelah operasi saya langsung bisa hamil? Apa tidak berbahaya? Mohon petunjuk dan informasinya, dokter. Terimakasih.

Andrina (Perempuan Menikah, 38 tahun), 721027xxx@gmail.com
Tinggi Badan 158 cm dan Berat Badan 57 kg

Jawaban:

Untuk memahami hamil di luar kandungan, perlu dipahami terlebih dahulu proses terjadinya kehamilan. Kehamilan dimulai dengan terjadinya pembuahan sel telur oleh sel sperma di pangkal saluran telur.

Sel telur yang telah dibuahi ini akan ditranspor melalui saluran telur ke dalam rongga rahim, kemudian tertanam dalam dinding rongga rahim. Bila transpor ini terganggu, kehamilan ini akan berkembang di luar rongga rahim yang disebut sebagai hamil di luar kandungan.

Gangguan terhadap transpor ini bisa diakibatkan oleh peradangan/infeksi di dalam saluran telur atau dalam rongga perut (misalnya peradangan usus buntu) yang menyebabkan penyempitan/tertekuknya rongga saluran atau kerusakan struktur saluran telur. Kehamilan tidak perlu ditunda setelah tindakan operasi untuk penanganan hamil di luar kandungan.

DR. Med. Dr. Calvin Tjong, SpOG

Sabtu, 02 Februari 2013

Peluang Hamil Setelah Operasi Miom

TANYA:
Dear dokter, teman saya memiliki miom yang lengket di dinding rahim dan miomnya sudah diangkat. Apakah teman saya masih bisa hamil dok mengingat rahimnya sudah tidak seperti sediakala. Terima kasih dokter sebelumnya atas jawabannya.
(Hapsari, Yogyakarta)

JAWAB:

Ibu Hapsari yang baik hati,
Terimakasih sudah Bantu temannya. Pada wanita yang telah menjalani operasi pengangkatan miom, pasti sudah ada cedera pada rahimnya. Penting sekali diketahui ukuran miom dan apakah miom tersebut merusak rongga rahim atau tidak.

Selanjutnya bila haid tetap teratur pasca pengangkatan miom maka kemungkinan hamil tetap ada. Yang penting adalah pemantauan saat hamil dan penentuan proses persalinannya. Semoga bermanfaat.

Dr. Achmad Mediana, SpOG

Rabu, 28 November 2012

Bagaimana Menghilangkan Kista Agar Cepat Hamil?

Dok, saya menikah Juli 2009 namun sampai sekarang belum hamil, waktu periksa ke dokter ada kista di sebelah kiri 3 cm dan kanan 2 cm, terus saya di suruh HSG tapi saya takut. Dok, bisa nggak saya punya anak, berhubung suami saya mau bertugas ke luar negeri. Adakah obat yang cepat menghilangkan kista? Terimakasih.

Dian (29 tahun), ipeh_21@yahoo.co.id
Tinggi Badan 155 cm, Berat Badan 50 kg


Jawaban

Dalam kasus ini cukup dilakukan evaluasi berkala melalui USG karena diameter kista Ibu masih di bawah 5 cm. Kemudian menentukan jenis kistanya, misalnya apakah kista dengan bagian padat, arus darah atau jenis kista coklat dan progresivitas kista apakah makin membesar atau tidak.

Tidak semua kista harus dioperasi karena persentase kista yang menjadi buruk atau maligna sangat kecil. Pemeriksaan pendukung yang sebaiknya dilakukan adalah pemeriksaan Tumor Marker melalui pemeriksaan darah.

Sebaiknya Ibu secara intens melakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan informasi yang jelas dan tata laksana selanjutnya.

Mengenai kemungkinan mengandung, tidak perlu terlalu cemas karena Ibu tetap dapat mengandung walaupun mengidap kista ovarium. Apalagi dilihat dari usia pernikahan yang kurang dari satu tahun, masih ada kesempatan besar untuk mengandung karena selain faktor Ibu, kondisi sperma juga perlu diperhitungkan.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Minggu, 25 November 2012

Bisakah ASI Beracun?

Istri saya hamil yang kedua pada saat anak pertama kami baru berumur 8 bulan. Dokter kandungan menganjurkan untuk tetap menyusui sampai umur kandungan 8 bulan, tetapi orangtua mengatakan jika ASI dari ibu yang sedang hamil sudah berubah menjadi racun dan tidak bagus apabila masih diberikan pada bayi.

Saya bingung dengan hal ini, satu sisi dokter bilang nggak apa-apa tapi orangtua bilang nggak boleh. Sementara anak saya maunya hanya ASI saja, minum susu kaleng susah banget (baru mau kalau sudah benar-benar haus). Saya harus gimana dok? Terimakasih.

Eko Purnomo, ekomerry@gmail.com


Jawaban

Pada prinsipnya tidak ada istilah ASI yang beracun. Hanya saja pada usia lebih dari enam bulan, mutu gizi ASI mulai menurun dan kebutuhan gizi anak meningkat sehingga anak butuh asupan gizi lain berupa PASI (Pengganti ASI seperti susu formula) dan MPASI (Makanan Pengganti ASI seperti biskuit bayi atau bubur susu).

Pertumbuhan anak harus dipantau berkala karena pada masa ini anak mengalami fase tumbuh kembang yang cepat. Tumbuh secara fisik, berkembang secara intelektual dan emosi. Untuk tumbuh kembang anak, ada baiknya Bapak berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Jumat, 23 November 2012

USG untuk Mengetahui Anak Down Syndrome

Dok, saya sedang hamil 6 bulan jalan 7 bulan. Keadaan saya dan bayi yang saya kandung sehat. Yang ingin saya tanyakan bagaimana pemeriksaan lebih detail untuk mengetahui bayi yang di kandung down syndrome, apakah harus menggunakan USG 4 dimensi? Terimakasih.

Putri (Perempuan Menikah, 27 Tahuan), lass_allure262@yahoo.co.id


Jawaban

Mengenai kelainan bawaan yang dikhawatirkan memang dapat dilakukan pemeriksaan lewat USG sejak dini. Dengan kemajuan teknologi kesehatan yang ada (USG 4D) dapat dilihat lebih detail kondisi organ-organ bayi.

Namun perlu diingat bahwa kekhawatiran Ibu harus ada alasannya. Misalnya hamil pada usia di atas 35 tahun, perokok, drug user, pernikahan sedarah, riwayat penggunaan obat-obat yang dapat menimbulkan aborsi. Hal tersebut dapat menyebabkan cacat bawaan pada bayi.

Pada kehamilan hanya sebagian kecil yang mengalami gangguan atau cacat bawaan pada bayi. Sebaiknya Ibu rajin memeriksakan kandungan ke dokter kandungan dan melakukan USG Serial.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Kamis, 22 November 2012

Melahirkan Caesar Setelah Anak Pertama Caesar

Saya ingin menanyakan jenis-jenis operasi caesar. Menurut pengalaman beberapa teman, ada yang sakit dan tidak sakit. Nah, saya sendiri pernah mengalami caesar dengan sakit sekitar 2 bulan lamanya. Apakah memungkinkan melahirkan normal jika anak pertama 17 bulan dan usia kehamilan kedua 7 bulan. Saya menderita mata minus 5. Terimakasih.

Hamasahputri (Menikah, 29 Tahun), endah.wida@gmail.com


Jawaban

Pada prinsipnya operasi yang dilakukan tidak boleh menimbulkan trauma pada pasien, misalnya keluhan nyeri. Di sinilah pentingnya pemeriksaan luka operasi secara rutin. Umumnya pemeriksaan tersebut dilakukan dua sampai tiga kali sejak pulang dari rumah sakit dengan jarak satu minggu.

Keluhan nyeri paska operasi dapat merupakan suatu komplikasi yang timbul pada masa pemulihan dan umumnya terjadi karena perlengketan pada fase pemulihan tersebut. Untuk itulah pasien diharapkan segera melakukan mobilisasi atau bergerak secara bertahap satu sampai dua hari setelah operasi agar mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko perlengketan.

Tidak semua bekas operasi sesar harus dioperasi kembali, kecuali jika Ibu sudah mengalami sesar dua kali. Namun dalam kasus ini, sebaiknya dilakukan operasi kembali karena jarak antara kehamilan kurang dari dua tahun.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Senin, 19 November 2012

Berbahayakah Operasi Tumor Payudara Saat Hamil?

Saat ini saya sedang mengandung 3 bulan, kandungan saya sangat sehat dan jarang sekali mual-mual. Sekitar 1,5 tahun yang lalu, saya pernah menjalani operasi benjolan di payudara (tumor jinak) di sebelah kanan. Entah karena apa, benjolan itu tumbuh kembali di payudara sebelah kiri. Yang menjadi pertanyaan saya:
1. Apakah boleh dilakukan operasi pengangkatan tumor, sedangkan saya sedang hamil?
2. Seandainya tidak di operasi, apakah nanti akan menular ke anak saya dok?
Mohon saran dan masukan dari dokter, karena saya sering stres memikirkannya. Terimakasih banyak.

Rizna Cr (Perempuan Menikah, 23 Tahun), kwank_C@yahoo.com


Jawaban

Pada dasarnya harus dikonsultasikan kepada dokter yang menangani tumor payudara Ibu (dokter spesialis bedah HNB/ Head Neck and Breast), apakah masih boleh tetap hamil atau tidak.

Pada kasus-kasus tumor payudara yang ganas, pasien dianjurkan tidak hamil dan tidak menggunakan kontrasepsi hormonal karena akan memicu laju pertumbuhan tumor tersebut.

Bila memang sangat terpaksa dan harus diangkat, pada prinsipnya boleh dikerjakan walaupun ada kemungkinan terjadinya kontraksi sehingga berakibat terjadinya abortus.

Sebaiknya konsultasikan kembali dengan dokter bedah bila operasi dapat ditunda setelah melahirkan. Adapun Ibu tidak perlu khawatir karena tidak akan menular ke anak dalam kandungan Ibu.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Jumat, 16 November 2012

Bisakah Lahir Normal Jika Posisi Plasenta Abnormal?

Saya sedang hamil 8 bulan anak ke-4 dan mengalami placenta previa (posisi plasenta abnormal). Waktu anak ke-2 juga mengalami placenta previa tapi saat usia 8 bulan placenta naik sehingga bisa lahir normal.

Apakah kira-kira untuk kehamilan sekarang saya bisa melahirkan normal? Apakah kalau saya sering capek karena kerja di lantai 3, mengepel sambil jongkok, sujud bisa berpengaruh pada posisi plasenta? Mohon penjelasannya dok. Terimakasih.

widanarti (Perempuan Menikah, 35 Tahun), s_widanarti@yahoo.com


Jawaban

Pada prinsipnya selama plasenta tidak menutupi jalan lahir dan tidak ada penyulit, Ibu tetap dapat melahirkan secara normal. Sebaiknya dilakukan kontrol hamil secara teratur dengan bidan atau dokter spesialis kandungan.

Kondisi yang dialami pada kehamilan sebelumnya dapat diketahui secara dini dengan pemeriksaan USG. Perdarahan yang timbul berulang selama hamil juga patut dicurigai sebagai salah satu tanda plasenta previa atau plasenta menutup jalan lahir. Adapun, pekerjaan rumah tangga atau posisi Ibu tidak berpengaruh terhadap letak plasenta.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Kista Sembuh Setelah Melahirkan?

Saya menderita endometrius dan ada kista. Pernah konsultasi ke dokter kandungan, katanya kista saya bisa sembuh ketika melahirkan. Apa itu benar? Apa setelah saya punya anak menjamin penyakit tersebut sembuh 100 persen? Terimakasih.

Nama :syifa (Wanita Lajang, 24 Tahun), syifa_karliyana@yahoo.co.id


Jawaban

Perlu dipahami bahwa kista endometriosis yang diderita berkaitan erat dengan siklus menstruasi dan hormon estrogen. Dampak dari endometriosis sendiri adalah nyeri hebat saat haid dan jika berlanjut bisa berdampak pada kesuburan dan kemungkinan terjadi kehamilan.

Prinsip pengobatan adalah dengan 'mengistirahatkan' rahim dari siklus haid selama kurang lebih enam bulan dengan menggunakan obat GnRH antagonis melalui pemberian terapi hormonal.

Jika Ibu mengandung tentu akan membantu proses penyembuhan endometriosis karena haid akan berhenti selama mengandung (sembilan bulan atau lebih).

Saat ini bedah teropong atau laparaskopi menjadi pilihan utama untuk diagnostik dan terapi endometriosis secara pasti. Memang hingga sekarang, penyakit ini belum dapat disembuhkan 100 persen. Akan tetapi dengan terapi obat dan operatif, angka kesembuhan dapat meningkat. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan untuk lebih jelasnya.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Selasa, 13 November 2012

Haid Tidak Lancar, Apa Bisa Hamil?

Dok haid saya tidak teratur, sebelumnya saya pernah periksa, kata dokter Hiperplasia Endometrium. Saya dikasih obat lalu bisa Haid. Sekarang saya sudah tidak minum obat lagi, haid saya berhenti kembali tidak normal lagi. Yang mau saya tanyakan:
1. Apakah penyebab tidak lancarnya haid saya?
2. Apakah saya harus meminum obat terus untuk melancarkan haid saya? Berbahayakah penyakit saya?
3. Bisa hamilkah saya kelak?

Terima kasih atas penjelasannya.

Cinta Putria (Perempuan Lajang, 24 Tahun), restu_putrie@yahoo.com


Jawaban

Setiap perempuan memang memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda dan relatif. Namun di luar periode tersebut, normalnya menstruasi datang teratur setiap bulan.

Penyebab tidak lancarnya haid pada kasus ini kemungkinan disebabkan oleh ketidakseimbangan hormonal. Pada prinsipnya, tidak selalu harus mengkonsumsi obat bila haid sudah datang.

Sementara kehamilan dapat saja terjadi selama kondisi rahim, saluran, sel telur dan spermanya baik.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Senin, 12 November 2012

Selalu Keputihan Usai Bersenggama

Dok saya sudah menikah selama enam bulan. Saya dan suami tidak satu rumah karena suami tugas di Kalimantan. Setiap saya berhubungan dengan suami, vagina saya suka keputihan dan mengeluarkan bau tak sedap.

Tapi terkadang jika saya tidak berhubungan tidak ada keputihan. Yang saya mau tanyakan saya sakit apa, dan apa obatnya. karena saya pernah datang ke dokter kandungan dan ternyata cuma diberi Betadine cair yang dimasukkan ke dalam vagina.

Rina Widyastuti (Perempuan Menikah, 29 Tahun), rinatatita@yahoo.com


Jawaban

Mengenai masalah keputihan setiap kali berhubungan disarankan baik Ibu dan suami untuk melakukan pemeriksaan. Kemungkinan infeksi berulang dapat timbul jika salah satu mengidap infeksi dan tidak diobati dengan tuntas (Fenomena Ping Pong).

Jika keputihan, harus dipastikan dulu penyebabnya karena tidak semua keputihan harus diobati. Kecuali jika gatal, berbau, berwarna kekuningan atau kehijauan dalam jumlah yang banyak dan mengganggu.

Pada umumnya, keputihan berkaitan dengan infeksi. Selain bakteri dan virus dapat pula disebabkan jamur. Kadang, keputihan juga ditemukan pada penderita kencing manis (diabetes). Ada baiknya dilakukan pemeriksaan Swab Vagina dan Pap Smear jika memang terdapat gejala seperti di atas agar penanganannya tuntas.

Pemakaian pembalut harian, pembersih vagina yang berlebihan (setiap hari atau berkali-kali), pakaian ketat, celana dalam yang tidak menyerap keringat pun turut berperan dalam memperbesar timbulnya keputihan (infeksi jamur). Usahakan daerah kelamin selalu kering dengan membiasakan membawa handuk kecil dan celana dalam pengganti berbahan katun.

Mohon diingat agar suami Ibu juga diobati karena banyak infeksi kelamin yang tidak menimbulkan gejala apapun pada laki-laki.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Rabu, 07 November 2012

Bagaimana Cara Menghilangkan Kista Pasca Hamil?

Dokter, saya baru melahirkan 2,5 bulan yang lalu. Pada waktu mengandung saya punya kista di luar rahim. Kata dokter saya dulu, kalau ada kista seiring membesarnya rahim akan menghimpit perkembangan kistanya sehingga kadang bisa hilang. Tapi sesudah melahirkan (secara normal) kista saya masih ada tapi ukurannya mengecil.

Apakah yang harus saya lakukan agar kista yang masih ada itu bisa hilang sama sekali atau setidaknya berangsur-angsur hilang dok. Saat ini saya sedang menjalani ASI eksklusif dengan bayi saya. Trimakasih atas penjelasan dok.

Nelly (Perempuan Menikah, 32 Tahun), nellybiring@yahoo.com

Jawaban
Mengenai kista yang diderita, sayang sekali tidak dijelaskan ukuran kista tersebut. Hal ini dikarenakan tidak semua kista harus dioperasi terutama jika diameternya di bawah 5 cm yang cukup diobservasi berkala melalui USG.

Selain itu, ada baiknya dilakukan pemeriksaan darah (tumor marker). Dugaan saya, kista ini tidak mengkhawatirkan sehingga dokter yang memeriksa tidak memberi anjuran untuk segera diangkat.

Pada prinsipnya, Ibu masih dapat melahirkan normal karena umumnya sebagian besar kista jinak. Kista tersebut dapat saja menghilang tanpa terapi apapun seiring berjalannya waktu namun dianjurkan agar Ibu tetap melakukan USG secara berkala setiap enam bulan untuk memantau kondisi kista.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Minggu, 04 November 2012

Apa yang Harus Dilakukan Penderita Kanker Rahim?

Dokter, ibu saya didiagnosa terkena penyakit kanker serviks stadium lanjut dan dokter menyarankan untuk menjalani kemoterapi dan radiasi, saat ini kondisi ibu sudah sulit untuk buang air besar. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh keluarga kami? Obat apa yang bisa dikonsumsi agar ibu saya buang airnya bisa lancar dan nyeri pada pinggangnya bisa dikurangi? Terima kasih sebelumnya.

Ernawati (Perempuan Menikah, 27 Tahun), rna.bmi211@yahoo.com


Jawaban


Sebelumnya saya turut prihatin atas kondisi orang tua Ibu Anda. Terapi yang dokter tersebut sarankan adalah terapi yang bersifat suportif, menjaga supaya kondisi pasien tidak memburuk (Quality Of Life).

Secara medis hingga kini kanker serviks stadium lanjut masih belum dapat disembuhkan. Terlebih lagi, biaya untuk terapi relatif mahal. Gangguan susah BAB (buang air bersih) yang terjadi merupakan efek samping dari kanker yang diderita, misalnya karena penyebaran sel kanker ke usus.

Perlu diperhatikan bahwa pada kondisi orang tua Ibu Anda, pengobatan bukan hanya berupa support fisik tapi juga psikis. Apalagi kemoradiasi yang akan dijalani memiliki efek samping di antaranya mual, rambut rontok, gangguan pencernaan, hilang nafsu makan dan sebagainya. Namun, terapi kemoradiasi memang sebaiknya dilakukan demi mengurangi laju perjalanan kanker serviks stadium lanjut.

Obat pengurang rasa sakit dan sulit buang air besar (bisa juga telah terjadi penekanan tumor ke usus bagian bawah) bisa dimintakan pada dokter yang menanganinya.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Sabtu, 03 November 2012

Dampak Negatif Aborsi

Saya baru saja diaborsi waktu usia kandungan 2 bulan karena kandungan bermasalah. Setelah itu perut saya sering sakit. Yang mau saya tanyakan apa dampak negatif dari aborsi dan bagaimana cara pengobatannya agar tidak terjadi infeksi?

Anita (Perempuan Menikah, 25 Tahun), V3_youli@yahoo.com


Jawaban

Jika tindakan aborsi yang pernah dijalani dilakukan secara aman oleh dokter yang kompeten dengan alasan yang benar (Save Abortion) maka ibu tidak perlu khawatir.

Risiko terbesar yang mungkin timbul dari tindakan ini adalah infeksi dan perdarahan serta perforasi (rahim berlubang).

Namun komplikasi ini biasanya terjadi dini pada saat tindakan dilakukan. Timbulnya infeksi memang membutuhkan waktu dan biasanya didahului dengan gejala demam, perdarahan terus menerus dan bau busuk.

Risiko perlengketan dinding rahim pun dapat terjadi walau jarang. Sebaiknya kontrol kembali dengan dokter spesialis kandungan.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Kamis, 01 November 2012

Daerah Kemaluan Wanita Selalu Gatal-gatal

Dok, setelah menikah pada masa lembab saya merasakan gatal-gatal di selangkangan. Padahal saya selalu jaga kebersihan diri. Dokter spesialis kandungan menyarankan saya memakai Vaginal Gel yang dimasukkan. Tapi efeknya sementara. Bila masa lembab datang maka kambuh lagi gatal-gatalnya. Bagaimana solusinya? Terimakasih.

Aish (Menikah, 29 Tahun), z_we111980@hotmail.com

Jawaban

Sebelumnya perlu diperjelas apakah keluhan gatal yang terjadi hanya di daerah selangkangan saja ataukah terjadi juga di dalam vagina (keputihan).

Jika di daerah selangkangan, besar kemungkinan penyebabnya adalah jamur kulit karena daerah tersebut lembab. Apalagi terdapat keluhan semakin gatalnya daerah tersebut jika ibu berkeringat.

Jika karena jamur, sebagai terapinya dapat diberikan krem anti jamur. Jika keputihan, harus dipastikan dulu penyebabnya karena tidak semua keputihan harus diobati. Kecuali jika gatal, berbau, berwarna kekuningan atau kehijauan dalam jumlah yang banyak dan mengganggu.

Pada umumnya, keputihan berkaitan dengan infeksi. Selain bakteri dan virus dapat pula disebabkan jamur. Kadang, keputihan juga ditemukan pada penderita kencing manis (diabetes).

Ada baiknya dilakukan pemeriksaan Swab Vagina dan Pap Smear jika memang terdapat gejala seperti di atas agar penanganannya dapat tuntas.

Pemakaian pembalut harian, pemberih vagina yang berlebihan (setiap hari/berkali-kali), pakaian ketat, celana dalam yang tidak menyerap keringat pun turut berperan dalam memperbesar timbulnya keputihan (infeksi jamur). Usahakan daerah kelamin selalu kering dengan membiasakan membawa handuk kecil dan celana dalam pengganti berbahan katun.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Selasa, 30 Oktober 2012

KB Suntik dan Pengaruhnya Pada Kesuburan

Dok, saya melahirkan anak pertama pada Mei 2007. Setelah bersih nifas, saya pakai KB suntik 3 bulan. Efeknya saya tidak haid. Lalu pada Mei 2008 saya hentikan. Kemudian Agustus 2008 mulai haid tapi sedikit dan bulan depannya kadang juga tidak haid. Baru pada bulan Februari 2009, haid saya lancar kembali setiap bulannya, namun pernah terlambat 2 minggu. Tadinya saya berharap saya hamil, nggak tahunya haid lagi.

Pertanyaan saya:
1. Seberapa besar pengaruh KB suntik tersebut terhadap kesuburan saya?
2. Obat apa untuk menyuburkan kembali rahim saya kalau memang perlu?
3. Apakah suami saya juga perlu mengonsumsi vitamin?
4. Tolong penjelasan mengenai waktu atau hari yang subur untuk kehamilan.
Terima Kasih atas penjelasannya.

Nopianah (Perempuan Menikah, 32 Tahun), Nopianah@ymail.com
Tinggi Badan 150 cm dan Berat Badan 58 kg

Jawaban


Gangguan tidak haid (Amenore) selama menggunakan KB Hormon (suntik, pil, susuk) adalah wajar karena itu pengaruh dari KB Hormonal tersebut. Obat KB ini berfungsi menekan hormon reproduksi wanita, yaitu estrogen dan progesteron.

Walaupun suntikan hormonal dihentikan terkadang tidak langsung berdampak (langsung bisa haid) karena akumulasi obat tadi yang tersimpan dalam lemak tubuh yang butuh waktu untuk terurai.

Walaupun telah berhenti ber-KB hormon biasanya butuh waktu tubuh untuk menguraikan obat yang terakumulasi dan biasanya membutuhkan 6 bulan lebih.

1. Cara KB yang dipilih tentu berpengaruh terhadap status kesuburan karena KB berfungsi untuk mencegah ovulasi. Namun hal ini akan normal kembali saat KB dihentikan.

2. Prinsip obat yang digunakan untuk menyuburkan kembali adalah memicu ovulasi sel telur dan memicu timbulnya haid.
Konsumsi vitamin oleh suami, tergantung pada kondisi suami terutama kondisi spermanya.

3. Masa subur pada tiap orang berbeda-beda tergantung dari panjangnya siklus haid. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Sabtu, 27 Oktober 2012

Ingin Hamil Setelah Operasi Kista?

Saya seorang ibu dari anak berusia 15 tahun dan sekarang ingin mempunyai anak lagi. Tetapi saya divonis ada kista di rahim. Tahun 2007 saya pernah dioperasi untuk pengangkatan kista endometriosis, tetapi sekarang kista itu muncul lagi.

Pertanyaannya:
1. Apakah saya memang harus operasi untuk yang kedua kalinya?
2. Berbahayakah seandainya setelah operasi, saya langsung hamil lagi, mengingat luka bekas operasi belum sembuh?
3. Apakah obat penyubur kandungan bisa menyebabkan bertambah besarnya kista?
4. Apa saran dokter untuk kasus seperti saya agar bisa hamil lagi?

Terimakasih untuk jawaban dari dokter.

Rosa (Perempuan Menikah, 37 Tahun), arakawa.rosalina@yahoo.com
Tinggi Badan 160 cm dan Berat Badan 55 kg


Jawaban


Keputusan untuk operasi atau tidak tergantung pada hasil pemeriksaan, ukuran kista, rekurensi dan keluhan Ibu. Pada prinsipnya, Ibu dapat segera mengandung karena kista tersebut berada di luar rahim. Sebaiknya tangani kista Endometriosis hingga tuntas dan diberikan obat penyubur (induksi ovulasi).

Banyak wanita yang mengetahui dirinya memiliki endometriosis setelah berulang kali gagal hamil. Wanita yang memiliki endometriosis umumnya tidak menunjukkan gejala apa-apa, namun umumnya mengalami:
1. Nyeri di perut bagian bawah dan di daerah panggul
2. Sakit pada saat menstruasi (dysmenorrhoea), kencing (dysuria) dan sakit di bagian punggung atau perut (chronic pelvic pain)
3. Menstruasi yang tidak teratur (misalnya spotting sebelum menstruasi)
4. Kemandulan
5. Dispareunia (nyeri ketika melakukan hubungan seksual).

dr.Dhely Lesthama.SpOG

Jumat, 26 Oktober 2012

Rahim Sudah Diangkat, Masihkah Bisa Hamil?

Saya sudah operasi angkat kandungan tapi 2 indung telur (ovarium) saya masih ada dan dinyatakan sehat. Saya kok nggak pernah menstruasi padahal indung telur masih ada. Apa saya masih bisa hamil lagi? Apakah bisa dirangsang atau diterapi biar menstruasi?

Shinta (Perempuan Menikah, 32 Tahun), mariaardishinta@yahoo.co.id
Tinggi Badan 153 cm dan Berat Badan 52 kg


Jawaban


Bila rahim sudah diangkat tentu Ibu akan berhenti haid dan tentu tidak bisa mengandung kembali. Rahim adalah tempat proses pembentukan sel telur yang sudah dibuahi sperma dan tempat berkembangnya janin.

Jika rahim sudah diangkat maka seorang perempuan tidak bisa hamil lagi karena tempat berkembangnya janin ada di rahim tapi rahimnya sudah tidak ada.

Jika pun sel telur masih ada kemudian dilakukan bayi tabung tetap tidak ada tempat (rahim) untuk menaruh calon janin yang sudah dipertemukan lewat bayi tabung.

Di luar negeri seperti di Amerika, Eropa atau India memang ada surrogate mother (ibu pengganti) dimana janin hasil bayi tabung dimasukkan ke rahim wanita lain. Tapi di Indonesia hal itu masih dilarang.

dr.Dhely Lesthama.SpOG