Selasa, 05 April 2011

Suatu hari nanti

Jikalau kita kerjakeras, kompak, mandiri
di kampung dan di kota
langit biru jernih
pohon menghijau teduh
buah mangga, delima, jambu melimpah
sungai mengalir jernih
cukup air untuk mandi dan bersuci
selada, kangkung, bayam serta sawi
tak kurang beras, singkong dan jagung

Rumah bersih resik
cukup udara dan cahya mentari
lantai semen
peturasan wangi melati
anak-anak bermain bersenda gurau
belajar sekolah tanpa biaya
jalan lebar berpagar hidup
aki-nini sehat sentosa
pemuda kuat berolahraga
ayah ibu aman bahagia
tak ada rokok
tak ada madat
penuh ibadat dan santun ahlak

Tak lama hanya sekejap tahun
kerjakeras, kompak, mandiri
gotongroyong, kerjasama, kerjabersama

Kalau tetap kayak sekarang
carut marut mental napsi-napsi
gotongroyong tinggal kenangan
mandiri diganti mengemis
sampai kiamat kita begini, cuman jadi bangsa paria
tunggu 5000 tahun lagi, akan tetap begini juga

Kerjakeras, kompak, mandiri
cuman 5 tahun
kota desa jadi baltadun tayibun wa rabun gafur
negeri sentosa rahmat ampunan ilahi
ayo beri jalan gerakan koperasi kita

(Diilhami pidato Park Chung-hee, 22 April 1970:
A village where villagers lack spontaneous passion would not develop even in 5,000 years. If villagers emerge with passion, the village would develop in only 2-3 years with minor help from government).

Senin, 04 April 2011

Materi Blok 6 Minggu 4 *ckckck masiiih ada kuliah*

04.04.2011
Kuliah pengantar SL mediafire
Video Injeksi mediafire

05.04.2011
Obat Anti Cancer mediafire
Keganasan Hematologi mediafire

SEMANGAT RESPONSI!! TAKLUKAN BLOK HEMATO!
Masih ada beberapa hari sebelum UB, manfaatkan sebaik2nya ya teman2 :)

Fungsi Rambut Pada Kemaluan


Fungsi dari rambut kelamin adalah:

* memberikan kehangatan
* indikasi visual dari kematangan seksual
* pengumpulan dari pengeluaran feromon
* mengurangi gesekan luar saat hubungan seksual
* pelindung wilayah yang ditumbuhi rambut kemaluan, karena wilayah ini sensitif

Prof. Yohanes Surya, Ph.D
Salah satu fungsi rambut di ketiak atau di sekitar alat kemaluan adalah untuk mengurangi gesekan. Rambut-rambut ini memudahkan pergerakan tangan atau pergerakan ketika melakukan hubungan seksual.

Di sekitar rambut atau bulu-bulu itu terdapat banyak kelenjar apocrine yang berfungsi mengeluarkan feromon, yang baunya dapat menarik lawan jenis. Akhir-akhir ini feromon telah menjadi bahan riset yang cukup menarik dan telah dijadikan semacam parfum untuk menarik lawan jenis walaupun keampuhannya belum sepenuhnya diakui.

Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD
1. Kalau anda perhatikan tubuh anda, maka utk setiap tempat yg rawan dan perlu dilindungi maka akan tumbuh rambut/bulu ditempat tersebut. Contohnya, kepala, perlu dijaga, tdk terbentur, pecah, dan sangat rawan di ubun2, dimana tumbuh rambut paling tebal disana ketika masih bayi. Mata, ada rambut, diatasnya,ada bulu mata agar debu, cairan, atau benda asing tdk dg mudah singgah dlm mata.

Ketika belum menggunakan baju, kemungkinan besar, seluruh tubuh ditumbuhi bulu yg lebih jarang, dan ditempat rawan ditumbuhi bulu yg lebih lebat dan menutupi tempat tersebut. Dg pertumbuhan manusia, perubahan jaman dan evolusi manusia, maka tersisa yg paling penting yg menjga bagian 2 rawan tersebut dg bulu.

2. Sebenarnya jumlah bulu, tumbuhnya dimana, dan bentuk bulu merupakan finger print atau ciri khas masing2 manusia yg berbeda satu sama lainnya, hanya saja sidik jari, merupakan hal yg cukup terlihat, tanpa menyinggung ke pornoan, dan dg segera bisa diambil gambarnya hanya sg meggunakan tinta, pada hala faktor2 lainnya seperti banyaknya bulu, lokasi bulu, juga bisa menunjukan data org tersebut.

3. Bulu adalah produk yg disamping berguna seperti yg disebutkan diatas, juga merupakan identifikasi sex yg mempunyai pengaggum tersendiri; misalnya anda dan istri/suami anda mengenal anda dan menjadi tertarik secra seksual, atau terangsang secara seksual karena citra bulu anda yg misalnya hanya ada pada daerah tertentu, bentuk dan jumlahnya tertentu juga.

sumber





Orangtua Perokok Bisa Racuni Bayi


Apakah Anda dan pasangan bagian dari perokok aktif? Jika iya, berpikirlah kembali untuk menyatukan ruang tidur dengan bayi. Penelitian di California menemukan, bayi yang tidur bersama orangtua perokok memiliki kadar nikotin tiga kali lebih tinggi dibanding mereka yang tidur terpisah.

Bayi dengan orangtua perokok aktif dikatakan sebagai perokok tangan ketiga. Meski tak pernah terkena paparan asap rokok secara langsung, bayi tetap bisa terpapar racun rokok yang menempel pada pakaian dan kulit orangtuanya, bahkan perabot rumah.

Penelitian itu juga menunjukkan bahwa ventilasi kamar tidur tidak cukup efektif mengurangi tingkat racun terhadap perokok pasif, terutama bayi. 'Merokok pasif adalah penyebab utama kematian anak di negara maju,' ujar Guadalupe Ortega, penulis utama penelitian.

Dikenal dengan sebutan Brief Intervention in Babies Effectiveness (BIBE), penelitian itu terkait dampak asap tembakau pada kelompok usia yang sangat muda di ruang-ruang privat.

Penelitian tersebut melibatkan partisipasi dari 96 pusat kesehatan primer di Catalonia. Para ahli mewawancarai orang tua dari 1.123 bayi, di bawah usia 18 bulan, yang memiliki setidaknya satu orangtua perokok aktif.

Mereka menganalisis sampel rambut dari 252 bayi untuk menentukan kadar nikotinnya. Penelitian dilakukan berkelanjutan pada tiga dan enam bulan berikutnya. Hasilnya, 83 persen sampel rambut mengandung tingkat nikotin yang tinggi.

Minggu, 03 April 2011

Kursus: Kedokteran komunitas, pencegahan dan kegawatdaruratan (termasuk kardiovaskular) + Kompetensi Elektrokardiografi (EKG)

PERSYARATAN
Dokter umum yang telah mengikuti modul “Pelayanan Kedokteran dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga” dan “Manajemen Praktik Dokter Keluarga” dari Departemen IKK, FKUI atau telah mengikuti Paket A/B dari Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI)

BIAYA*
• Biaya kursus: Rp 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah)
• Harga EKG: Rp 13.200.000 (tiga belas juta dua ratus ribu rupiah)
*Kemudahan dalam pembayaran dan cicilan sedang dalam proses, akan diberitahukan bila fasilitas itu telah tersedia di Primkop-IDI

WAKTU
• Tanggal: 2-6 Mei 2011 pukul 8.00 – 17.00
• Kembali ke tempat praktik menyelesaikan portofolio masing-masing selama 4 minggu. Konsultasi pengisian portofolio secara on-line via email. Portofolio adalah kumpulan catatan dan tugas yang terstruktur dan direncanakan sebelumnya sebagai metoda evaluasi suatu pembelajaran.
• Tanggal: 1-2 Juni 2011 pukul 8.00 – 17.00: Presentasi portofolio/Pleno.

TEMPAT
Klinik Dokter Keluarga Kayu Putih, Jl. Pondasi No. 22, Kampung Ambon, Rawamangun, Jakarta Timur

SERTIFIKAT
CME Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Bisa dikonversi (perorangan) ke SKP IDI, laporan portofolio dapat dikonversi ke SKP IDI.


Sekretariat/Informasi lebih lanjut
Jl. Pondasi No. 22, Kampung Ambon, Rawamangun, Jakarta Timur
Tel. 021-21-366 55 821
Fax: 021-4788 1414
Email: primkop.idi@gmail.com
Joni Permadi, HP: 021-36655821

Sabtu, 02 April 2011

Mendorong Masyarakat Sejahtera, Sehat, Mandiri

Kewajiban terpenting dokter untuk lingkungannya agar sehat, sentosa, sejahtera dan pintar adalah:
1. Melarang merokok tanpa kecuali dan dimana pun
2. Mendorong memanfaatkan lahan tidur untuk ditanam agar hijau: pohon keras, pohon buah-buahan, tanaman pangan: singkong, ubi kayu, jagung, tanaman penghasil protein: kacang-kacangan, rempah-rempah dan juga keahlian mengawetkan makanan: pengeringan, menjadi bubuk, serbuk, asinan, manisan. Simpan untuk persediaan paceklik agar gizi terawat.
3. pelihara ikan, lele, tangkap ikan, udang, kerang di laut dan diawetkan juga sebagai cadangan sumber protein..
4. Buat air bersih tersedia melimpah.
5. Rumah lantai disemen, atap jangan bocor, udara dan sinar matahari cukup masuk, ada kakus.
6. Buat sekolah, perpustakaan, internet.
7. Sumber energi terbarukan: air, minyak jarak, sinar matahari, angin.
Semua itu dasarnya: MANDIRI, TIDAK MENGEMIS, GOTONG-ROYONG, KERJASAMA, KERJABERSAMA. Dokter jadi fasilitator maka negara akan kuat karena rakyat sehat dan makmur.

Carut Marut Pelayanan Kesehatan

Kalau kita mendengarkan, melihat, membaca seabrek carut-marut pelayanan kesehatan tidak ada habis-habisnya, saling tuding, saling salahkan tidak akan pernah ada selesainya.
Bagaimana memutus lingkaran iblis ini?
Yang paling rasional adalah kita mulai dari kita sendiri dari para dokter, masalahnya mudah diucapkan tapi bagaimana langkah konkritnya.
Prinsip yang sedang dibangun oleh Primkop-IDI mungkin bisa jadi sedikit alternatif:
1. Intervensi yang akan oleh ditempuh adalah layanan primer yang sekarang didukung 70.000 dokter umum dengan penambahan 2.000-5.000 dokter/tahun. Layanan sekunder padat modal dan padat teknologi akan merupakan prioritas kedua.
2. Layanan primer itu harus dimiliki dokter, kelompok dokter, tenaga kesehatan, masyarakat pasien, koperasi prinsipnya owner-operator bukan dimiliki oleh segelintir pemodal besar. Dengan demikian klinik itu akan dirawat dengan baik, komunikasi/layanan prima karena ini adalah periuk nasi-nya.
3. Layanan preventif utama karena sifat pembayaran yang kapitasi.
4. Layanan kuratif/preventif juga prima harus ada EKG, USG, X-ray, lab, screening Ca cervix dengan IVA, lesi prakanker ditangani cryotherapi, pasang IUD, vasektomi, KB, imunisasi/vaksinasi anak dan dewasa, obat berkualitas & murah (ada depot obat)
5. Kompetensi dokternya pun ditingkatkan.
6. Untuk pembelian ada fasilitas cicilan, syukur-syukur punya lembaga keuangan sendiri.
7. Efisiensi terjadi dengan penggunaan teknologi informasi.
Dengan membentuk klinik layanan primer dengan prinsip di atas akan merupakan jawaban atas carut-marutnya layanan kesehatan, tidak perlu menunggu orang lain, mengemis. Tegar, mandiri, tolong-diri sendiri, gotong-royong, kerjasama, bersamakerja.