Tampilkan postingan dengan label SPERMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SPERMA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Juli 2011

Sperma berdarah (= Hematospermia)

Hematospermia berarti ditemukannya darah dalam sperma (ejakulat). Darah mulai dari tidak terlihat mata (hanya bisa dilihat dengan mikroskop) sampai dengan darah yang tampak dengan mata. Penampkannya bisa hanya berupa darah berwarna kecoklatan sampai berwarna merah terang. Sering tanpa rasa nyeri, biasanya menyerang diusia pubertas dan terbanyak pada usia 30-40 tahun.

Penyebab tersering adalah infeksi urethra (saluran pipis), kelenjar prostat atau vesikula seminalis. Sedangkan penyebab lainnya adalah :
- Trauma/cedera misalnya akibat aktifitas seks yang berlebihan
- Infeksi saluran kencing lainnya
- Sumbatan saluran ejakulasi
- Biopsi kelenjar prostat atau paska vasektomi
- Kanker (jarang)

Pada umumnya kasus bersifat self-limiting dan akan hilang dengan dengan sendirinya, dan 90 kasusnya berulang. Namun jika ditemukan penyebabnya, maka dilakukan pengobatan sesuai penyebab. Jika ditemukan infeksi diberikan antibiotika. Trauma minor biasanya tidak butuh terapi dan hanya dilakukan observasi saja, sdangkan trauma mayor perlu dilakukan bedah terbuka. Sumbatan bisa dibuka dengan bedah ringan. Kanker diobati dengan radiasi dan kemoterapi.

Jumat, 12 Maret 2010

Test Kit Penghitung Jumlah Sperma

Tes kesuburan praktis sekarang tidak hanya untuk wanita lagi. Sebuah perangkat baru yang tampak sangat mirip dengan test ovulasi dan tes kehamilan yang gunanya untuk mengecek sperma akan segera tersedia di Eropa, dan sedang meununggu persetujuan FDA untuk pemasaran di Amerika Serikat.

Test ini ditujukan untuk pasangan yang telah berusaha untuk hamil selama beberapa bulan, dan belum siap untuk mencari bantuan profesional. Produk ini harganya sekitar $ 25. Lumayan mahal kalau untuk ukuran Indonesia. (Pemeriksaan analisa sperma di Lab Prodia gak sampai Rp.100 ribu). Sedangkan di Amerika sana biaya pemeriksaan di lab bisa mencapai $ 65 hingga $ 250, dan sering tidak ditanggung oleh asuransi.

Test ini cukup akurat, cuma tidak meberikan hasil kwantitatif, melainkan hanya berupa nilai batas saja. Misalnya jumlah sperma di bawah 5 juta jika test stripnya hanya nergaris satu, atau diatas 20 juta jika test strpnia begaris dua (nilai normal)(LIHAT GAMBAR DIBAWAH)



NORMAL _____RENDAH_____ SANGAT RENDAH

Tes bekerja dengan mendeteksi antigen yang ditemukan pada permukaan kepala sel sperma yang dikenal sebagai SP-10 membutuhkan waktu sekitar 10 tahun untuk penelitiannya. Jika pada test kehamilan wanita hanya perlu mencelupkan test strip pada urine mereka untuk melihat apakah mereka sedang hamil atau mendekati ovulasi, pada pengecekan sperma dengan Fertilitas SpermCheck memerlukan beberapa langkah.

Pengguna membiarkan air mani (yang sudah dikeluarkan) selama 20 menit, lalu diambil 100 mikroliter dengan menggunakan pipet yang disediakan, kemudian mencampurkannya dengan bahan deterjen khsus, yang akan melepaskan protein SP-10 dari sperma. Pengguna kemudian memasukkan beberapa tetes campuran ini ke dalam dua lubang sampel ( huruf S) . Hasil test dapat dilihat dalam waktu tujuh menit (seperti gambar diatas).