Rabu, 25 November 2009

Nyeri Kepala (Cephalgia)

Nyeri Kepala (Cephalgia)

Pertanyaan dr Ibu Wen:
Bu wen: Assalamu'alaikum dok ana seorg ummahat umur 46 th dg 4 org anak yg sdh brgkt remaja, 3 th terakhir kami pndah dr pdg k cibubur, disini ana srng mengalami skt kepala kmdn nyeri tulang, tlng advisnya dok, trs ana prnh buka web dr basuki supartono mo share ttp tulang tapi gak ketemu lagi mhn info dok jzklh ws


Definition of Cephalgia

Cephalgia: Headache. (One of those things we all know but that defies an easy definition.) Literally, headache is an ache in the head. It is pain in the head. The Greek "algos" means "pain."

Nyeri kepala adalah perasaan sakit atau nyeri, termasuk rasa tidak nyaman yang menyerang daerah tengkorak (kepala) mulai dari kening kearah atas dan belakang kepala. dan daerah wajah.

Definisi menurut IASP (International assosiation for the study of pain):
Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan yang sedang terjadi atau telah terjadi atau yang digambarkan dengan kerusakan jaringan.


Klasifikasi HIS 1988 ;
1. migrain
2. nyeri kepala tension
3. nyeri kepala cluster dan hemicrania kronik paroksismal
4. nyeri kepala yang tidak berhubungan lesi structural
5. nyeri kepala berhubungan dengan cedera kepala
6. nyeri kepala berhubungan dengan gangguan vaskuler
7. nyeri kepala berhubungan denagn gangguan intrakranial non vaskuler
8. nyeri kepala berhubungan dengan zat-zat atau putus zat obat
9. nyeri kepela berhubunggan dengan infeksi non cephalic
10. nyeri kepala berhubungan dengan gangguan metabolic
11. nyeri kepala atau nyeri wajah dengan gangguan tengkorak, leher, mata, hidung, gigi, mulut, atau struktur-struktur wajah kranium
12. neuralgia cranialis, nyeri batang syaraf dan nyeri deafness
13. nyeri kepala yang terklasifikasi

Nyeri terdiri dari:
1. nyeri perifer
2. nyeri sentral (nyeri di aferens, nyeri konduktif)
3. nyeri perseptif

Pemeriksaan fisik :
Dilakukan lengkap : pemeriksaan umum, internus dan neurologik. Pemeriksaan lokal kepala, nyeri tekan didaerah kepala, gerakan kepala ke segala arah, palpasi arteri temporalis,spasme otot peri-cranial dan tengkuk, bruit orbital dan temporal.

Pemeriksaan Penunjang :
Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan untuk membantu mendiagnosa nyeri kepala seperti :
1. Foto Rongten kepela
2. EEG
3. CT-SCAN
4. Arteriografi, Brain Scan Nuklir
5. Pemeriksaan laboratorium(Tidak rutin atas indikasi)
6. Pemeriksaaan psikologi (jarang dilakukan).

Strategi penanggulangan nyeri :
1. pengobatan proses dasar atau kelainan fisiologik spesifik (kausa etiologi,patogenesa), missal antibiotik untuk infeksi, spasmolitik untuk kolik, ergot untuk migren, dll termasuk pembedahan bila diperlukan.
2. pengobatan psikologik/psikiatrik dan atau psikotropik yang bertujuan untuk : menolong penderita untuk menyesuaikan diri dengan stress akibat nyeri, dan mengobati faktor2 [sikologik yang mnyebabkan atau mengkambuhkan nyeri..
3. terapi medikamentosa berupa analgetik untuk pengobatan simptomatik nyeri, apabila pengobatan spesifik tidak ada atau kurang memadai
4. terapi2 dengan metoda fisik yang sifatnya simptomatik apabila pengobatan 1,2, dan 3 kurang memadai atau dianggap gagal..



Qurban terbaik

Qurban terbaik

Dapat dari milis sebelah...semoga bermnfaat...

Kuhentikan mobil tepat di ujung kandang tempat berjualan hewan Qurban. Saat pintu mobil kubuka, bau tak sedap memenuhi rongga hidungku, dengan spontan aku menutupnya dengan saputangan. Suasana di tempat itu sangat ramai, dari para penjual yang hanya bersarung hingga ibu-ibu berkerudung Majelis Taklim, tidak terkecuali anak-anak yang ikut menemani orang tuanya melihat hewan yang akan di-Qurban-kan pada Idul Adha nanti, sebuah pembelajaran yang cukup baik bagi anak-anak sejak dini tentang pengorbanan NabiAllah Ibrahim & Nabi Ismail. Aku masuk dalam kerumunan orang-orang yang sedang bertransaksi memilih hewan yang akan di sembelih saat Qurban nanti.

Mataku tertuju pada seekor kambing coklat bertanduk panjang, ukuran badannya besar melebihi kambing-kambing di sekitarnya. " Berapa harga kambing yang itu pak?" ujarku menunjuk kambing coklat tersebut. " Yang coklat itu yang terbesar pak. Kambing Mega Super duajuta rupiah tidak kurang" kata si pedagang berpromosi matanya berkeliling sambil tetap melayani calon pembeli lainnya. " Tidak bisa turun pak?" kataku mencoba bernegosiasi. " Tidak kurang tidak lebih,sekarang harga-harga serba mahal" si pedagang bertahan. " Satu juta lima ratus ribu ya?" aku melakukan penawaran pertama "Maaf pak, masih jauh. " ujarnya cuek.

Aku menimbang-nimbang, apakah akan terus melakukan penawaran terendah berharap si pedagang berubah pendirian dengan menurunkan harganya. " Oke pak bagaimana kalau satu juta tujuh ratus lima puluh ribu?" kataku " Masih belum nutup pak " ujarnya tetap cuek


" Yang sedang mahal kan harga minyak pak. Kenapa kambing ikut naik?" ujarku berdalih mencoba melakukan penawaran termurah. " Yah bapak,meskipun kambing gak minum minyak. Tapi dia gak bisa datang ke sini sendiri. Tetap saja harus di angkut mobil pak, dan mobil bahan bakarnya bukan rumput, " kata si pedagang meledek. Dalam hati aku berkata, a lot juga pedagang satu ini. Tidak menawarkan harga selain yang sudah dikemukakannya di awal tadi. Pandangan aku alihkan ke kambing lainnya yang lebih kecil dari si coklat. Lumayan bila ada perbedaan harga lima ratus ribu. Kebetulan dari tempat penjual kambing ini, aku berencana ke toko ban mobil. Mengganti ban belakang yang sudah mulai terlihat halus tusirannya. Kelebihan tersebut bisa untuk menambah budget ban yang harganya kini selangit.

"Kalau yang belang hitam putih itu berapa bang?" kataku kemudian " Nah yang itu Super biasa. Satu juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah" katanya.

Belum sempat aku menawar, disebelahku berdiri seorang kakek menanyakan harga kambing coklat Mega Super tadi. Meskipun pakaian "korpri" yang ia kenakan lusuh, tetapi wajahnya masih terlihat segar. " Gagah banget kambing itu. Berapa harganya mas?" katanya kagum. " Dua juta tidak kurang tidak lebih Kek. " kata si pedagang setengah malas menjawab setelah melihat penampilan sikakek. " Weleh larang men regane (mahal benar harganya)?" kata si kakek dalam bahasa Purwokertoan " bisa di tawar-kan ya mas?" lanjutnya mencoba negosiasi juga. " Cari kambing yang lain aja kek. " sipedagang terlihat semakin malas meladeni.

" Ora usah (tidak) mas. Aku arep sing apik lan gagah Qurban taun iki (Aku mau yang terbaik dan gagah untuk Qurban tahun ini) Duit-e (uangnya) cukup kanggo (untuk) mbayar koq mas. " katanya tetap bersemangat seraya mengeluarkan bungkusan dari saku celananya.

Bungkusan dari kain perca yang juga sudah lusuh itu dibukanya, enam belas lembar uang seratus ribuan dan sembilan lembar uang lima puluh ribuan dikeluarkan dari dalamnya. " Iki (ini) dua jutarupiah mas. Weduse (kambingnya) dianter ke rumah ya mas?" lanjutnya mantap tetapi tetap bersahaja.

Si pedagang kambing kaget, tidak terkecuali aku yang memperhatikannya sejak tadi. Dengan wajah masih ragu tidak percaya si pedagang menerima uang yang disodorkan si kakek,kemudian di hitungnya perlahan lembar demi lembar uang itu.

" Kek, ini ada lebih lima puluh ribu rupiah" si pedagang mengeluarkan selembar lima puluh ribuan " Ora ono ongkos kirime tho...?" (Enggak ada ongkos kirimnya ya?) si kakek seakan tahu uang yang diberikannya berlebih "

Dua juta sudah termasuk ongkos kirim" si pedagang yang cukup jujur memberikan lima puluh ribu ke kakek " mau di antar ke mana mbah?"(tiba- tiba panggilan kakek berubah menjadi mbah) " Alhamdulillah, lewih (lebih) lima puluh ribu iso di tabung neh (bisa ditabung lagi)"kata si kakek sambil menerimanya " tulung anterke’ ning deso cedak kono yo (tolong antar ke desa dekat situ ya), sak sampene ning mburine (sesampainya di belakang) Masjid Baiturrohman, takon ae umahe (tanya saja rumahnya) mbah Sutrimo pensiunan pegawe Pemda Pasir Mukti, InsyaAllah bocah-bocah podo ngerti (InsyaAllah anak-anak sudah tahu). "

Setelah selesai bertransaksi dan membayar apa yang telah di sepakatinya, si kakek berjalan ke arah sebuah sepeda tua yang di sandarkan pada sebatang pohon pisang, tidak jauh dari X-Trail milikku.

Perlahan diangkat dari sandaran, kemudian dengan sigap di kayuhnya tetap dengan semangat. Entah perasaan apa lagi yang dapat kurasakan saat itu,semuanya berbalik ke arah berlawanan dalam pandanganku.

Kakek tua pensiunan pegawai Pemda yang hanya berkendara sepeda engkol, sanggup membeli hewan Qurban yang terbaik untuk dirinya. Aku tidak tahu persis berapa uang pensiunan PNS yang diterima setiap bulan oleh si kakek.

Yang aku tahu, di sekitar masjid Baiturrohman tidak ada rumah yang berdiri dengan mewah, rata-rata penduduk sekitar desa Pasir Mukti hanya petani dan para pensiunan pegawai rendahan. Yang pasti secara materi, sangatlah jauh di banding penghasilanku sebagai Manajer perusahaan swasta asing.

Yang sanggup membeli rumah di kawasan cukup bergengsi .

Yang sanggupmembeli kendaraan roda empat yang harga ban-nya saja cukup membeli seekor kambing Mega Super.

Yang sanggup mempunyai hobby berkendaraan moge (motor gede) dan memilikinya .

Yang sanggup mengkoleksi raket hanya untuk olah-raga seminggu sekali.

Yang sanggup juga membeli hewan Qurban dua ekor sapi sekaligus.

Tapi apa yang aku pikirkan? Aku hanya hendak membeli hewan Qurban yang jauh di bawah kemampuanku yang harganya tidak lebih dari service rutin mobil X-Trail, kendaraanku di dunia fana.

Sementara untuk kendaraanku di akhirat kelak, aku berpikir seribu kali saat membelinya.

Ya Allah, Engkau yang Maha Membolak-balikan hati manusia, balikkan hati hambaMu yang tak pernah berSyukur ini ke arah orang yang pandai menSyukuri nikmatMu .

SEMOGA ADA MANFAATNYA..



Senin, 23 November 2009

What is Thrush?

Cancer sores or aphthous ulcers, are painful lesions in the internal membranes of the mouth and cheeks that usually heal within 7 to 10 days.

Why should the thrush?

Not precisely known cause. They can be caused by injuries or cuts inside the mouth, infections, stress, certain foods, genetic predisposition and hormonal changes in women.

How can you prevent the occurrence of thrush?

Avoid injury to the lining of the mouth:

* Chew food slowly.
* Do not bite the inside of the lips and cheeks.

Do I need to see a doctor?

This is a common ailment that usually has no complications, however, see a doctor:

* If canker sores occur after taking medications.
* If canker sores do not disappear after 14 days.
* If a canker sore is very painful or recurring.

Is there any home treatment for canker sores?

As this is a very common condition, almost everyone has a remedy for canker sores or advice, you can try one of the following:

* Rinse your mouth with a spoon and hydrogen peroxide (hydrogen peroxide) in 1 cup (8oz.) of water.
* Apply a paste of baking soda and water over the injury.
* There are also several medications that can be purchased at the pharmacy to reduce pain and speed healing.

Hipotensi dan Solusinya

Hipotensi dan Solusinya

Pertanyaan dari Saudari Lulu:
lulu: ass.saya wanita karir usisa 22 th.kesibukan kuliah dan kerja membuat saya lupa istirahat. yang sering terjadi jika saya kecapean adalah pusing. dulu pernah sampai pingsan karena saya hipotensi.solusix

Hipotensi (tekanan darah rendah) adalah suatu keadaan dimana tekanan darah lebih rendah normal yaitu 90/60 mmHg, dimana nilai normal kita adalah 120/80 pada umumnya yang dipengaruhi aktivitas kita sehari-hari.

Gejala Tekanan Darah Rendah
Seringkali kita bagi penderita hipotensi dirasakan pusing, merasa cepat lelah, lesu, lemah,bahkan mengalami pingsan, sering menguap, keringat dingin, penglihatan kabur dsb.

Pengobatan Darah Rendah
1. Berolah raga teratur tiap hari minimal 30 menit
2. Mengkonsumsi makanan dan minuman yang cukup dan bisa menaikkan tekanan darah antara lain kopi.
3. Tidur dengan kepala disanggah bantal dalam keadaan terangkat agar tidak terjadi hipotensi orthostatik
4. Mengkonsumsi obat-obatan penambah darah

Bila Keluhan belum berkurang ada baiknya menghubungi dokter terdekat..




Minggu, 22 November 2009

Di Balik Fenomena Facebook

Di Balik Fenomena Facebook

Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah
episode infotainment setiap hari.
Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam
berita-berita media massa.

Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di
luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasei yang ditunggu-tunggu
...'siapa calon bapak si jabang bayi?'

Ada khabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang celebrities yang
belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur,
berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok
suaminya.

Wuiih......mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya
seperti itu, penuh sensasi.Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai
tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.


Wuiiih......ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti
itu,
sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya
apapun diketahui orang, dikomentarin orang bahkan mohon maaf
....'dilecehkan' orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah
kesenangan.

Fenomena itu bernama facebook, setiap saat para facebooker meng update
statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya. Lupa atau
sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga,
menjadi kebanggaan di statusnya. Lihat saja beberapa status facebook :

Seorang wanita menuliskan "Hujan-hujan malam-malam sendirian,
enaknya ngapain ya.....?"--kemudian puluhan komen bermunculan dari
lelaki dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan "mau
ditemanin? Dijamin puas deh..."

Seorang wanita lainnya menuliskan " Bangun tidur, badan sakit
semua, biasa....habis malam jumat ya begini...:" kemudian komen2 nakal
bermunculan...

Ada yang menulis

" bete nih di rumah terus, mana misua jauh lagi....",

--kemudian komen2 pelecehan bermunculan.

Ada pula yang komen di wall temannya

" eeeh ini si anu ya ...., yang dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh
dicariin tuh sama si itu...." --lupa klu si anu sudah punya suami dan
anak-anak yang manis.

Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya

"habis minum jamu nih...., ada yang mau menerima tantangan ?'

--langsung berpuluh2 komen datang.

Ada yang hanya menuliskan, "lagi bokek, kagak punya duit..."

Ada juga yang nulis "mau tidur nih, panas banget...bakal tidur pake
dalaman lagi nih" .

Dan ribuan status-status yang numpang beken dan pengin ada komen-komen
dari lainnya.
Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita,
telinga kita, bahkan pikiran kita.

Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan
hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal
yang semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan.

Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru sj
di upload di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga
memakai kaos dan celana pendek.....padahal sebagian besar yg didalam
foto tersebut sudah berjilbab

Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah
berubah dari kehidupan jahiliyah menjadi kehidupan islami, foto saat
dulu jahiliyah bersama teman2 prianya bergandengan dengan ceria....

Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan
kekasihnya dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini
sang wanita telah berkeluarga dan hidup dengan tenang.

Rasanya hilang apa yang diajarkan seseorang yang sangat dicintai
Allah...., yaitu Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, Rasulullah
kepada umatnya. Seseorang yang sangat menjaga kemuliaan dirinya dan
keluarganya. Ingatkah ketika Rasulullah bertanya pada Aisyah
Radiyallahu Anha

" Wahai Aisyah apa yang dapat saya makan pagi ini?" maka Istri
tercinta, sang humairah, sang pipi merah Aisyah menjawab " Rasul,
kekasih hatiku, sesungguhnya tidak ada yang dapat kita makan pagi
ini". Rasul dengan senyum teduhnya berkata "Baiklah Aisyah, aku
berpuasa hari ini". Tidak perlu orang tahu bahwa tidak ada makanan di
rumah Rasulullah....

Ingatlah Abdurahman bin Auf Radiyallahu Anhu mengikuti Rasulullah
berhijrah dari mekah ke madinah, ketika saudaranya menawarkannya
sebagian hartanya, dan sebagian rumahnya, maka Abdurahman bin Auf
mengatakan, tunjukan saja saya pasar. Kekurangannya tidak membuat
beliau kehilangan kemuliaan hidupnya. Bahwasanya kehormatan menjadi
salah satu indikator keimanan seseorang, sebagaimana Rasulullah,
bersabda,

"Malu itu sebahagian dari iman". (Bukhari dan Muslim).

Dan fenomena di atas menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam,
hegemoni 'kesenangan semu' dan dibungkus dengan 'persahabatan
fatamorgana' ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam
facebook yang melindas semua tata krama tentang Malu, tentang menjaga
Kehormatan Diri dan keluarga.

Dan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menegaskan dengan sindiran
keras kepada kita

"Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau."
(Bukhari).

Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah
mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak
bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.

Bagi mereka para wanita yang menemukan jati dirinya, dibukakan
cahayanya oleh Allah sehingga saat di masa lalu jauh dari Allah
kemudian ter inqilabiyah - tershibghoh, tercelup dan terwarnai cahaya
ilahiyah, hatinya teriris melihat masa lalunya dibuka dengan penuh
senyuman, oleh orang yang mengaku sebagai teman, sebagai sahabat.

Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu,
mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita.

Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita,
simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan 'kesenangan', 'gurauan'
membuat Iffah kita luntur tak berbekas.

catatan
***"Iffah (bisa berarti martabat/kehormatan) adalah bahasa yang lebih
akrab untuk menyatakan upaya penjagaan diri ini. Iffah sendiri
memiliki makna usaha memelihara dan menjauhkan diri dari hal-hal yang
tidak halal, makruh dan tercela."



Cervical Cap ( = Kontrasepsi Diafragma )

Cervical cap merupakan kontrasepsi wanita, terbuat dari bahan latex, yang dimasukkan ke dalam liang kemaluan dan menutupi leher rahim (serviks). Efek sedotan menyebabkan cap tetap nempel di leher rahim. Cervical cap berfungsi sebagai barier (penghalang) agar sperma tidak masuk ke dalam rahim sehingga tidak terjadi kehamilan. Setelah berhubungan (ML) cap tidak boleh dibuka minimal selama 8 jam. Agar efektif, cap biasanya di campur pemakaiannya dengan jeli spermisidal (pembunuh sperma). Efektifitasnya berkisar 70-90%.

Efektifitas tegantung pada pas atau tidaknya ukuran cap. Untuk itu diperlukan fitting (ngepas) cap. Cap bisa dipasang selama 48 jam. Dipasang saat akan ML. Tidak dianjurkan pemakaiannya saat haid.Saat pemasangan cap diisi 1/3 bagian dengan spermisidal. Jangan terlalu berlebihan, karena akan menyebabkan cap terlepas dari serviks. Hati2 jika melakukan o**l seks, bersihkan sisa spermisida di sekitar vagina, karena rasanya sangat tidak enak he he he pis...

Cari posisi yang nyaman saat memasukkan cap ke dalam vagina. Berdiri dengan satu kaki diatas kursi, berdiri mengangkang atau berbaring dengan lutut ditekukkan. Satu tangan membeberkan bibir vagina, sementara tangan yang satunya memasukkan cap. Gunakan jari untuk mendorong cap sampai ke leher rahim. Ceksekeliling cap apakah sudah masuk dengan benar ke serviks. Test efek sedotan dengan mendorong dan menarik cap.

Setelah ML, tunggu sampai 8 jam sebelum membuka cap. Pergunakan jari untuk melepaskan efek mengisap daro cap. Jika cap sulit dijangkau, coba posisi jongkok dan meneran. Jika cap lepas saat ML, maka pergunakan kontrasepsi darurat (kondar).

Efek samping
Sebagian kecil wanita akan mengalami reaksi alergi akan bahan latex atau spermisidalnya.  

Keuntungan

  • Bisa dipakai jauh sebelum ML.
  • Mudah dibawa dan nyaman.
  • Tidak mempengaruhi siklus haid.
  • Tidak mempengaruhi kesuburan.
Kerugian

  • Tidak melindungi dari HIV/AIDS.
  • Butuh fitting sebelumnya.
  • Ada wanita yang gak bisa muat (fitted).
  • Kadang pemakaian dan membukanya agak sulit.
  • Bisa copot saal ML.
  • Kemungkinan reaksi alergi
Cara Pemasangan Cap


Jumat, 20 November 2009

Defense of the use of amalgam

In the forums about dentistry, and most frequent subject matters largely to the dental community is regarding whether or not to use amalgam.
From this page we discussed this with two related news. One was based on a complaint which was published on the website of the Patient Advocate on possible amalgam toxicity, and another article summarizing the state of opinion of the dental community on this issue, emphasizing the advocates of amalgamation and defenders of their substitutes, such as "composites".

Contributions

The silver amalgam as a dental restorative is a clear decline in rider ship at the expense of materials with more aesthetic qualities. The amalgamation, from the beginning, has been a very controversial material because it contains mercury.
Researchers at the University of Calgary in Canada found that chewing releases small amounts of mercury vapor from amalgam restorations of silver and mercury levels in blood, urine and brain were related to the number of amalgam restorations silver.

Studies have shown a series of data:

* That exposure to mercury from amalgams is less than the exposure of mercury from food, water, air, medicines, cosmetics ...
* That the vapor rising from the amalgam can be from 1 to 3 micrograms of steam per day, according to OSHA (Occupational Safety and Health Administration).
* In many individuals with amalgam restorations are about 4 micrograms / gram of creatinine in urine. The problems begin when the ratio is from 25 micrograms per gram.
* There may be sensitivity or allergy to mercury due to mercury vapor loss
* It is estimated that the chance that side effects can occur from the use of amalgam is a patient for every 2,300
* No risks were found in pregnant dental professionals.

It is said that these small amounts of mercury can result from migraines to multiple sclerosis. To address this issue should follow the standards published by the ADA (American Dental Association), which warns that the greatest risk may occur when removing old amalgam, which must take place under complete isolation of the operative field. The maximum dose in the dental office is 300-500 micrograms/m3 air.

But there are experiences with a scientific rigor that can demonstrate a contribution of the dangers of amalgams. What looks like a positive response to the removal of amalgam may be a placebo effect or spontaneous improvement in the course of disease.

What we must bear in mind is that mercury is in the air, water and many other elements found in everyday life. That dentists have levels of 2 to 4 times higher than the rest and change their health is not affected and there is no evidence that pregnant women and children at risk low levels of mercury vapor from amalgams.

Conclusions

Institutions such as the A.D.A. or the Research Committee of the A.A.R.D. repeated every year that "there is no documented evidence to recommend the non-use of dental amalgam. Nevertheless, in some Nordic countries are restricting their use for environmental reasons.
Institution Food and Drug Administration issued reports in the same direction, "no valid scientific data proving causation of disorders or injuries caused by dental amalgam.
The truth is that amalgam is valued now for its longevity and its low propensity to failure, and ultimately there is no work that demonstrates the dangers of mercury amalgam.

Editorial: Dental Domain
Source: Professor Javier Garro. Lecturer in Dental Pathology and Therapeutics at the Faculty of Medicine and Dentistry of Barcelona