Tampilkan postingan dengan label Psikoseksual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikoseksual. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Januari 2013

Benci Tapi Cinta karena Suami Pernah Selingkuh, Sebaiknya Cerai Tidak?

Mbak Zoya, setahun lalu saya mengetahui suami saya berselingkuh dengan wanita teman kerjanya. Wanita itu lebih tua 8 tahun dan mempunyai kehidupan yang tidak baik, dalam artian suka gonta-ganti pasangan. Padahal kami sudah kenal baik, sudah seperti kakak buat saya dan suamiku. Wanita itu juga tahu bagaimana suami sangat mencintai saya.

Rumah tangga saya tidak pernah ada masalah, tapi dia sengaja menjebak suami hingga akhirnya mereka berhubungan sebanyak 2 kali di rumah wanita itu. Tapi tiap kali bertemu wanita itu, suami selalu dibuat mabuk berat karena kalau dalam keadaan sadar, suami tentu tidak bersedia.

Perselingkuhan itu hanya berlangsung dua minggu. Setelah saya meminta agar suami jujur, suami ternyata lebih memilih saya. Tapi yang membuat sakit hati adalah karena saya sudah pernah mencurigai mereka, wanita itu meyakinkan saya kalau tidak ada apa-apa antara dia dan suami.

Saya lalu memberanikan diri bersama suami menemui wanita itu di rumahnya. Meskipun wanita itu sempat menghindar, saya dan suami memintanya untuk tidak mengganggu rumah tangga kami. Suami pun menyesali perbuatannya, dia berusaha mengembalikan kepercayaan saya. Tapi hati saya masih sakit dan selalu dihantui perselingkuhannya, di lain sisi saya masih mencintainya.

Terkadang saya benci melihat suami, kadang juga ingin memaafkannya. Saya merasa seperti orang tak waras, membenci dan mencintai di waktu yang sama. Yang jadi beban saya saat ini adalah saya tidak bisa sharing dengan ayah dan ibu karena mereka pasti shock.

Saya kehilangan konsentrasi dan kepercayaan diri. Terkadang saya ingin cerai, tapi saya sangat mencintai suami dan anak kami masih kecil. Saya harus bagaimana Mbak? Terima kasih.

Sri (Perempuan Menikah, 22 Tahun), hasnaXXXXXXXXXXXXXX@ymail.com
Tinggi Badan 157 cm, Berat Badan 46 kg

Jawaban

Saudari Sri yang baik, saya turut prihatin dengan kondisi Anda. Anda mengatakan masih sakit hati atas perselingkuhan ini, namun masih mencintai suami. Keadaan seperti ini pastinya membuat Anda dilema dan cenderung sulit produktif dengan hidup Anda.

Mari saya ajak Anda melakukan reality check atau meninjau kondisi secara realistis. Jadi meskipun pahit dan menyakitkan, namun secara psikologis kita lebih cepat 'sembuh' dari dilema dan perasaan negatif yang menghambat produktifitas kita.

#Realitas1
Perselingkuhan terjadi karena kedua belah pihak, baik pria maupun wanita, membuat hal tersebut terjadi. Jadi walau wanita itu baik atau pun tidak baik (menurut deskripsi Anda), suami Anda juga menginginkan ini terjadi.

#Realitas2
Jika benar suami Anda dijebak dengan kondisi mabuk berat, harusnya suami tidak mampu melakukan hubungan seksual. Sulit sekali pria mampu ereksi pada kondisi mabuk berat, apalagi senggama.

#Realitas3
Drama perselingkuhan suami Anda ini menunjukkan rumah tangga Anda punya problem yang dipendam sebelumnya.

Menilai realitas tersebut, Anda punya 2 pilihan pemecahan masalah, tapi yang penting Anda harus mampu memaafkan suami Anda terlebih dahulu.

Pilihan 1
Anda masih mencintai dia dan ingin mempertahankan pernikahan karena masih saling cinta mampu mempercayai suami lagi. Pergilah berbulan madu hanya berdua, bicara dari hati ke hati apa yang terjadi dan bagaimana supaya Anda berdua bisa sama-sama bahagia.

Katakan apa yang bisa suami lakukan untuk membuat Anda bahagia dan Anda bertanya juga apa yang bisa Anda lakukan untuk membahagiakan suami. Buatlah komitmen pernikahan baru. carilah konselor perkawinan untuk membantu pemulihan hubungan Anda berdua.

Pilihan 2
Anda sudah memaafkan, masih mencintai, tetapi tidak mampu mempercayai suami Anda lagi. Maka solusi terakhir sekali Adalah bercerai baik-baik.

Catatan penting buat Anda, selamatkan pernikahan Anda jika ingin selamatkan anak Anda. Tanyakan baik-baik, apakah suami Anda benar benar masih menginginkan pernikahan ini? Karena percuma jika hanya satu orang yang memiliki komitmen.

Carilah solusi yang terbaik buat kedua belah pihak agar bisa bahagia, baik bersama atau sendiri-sendiri, karena lebih baik orang tua tunggal yang bahagia daripada orang tua lengkap yang terus menerus berkelahi. Pikirkan masak-masak, usahakan bercerai sebagai solusi paling akhir jika semua yang lain sudah dicoba dan diperjuangkan.

Zoya Amirin, M.Psi

Rabu, 18 Juli 2012

Diputus Pacar Setelah Berikan Keperawanan

Saya sudah kurang lebih 2 tahun pacaran dan kami sama-sama sayang sampai akhirnya melakukan hubungan seks, dimana saat itu saya masih perawan.

Kemudian akhir-akhir ini dia memutuskan saya karena lebih memilih perempuan lain. Dulu dia janji tanggung jawab sama saya tapi ternyata sekarang dia ingkar dan menyuruh saya cari cowok lain.

Saya takut dan minder merasa tidak perawan lagi, apa ada cowok yang mau sama saya. Saya memang salah karena begitu bodoh. Apa saya tidak bisa menuntut mantan saya itu?

Holly (Wanita Lajang, 26 tahun), hollyXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 165 cm dan Berat Badan 60 kg

Jawaban

Saudari Holly, saya turut prihatin dengan kondisi Anda. Tentu Anda merasa sakit hati dengan pasangan Anda. Tapi ketahuilah bahwa hubungan seksual tidak bisa menjamin seseorang akan setia, hubungan seksual juga tidak akan menjamin Anda lebih dicintai.

Menuntut pasangan Anda juga tidak akan mengembalikan keperawanan Anda. Menuntut pasangan Anda juga tidak akan membuat pasangan Anda jadi mau cinta sama Anda lagi.

Kalau pun dia mau balik lagi pada Anda itu hanya karena terpaksa. Apakah Anda yakin Anda mau dicintai oleh orang hanya karena dia terpaksa sudah pernah memperawani Anda.

Kedua, janganlah tinggal di masa lalu. Apa yang sudah terjadi biarlah terjadi, jangan biarkan masa lalu mendefinisikan kehidupan Anda yang sekarang. Anda sudah tidak perawan itu tidak akan membuat Anda menjadi perempuan murahan kecuali Anda memang mau bersikap seperti perempuan murahan.

Jadi buat saya lanjutkan hidup Anda, jika Anda sudah tidak perawan lagi sekarang apa yang mau Anda lakukan. Jangan biarkan ketidakperawanan Anda itu menjadi momok yang membuat Anda jadi takut menjalani masa depan. Saya yakin Anda adalah orang yang baik dan Anda bisa definisikan kira-kira perempuan yang ideal selain keperawanannya itu adalah perempuan yang seperti apa.

Dan mulai saat ini hiduplah menjadi perempuan yang Anda dambakan dan Anda idealkan sebagai perempuan yang memang baik dan menyenangkan. Soal janji dan tanggung jawab dan sebagainya ya semua orang bisa berkata lain. Itu sebabnya jadikanlah pengalaman ini sebagai pelajaran di masa depan.

Satu, pikirkan bahwa seks tidak akan pernah bisa menyelamatkan sebuah hubungan meskipun sebuah pernikahan. Yang harus dijaga adalah bagaimana membina keintiman atau kedekatan dan membina relasi dengan pasangan.

Jadi besok-besok ketika Anda nanti akan berpacaran lagi carilah orang yang benar-benar mencintai Anda, menerima Anda termasuk ketidakperawanan Anda sekali pun.

Cobalah maafkan diri Anda karena sudah memberikan keperawanan pada orang yang ternyata tidak bisa menghargai Anda sepenuhnya supaya Anda juga bisa bersama dengan orang-orang yang mau mencintai Anda dan menerima Anda apa adanya.

Jalani hidup Anda sesuai dengan yang Anda pikir bahwa itu adalah yang terbaik dan yang Anda inginkan. Saya yakin Anda pasti bisa menjalani ke depan dengan memaafkan dan belajar dari kesalahan-kesalahan Anda di masa lalu. Sekali lagi maafkan saja yang lalu dan move on dengan hidup Anda.


Zoya Amirin, M.Psi

Senin, 02 Juli 2012

Kecewa Sama Diri Karena Selalu Ingin Intim dengan Pacar

Saya seorang pria lajang punya seorang pacar. Saya sudah bekerja, saya tinggal dekat dengan pacar saya, kehidupan kami bebas. Jujur beberapa bulan setelah pacaran, saya merasa nafsu jika berdua sama pacar saya begitu juga pacar saya. Tiap berdua layaknya pasangan lain pasti berciuman, raba-rabaan, pelukan dan sebagainya, kita lakukan atas dasar suka sama suka.

Sempat berpkir untuk ML sama pacar saya, saya tahu sebenarnya pacar saya juga tidak menolak, sebenarnya selalu ada kesempatan untuk melakukan itu tapi saya punya komitmen untuk menjaga (tidak merenggut keperawanannya) dan saya bisa mengontrol pada saat itu juga. Tapi setelah itu kadang saya kecewa, tapi di lain sisi saya benar-benar menginginkannya.

Pertanyaan saya, apa yang harus saya lakukan untuk menghindari itu? Tetapi saya tidak bisa menghilangkan keinginan atau nafsu saya. Saya takut seandainya ML sebelum nikah nanti tidak bahagia sesudah menikah.

Cahyo (Pria Menikah, 22 tahun), adjoXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 165 cm dan Berat Badan 48 kg

Jawaban

Saran saya coba dibahas deh masalah keterangsangan ini dengan pasangan Anda. Anda katakan bahwa Anda sangat bergairah lalu Anda ingin berhubungan seksual dengan pasangan Anda.

Tanyakan bagaimana perasaan pasangan Anda juga terhadap apa yang Anda rasakan. Kalau misalnya Anda punya komitmen dan ada ketakutan-ketakutan kalau ML nanti jadi tidak bahagia sesudah menikah Anda juga bahas dengan pasangan Anda.

Karena bagimana pun juga kalau Anda hanya ingin berhenti atau mempertahankan komitmen sendiri, sementara Anda juga terus melakukan kontak seksual dengan cara membuat tubuh Anda terangsang, ini sama saja ketika seseorang sedang berpuasa cari gara-gara buka kulkas terus lihat makanan. Ini kan membuat Anda sendiri pusing dengan pacar Anda.

Apapun yang Anda putuskan, saya sih tetap menyarankan kalau bisa jangan melakukan hubungan seksual sampai Anda menikah, karena Anda kan tidak tahu Anda akan terus atau tidak dengan pasangan Anda. Dan jangan sampai hanya karena seks-nya ini, Anda jadi ingin menikah dengan pasangan Anda lalu nanti ada merasa bersalah dan sebagainya terlalu ribet sebenarnya nantinya.

Idealnya sih memang tidak melakukan hubungan seks, tetapi karena Anda sudah melakukan banyak sekali kontak seksual yang menggairahkan tolong bicarakan dengan pasangan Anda. Mau dibawa kemana hubungan ini, maukah kita terus melakukan seperti ini saja dan kita siap tidak kalau ML.

Terus kalau kita sudah ML akhirnya kita tidak jadi nikah semuanya itu tolong dibahas. Sehingga untuk menahan atau pun tidak menahan melakukan hubungan seks sebelum menikah merupakan keputusan Anda berdua bukan Anda sendiri. Good luck ya!

Zoya Amirin, M.Psi

Senin, 11 Juni 2012

Teman Cowok yang Super Pendiam Tapi Gampang Horny

Saya mau tanya, saya punya teman seseorang laki-laki usia 30-an tahun belum menikah. Kesehariannya sifatnya sangat pendiam tidak pernah ada omong tapi di balik itu semua dia sangat mudah sekali horny dia seperti punya 2 kepribadian yang berbeda. Dia tidak pernah serius bila berhubungan dengan wanita.

Yang ingin saya tanyakan bisakah perilakunya itu diubah? Mengingat dia susah sekali diberi masukan atau kritikan. Terimakasih atas jawaban yang Mbak Zoya berikan.

Lia (Wanita Menikah, 28 tahun), swetXXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 155 cm dan Berat Badan 47 kg

Jawaban

Buat pria berusia 30-an dan belum pernah menikah, biasanya sifat pendiamnya ini mungkin yang menjadi masalah. Biasanya orang yang banyak menyimpan segala sesuatu dan pendiam yang paling benar-benar punya problem.
Apalagi ketika Anda mengatakan bahwa dia mudah sekali untuk bisa terangsang atau istilah Anda horny tadi, Anda melihat dia seperti mempunyai dua kepribadian berbeda.

Kalau saya secara psikologis melihat bahwa orang ini sebenarnya banyak sekali memendam perasaan, banyak sekali memendam keinginan.

Ketidakberhasilan dia serius berhubungan dengan wanita karena nampaknya dia tidak memiliki skill untuk membina hubungan yang ideal dengan wanita.
Saya yakin bukan dia tidak mau tapi nampaknya dia tidak bisa.

Kalau Anda ingin menjadi teman yang baik buat orang ini, cobalah bantu dia untuk bisa memiliki skill agar bisa membina hubungan dengan perempuan. Jadi jangan berusaha untuk mengubah dia, tapi bantulah dia untuk bisa berhubungan secara ideal dengan wanita dan bisa asyik sebenarnya ngobrol dengan perempuan.

Karena menjadi laki-laki itu sebenarnya susah lho, dia harus memulai duluan, dia mesti usaha, mesti siap ditolak dan tidak semua laki-laki egonya itu siap untuk ditolak. Jadi bantu deh teman Anda agar dia bisa bergaul tapi jangan berusaha untuk mengubah dia.

Kenapa dia susah untuk diberikan masukan dan kritikan karena saya yakin pada dasarnya dia tahu dia tidak punya kemampuan itu. Tetapi dia terlalu malu dan terlalu gengsi untuk mengakui bahwa dia punya masalah dalam membina hubungan.

Jadi yang paling ideal jangan dikritik jangan berusaha diubah, bertemanlah dengan dia, bantulah dia dengan cara seolah-olah kamu adalah tangan kanannya dia.

Jadi kasih dia saran "kalau kamu mau supaya cewek ini bisa sama kamu, saya kan cewek nih idealnya tuh kamu bikin begini-begini". Kasih saran seperti itu sehingga dia tidak merasa dipojokkan atau tidak merasa dicela oleh Anda. Saya yakin Anda pasti bisa.


Zoya Amirin, M.Psi

Rabu, 09 Mei 2012

Suami Menyuruh Istri Bercinta dengan Pria Lain

Saya seorang istri yang sudah menikah selama 5 tahun. Saya ada masalah dengan suami, suami saya suka melihat saya bila berhubungan intim dengan laki-lain. Ini terjadi 2 tahun terakhir.

Bila dia melihat saya berhubungan dengan laki-laki lain dia semakin terangsang dan sangat bernafsu dengan saya, bila saya menolak maka dia jadi tidak bersemangat. Saya sudah melakukannya beberapa kali dengan laki-laki lain, awalnya tersiksa tapi saya berusaha menikmatinya, mohon masukannya.

Widhy (Wanita Menikah, 33 tahun), widhyXXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 165 cm dan Berat Badan 59 kg

Jawaban

Ibu Widhy, saya cukup bersedih dengan situasi Anda karena saya yakin pasti berat sekali menjadi Anda. Di satu sisi Anda mencintai suami Anda, Anda ingin membahagiakan dia tetapi Anda harus mengorbankan perasaan Anda.

Coba tanyakan pada diri Anda lagi apakah benar cinta ini layak dipertahankan dan diteruskan. Saya sangat-sangat menyarankan meminta bantuan marriage consular karena sudah jelas suami Anda butuh bantuan psikologis karena bagaimana pun juga kondisinya tidak normal karena Anda sudah terpaksa melakukannya.

Jadi carilah bantuan bersama dengan pasangan, jika pasangan Anda menolak kembali pertanyaannya ada pada diri Anda, yakinkah Anda mau meneruskan pernikahan dimana akan selalu diminta untuk melakukan sesuatu yang tidak nyaman Anda lakukan, tidak membahagiakan dan tidak juga memperbaiki hubungan pernikahan, tidak semakin membuat hubungan itu menjadi lebih baik.

Bayangkan jika Anda sudah memiliki anak bagaimana Anda membicarakan atau bahkan bagaimana Anda bersikap dan membangun kemesraan dengan suami Anda sementara suami Anda selalu perlu ada pihak lain atau orang lain untuk meningkatkan gairah seksualnya di tempat tidur.

Tolong pertimbangkan masak-masak, jika Anda masih sanggup meneruskan pernikahan ini, carilah bantuan marriage consular karena saya yakin ini tidak bisa diteruskan seperti ini karena Anda sudah tidak nyaman dan ini bisa dikategorikan hubungan pernikahan yang tidak sehat.

Zoya Amirin, M.Psi

Sabtu, 28 April 2012

Susah Orgasme Usai Keguguran, Kena TBC dan Suami Selingkuh

Saya sudah menikah sejak tahun 2007. Pada tahun 2011 kemarin saya hamil. Kemudian kandungan saya gugur dan saya terkena penyakit TBC dan harus terapi penyembuhan hingga saat ini. Sejak saat kehamilan itu hingga sekarang saya sulit sekali mendapatkan ejakulasi ketika berhubungan seksual.

Saya juga pernah merasakan pengalaman buruk suami berselingkuh beberapa waktu lalu, saya pelan-pelan coba melupakan kejadian tersebut, namun belum sepenuhnya dapat saya lupakan hingga sekarang.

Pertanyaan saya, apa sebenarnya penyebab kesulitan saya mendapatkan ejakulasi? Apakah syndrom pasca kehamilan? Faktor obat terapi TBC saya, faktor psikologis, atau yang lainnya? Saya ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya untuk jawabannya. Salam, Reyna

Reyna (Wanita Menikah, 28 tahun), reynaXXXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 160 cm dan Berat Badan 60 kg

Jawaban

Ibu Reyna ejakulasi itu hanya dialami oleh pria, mungkin maksud Anda orgasme atau Anda tidak bisa bergairah sama sekali atau vagina Anda mungkin tidak mengeluarkan cairan atau basah.

Apa yang menyebabkan Anda tidak bisa memperoleh orgasme atau bahkan tidak terangsang sama sekali, kalau saya duga dari diagnosa sekilas nampaknya yang terjadi ini adalah masalah psikologis.

Memang sesudah kehamilan banyak wanita yang relatif gairah seksualnya menurun karena konsentrasi pada anak dan karena perubahan hormon yang cukup besar tetapi itu bukan alasan yang sebenarnya.

Jadi kemungkinan Anda masih sulit memaafkan pengalaman buruk dari suami yang berselingkuh karena mungkin Anda berdua belum pernah benar-benar membahas.

Coba saya sarankan, kali ini Anda duduk lagi berdua dan katakan apa yang membuat Anda berat memaafkan perselingkuhan atau apa yang membuat Anda sakit mengetahui suami berselingkuh.

Mintalah suami Anda untuk mendengarkan bahwa ini bukan menjudge atau untuk memojokkan suami Anda tapi katakan pada suami Anda bahwa Anda perlu mengungkapkan perasaan negatif Anda, supaya Anda mampu move on ke depan bisa memaafkan suami Anda.

Ungkapkan perasaan sakit hati Anda tapi tolong dengan tidak memojokkan atau menuduh suami Anda. Cukup dengan mengatakan saya merasa sedih ketika saya mengetahui ini, saya merasa sedih karena saya berpikir seperti ini. Selalu semua diawali dengan saya merasa sedih.

Setelah suami mendengar tidak ada yang harus dijelaskan atau menjelaskan cobalah untuk berbicara mari kita sama-sama memulai sesuatu yang baru. Bagaimana caranya supaya Anda berdua bisa memulai bersama-sama sesuatu yang baru supaya tidak terjadi lagi perselingkuhan.

Apa yang bisa sama-sama Anda lakukan supaya suami tidak berseligkuh lagi dan Anda juga tidak berpotensi untuk berselingkuh karena membalas sakit hati dengan suami.

Dengan demikian kalau Anda berdua sudah duduk dan membicarakan mengenai rasa sakit hati yang pernah ada, saya yakin masalah pasca kehamilan, terapi TBC Anda, dan sebagainya itu secara signifikan tidak akan mempengaruhi hubungan seksual dan kenyamanan Anda berdua di tempat tidur.

Sekarang tinggal fokus pada masalah psikologis bagaimana memaafkan, berbicara lagi sehingga Anda berdua bisa sama-sama membangun hubungan yang lebih baik ke depannya.

Zoya Amirin, M.Psi

Jumat, 20 April 2012

Istri Bikin Syarat Macam-macam Kalau Diminta Bercinta

Dear Mbak Zoya, saya menikah sekitar 10 tahun lalu dan punya 2 anak. Sejak lahir anak kedua hubungan seks dengan istri agak sedikit masalah. Istri jadi tidak begitu semangat kalau diajak hubungan intim, kalaupun mau istri memberikan syarat yang harus dikerjakan oleh saya.

Karena kebanyakan syarat tersebut tidak sesuai dengan hati, sebab syarat tersebut seolah-olah saya dijajah oleh istri yang ingin sekali menjadi kepala keluarga (analisa saya).

Pada waktu hubungan intim, istri sangat bergairah tetapi istri tidak mau melakukan variasi seks yang saya minta, hanya mau MOT (Man On Top).

Pertanyaan saya :
1. Bagaimana cara agar istri kembali sebagai ibu rumah tangga?
2. Bagaimana cara menghilangkan sifat istri yang seolah-olah menjadi raja bukan ratu dalam rumah tangga?
3. Bagaimana cara istri agar mau mencoba variasi seks? Sekian dan terimakasih

Wage (Pria Menikah, 33 Tahun), cruXXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 165 Cm dan Berat Badan 56 Kg

Jawaban

Kepada Saudara Wage, sebenarnya yang mengganggu Anda itu kan adalah persyaratan istri Anda. Persyaratan istri Anda itu membuat Anda merasa dijajah tetapi sebenarnya ketika Anda mengatakan istri harus menjadi ibu rumah tangga, istri harus menjadi ratu dalam rumah tangga, Anda sudah mendegradasi istri Anda dan menurut saya itu over analysis, Anda terlalu banyak berpikir sih.

Pada dasarnya karena Anda senang sekali berpikir, coba deh Anda pikirkan kira-kira syarat-syarat yang diberikan istri Anda itu apakah benar untuk membuat Anda merasa rendah, yang membuat posisi Anda menjadi lebih rendah daripada seorang kepala keluarga.

Saya yakin istri Anda sebenarnya sedang kurang nyaman sehingga dia butuh memberikan banyak persyaratan untuk membuat dia nyaman bukan untuk merendahkan Anda sebagai kepala keluarga.

Jadi jangan berpikir negatif dulu, biasanya kalau setelah punya anak apalagi dua, perempuan itu sangat-sangat mudah sekali merasa tidak nyaman terhadap tubuhnya. Ketidaknyamanan terhadap tubuhnya itu akibatnya kadang perempuan suka aneh-aneh, ngasih syarat lah pada suami begini begitu, alasan lah sibuk, alasan lah mengurusi anak.

Padahal sebenarnya karena kalau making love, dia perlu tahu apakah dia itu masih cukup seksi buat suaminya. Jadi yang Anda lakukan bukan sibuk menurunkan degradasi istri Anda sebagai ibu rumah tangga lah, Anda memberi label sebagai ratu lah, seolah-olah dia warganegara kelas dua.

Tapi yang perlu Anda lakukan justru meyakinkan istri Anda bahwa dia itu layak dicintai dan Anda masih bergairah kepadanya secara seksual. Itu akan membantu istri Anda untuk bergairah lagi bahkan mencoba sekian banyak variasi seks apapun yang Anda mau.

Perempuan itu hanya butuh afirmasi kok sebenarnya, dia butuh tahu bahwa dia itu dicintai dan dia itu diinginkan oleh pasangannya. Jadi daripada Anda sibuk marah-marah, menganalisa bahwa Anda itu merasa direndahkan oleh istri padahal saya yakin istri Anda cuma lagi insecure saja sama badannya.

Jadi terus katakan pada istri mengapa Anda mencintai dia dan apa yang Anda lihat dari dia yang membuat Anda tertarik secara seksual. Dimana dan bagaimana dia bisa seksi dengan baju mana yang dia gunakan, cara dia bercanda dengan Anda, apa yang membuat Anda bisa melihat dia seksi, itulah yang harus terus Anda katakan.

Saya yakin kalau Anda rajin-rajin mengatakannya pada istri Anda, variasi seks apapun yang Anda minta atau bahkan inisiatif seks malah bahkan akan diberikan sama istri Anda tanpa Anda minta sekalipun. Good luck Pak Wage.

Zoya Amirin, M.Psi

Selasa, 17 April 2012

Fantasi Seks Aneh Karena Ingin Istri Dihamili Mantannya

Bu Zoya yang terhormat. Saya pria usia 29 tahun, saya mempunyai fantasi seks yang aneh yaitu ingin sekali melihat istri dihamili oleh mantannya tapi sebatas dihamili. Dalam arti mengizinkan istri mempunyai anak dari mantan pacarnya. Bukan karena bosan tapi entah kenapa tiba-tiba ada pikiran seperti itu.

Apakah salah? Dan bagaimana menghilangkan pikiran seperti itu? Mohon bantuannya.

Eja (Pria Menikah, 29 tahun), ejaXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 170 cm dan Berat Badan 57 kg

Jawaban

Saya sepertinya perlu bertanya. Satu, ketika Anda punya keinginan agar istri Anda dihamili oleh mantannya bahkan keinginan itu nampaknya semakin kuat sehingga Anda perlu bertanya pada saya apakah itu salah, sebenarnya perasaan bersalah itu sudah ada pada diri Anda sejak awal.

Bisa jadi biasanya kalau sampai Anda bertanya apakah salah, bagaimana menghilangkan pemikiran itu dan sebagainya, karena pemikiran itu terlalu kuat. Jadi artinya ada konflik antara apa yang keluar dari pikiran dan apa yang ada di hati.

Pertanyaannya, apa sih yang membuat Anda tidak percaya diri pada diri Anda sendiri. Pertanyaannya lagi, apakah Anda merasa terintimidasi dengan kondisi istri Anda sehingga Anda bisa memiliki bayangan sedemikian rupa supaya istri Anda bisa dihamili oleh orang lain.

Mungkin jauh di dasar hati Anda yang paling dalam ada feeling in secure yang membuat Anda kurang layak pada istri Anda. Tapi ini hanya dugaan, bisa jadi saya salah.

Jadi idealnya coba renungkan baik-baik, tanyakan pada diri Anda sendiri apa sih yang membuat Anda itu tidak percaya diri. Ada kemungkinan Anda merasa kurang nyaman terhadap diri Anda, Anda merasa terintimidasi mungkin dengan istri Anda sehingga Anda memiliki bayangan-bayangan seperti yang Anda ceritakan pada saya. Selamat merenung.

Zoya Amirin, M.Psi

Rabu, 04 April 2012

Frustasi Karena Tak Kunjung Dinikahi, Padahal Sudah Intim

Dear Mbak Zoya, saya adalah seorang gadis berusia 23 tahun yang sudah 5 tahun ini menjalin hubungan dengan seorang duda berusia 46 tahun.

Sejak dulu kehidupan saya adalah dia yang tanggung sampai akhirnya sekarang saya sudah bisa mandiri dan bekerja.

Namun pria ini tidak kunjung mau menikahi saya, alasannya karena beliau trauma dengan pernikahan beliau yang sudah pernah gagal 3 kali. Padahal hubungan kami sudah sangat jauh.

Saya sudah putus asa dan tidak tahu apa yang harus saya lakukan, sering kali saya berpikir untuk bunuh diri apabila beliau tidak mau menikahi saya.

Apa yang harus saya lakukan sekarang? Kenapa saya tidak bisa lepas dari pria tersebut walaupun saat ini saya sudah punya pekerjaan yang mapan. Terimakasih.

Winda U (Perempuan Lajang, 23 Tahun), windaXXXXXXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 163 Cm dan Berat Badan 62 Kg

Jawaban

Winda, saya yakin Anda lebih berharga daripada yang Anda kira. Dan satu lagi yang ingin saya katakan tidak ada di dunia ini kalau orang sudah cinta lalu dia tidak mau mengatakannya.

Kalau memang dia sudah cinta tapi dia tidak mau berusaha menikahi Anda rasanya hampir tidak mungkin dan hanya pria bodoh yang tetap tidak mau menikahi wanita yang dicintainya.

Jadi jawabannya, saya yakin pria itu sebenarnya tidak mencintai Anda dia hanya mampu membiayai Anda. Tetapi kalau masalahnya cuma mampu, saya yakin akan ada banyak pria kaya lain yang juga mampu untuk membiayai Anda sehingga membuat Anda tergantung dan merasa seolah-olah Anda spesial dan diperlakukan dengan baik.

Tetapi pada dasarnya kalau hanya soal uang, soal mengurusi Anda sejak dulu rasanya semua pria juga mampu. Cuma kalau sudah berurusan dengan cinta rasanya tidak ada yang bisa ditawar.

Jadi saya yakin nyawa Anda terlalu berharga dikorbankan pada pria yang sebenarnya tidak cinta-cinta amat dengan Anda, tetapi hanya mampu membiayai Anda saja, karena Anda pasti banyak dan bisa menemukan orang seperti itu.

Saran saya keluar saja dari relationship seperti ini. Kalau sampai Anda berkeinginan untuk bunuh diri bagi seorang pria yang sebenarnya tidak benar-benar mencintai Anda, artinya Anda juga sudah merasa tidak bahagia dengan hubungan ini. Dan kalau diteruskan saya jamin menikah dengan dia sekali pun Anda akan terus tidak bahagia.

Zoya Amirin, M.Psi

Minggu, 25 Maret 2012

Normalkah Jika Ingin Punya Istri yang Suka Fantasi Seks?

Mbak Zoya, saya cenderung berfantasi menjadi submissive (patuh) dan tunduk terhadap wanita. Dalam imajinasi saya, saya rela menjadi objek pemuas nafsu wanita seperti menduduki wajah saya, menginjak badan dan wajah saya, menjilati seluruh tubuh wanita, dan lain-lain.

Tapi saya tidak mau jika disertai torture (penyiksaan) yang dapat mencederai fisik seperti pecut, lilin dan alat-alat BDSM lainnya.

Di samping itu, saya juga seorang foot fetish (terobsesi dan terangsang pada kaki pasangan). Jadi kalau melihat wanita, saya pasti perhatikan kakinya dulu, walau secantik apapun kalau kakinya tidak sesuai tipe saya maka saya akan ilfeel terhadap wanita itu. Pun sebaliknya, walau wajah biasa, tapi kaki masuk tipe saya, maka saya akan tertarik pada kakinya dia dan bisa saya jadikan fantasi.

Namun sebagai catatan, saya tidak bisa berfantasi jelek dengan kaki wanita yang masih berhubungan saudara. Apakah menurut mbak itu suatu keanehan yang berbahaya? Bisakah saya disembuhkan? Padahal saya sangat menikmati fantasi saya dan berharap menemukan istri yang mau memenuhi fantasi saya. Terimakasih

Flam (Pria Lajang, 26 Tahun), dubois_XXXXXXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 167 Cm dan Berat Badan 80 Kg

Jawaban

Buat saya yang terpenting adalah Anda termasuk orang yang tahu apa yang Anda inginkan dan bagaimana Anda menikmati hubungan seksual Anda.

Saya yakin Anda bisa mendapatkan pasangan yang sesuai karena Anda tahu sekali apa yang Anda mau. Apalagi tadi Anda jelaskan bahwa Anda tidak menyukai torture atau cedera fisik dan sebagainya.

Selama Anda ingin menjadi pemuas wanita dan seperti yang Anda jelaskan bahwa Anda menyukai bentuk-bentuk submissive dan tunduk terhadap wanita, saya yakin ada cukup banyak wanita bisa menikmati bercinta dengan Anda termasuk kebiasaan fetish Anda.

Selama itu tidak menyakiti dan tidak ada hal-hal yang ilegal berhubungan dengan seksualitas Anda saya yakin tidak ada yang harus disembuhkan.

Yang ada, Anda tinggal mencari pasangan yang bisa mengerti dan sama-sama menikmati dipuja kakinya oleh Anda. Enjoy!

Zoya Amirin, M.Psi

Senin, 19 Maret 2012

Lihat Istri Melahirkan, Apakah Ganggu Hubungan Seks?

Bagaimana sebaiknya yang dilakukan suami saat istri mau melahirkan, apakah ikut melihat proses melahirkannya atau tidak? Apakah berpengaruh pada keintiman keluarga apabila suami melihat istrinya melahirkan?

Jo K (Pria Menikah, 26 Tahun), joe_XXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 177 Cm dan Berat Badan 65 Kg

Jawaban

Saya sangat menyarankan sebaiknya suami cukup mendampingi istri saat melahirkan. Suami sebaiknya berada disebelah istrinya jika memungkinkan tetapi sama sekali tidak saya sarankan untuk melihat bagaimana proses melahirkan secara langsung dari depan. Dari beberapa klien saya masih mengalami kesulitan bercinta dengan istrinya karena melihat proses delivery atau melahirkan secara langsung.

Zoya Amirin, M.Psi

Kamis, 15 Maret 2012

Apakah Makanan Berkolesterol Bisa Ganggu Seks?

Kepada yth, Mbak Zoya, teman saya ingin menanyakan apa pengaruhnya makanan yang berkolestrol tinggi terhadap psikoseksual, apalagi sebagai crew kapal yang jarang pulang. Kadang setahun sekali baru balik paling cepat 3 bulan dikapal dan sebulan dirumah. Atas penjelasannya diucapkan terimakasih.

Marfan (Laki-laki Menikah, 46 Tahun), marfanXXXX@gmail.com,
Tinggi Badan 165 Cm, Berat Badan 72 Kg

Jawaban

Kalau teman Anda itu laki-laki tentu masalah-masalah makanan berkoresterol tinggi akan mengganggu kardiovaskular atau kelancaran aliran darah. Yang seperti kita ketahui ketidaklancaran aliran darah akibat gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, minum-minuman beralkohol, kurang makanan berfiber (serat), termasuk yang berkoresterol tinggi bisa menyebabkan Anda terganggu impotensi atau ejakulasi dini.

Jadi jika Anda tidak mau mengalami hal-hal demikian baik impotensi maupun ejakulasi dini cobalah untuk mengubah gaya hidup yang berhubungan dengan makanan berkoresterol dan mulai mencoba berolahraga.

Zoya Amirin, M.Psi

Rabu, 14 Maret 2012

Suami Berdandan Seperti Wanita Setelah Menikah 12 Tahun

Saya sudah menikah selama 12 tahun dan memiliki 3 anak, suami saya suka memakai atau berdandan seperti wanita, tetapi suami saya hanya menyukai atau tertarik lawan jenis (wanita).

Dia sudah memiliki kelainan ini sebelum bertemu saya, tetapi saya baru tahu setelah menikah. Setelah saya bertanya-bertanya, dia sejak kecil hanya bermain dengan sepupu perempuannya, bermain masak-masakan dan rumah-rumahan seperti anak-anak perempuan pada umumnya.

Setelah dewasa dia pernah bergaul dengan waria sehingga semakin mendorong keinginan dia untuk berdandan seperti wanita. Sudah berkali-kali dia berusaha untuk berubah tapi tidak bisa.

Apakah bisa disembuhkan? Dan apakah dia bisa menjadi lelaki normal? Bagaimana cara penyembuhannya?

Lala (Perempuan Menikah), teawXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 150 cm dan Berat Badan 50 kg

Jawaban

Sdri.Lala yang baik. Sekilas saya menduga suami Anda mungkin seorang transvestite, atau individu yang bisa terangsang jika menggunakan atau berdandan secara wanita. Bisa sembuh atau tidak saya tidak berani mengatakan apa-apa karena perlu konseling untuk menentukan diagnosa.

Terus terang saja sdri.Lala, sebenarnya jika suami Anda selalu memuaskan Anda secara seksual, tidak berselingkuh secara fisik maupun emosi dengan wanita lain selama menikah, terlepas dari kebiasaan memakai pakaian wanita di rumah, nampaknya pasangan Anda merupakan suami dan ayah yang baik bagi Anda sekeluarga.

Jika suami Anda berpakaian wanita di rumah saja tidak ke publik, saran saya Anda lebih santai sajalah menerima 'kebiasaan antik' suami Anda. Toh tidak menyakiti siapa-siapa dan tidak melanggar hukum. Selamat menikmati hidup :)


Zoya Amirin, M.Psi

Kamis, 08 Maret 2012

Setahun Pisah Ranjang, Lalu Istri Jadi Dingin

Saya seorang lelaki yang sudah menikah muda dengan wanita sebaya saya. Tetapi sedang pisah ranjang dengan istri saya dan istri sekarang ngekost. Kami hampir sudah 1 tahun pisah ranjang, tetapi saya beberapa kali sering bertemu dan saya pernah beberapa kali ke kost-nya.

Beberapa waktu lalu istri mengaku pernah berselingkuh dengan teman saya. Istri juga mengaku sering mengajak selingkuhannya ke kost.

Tetapi, seiring dengan beberapa pertimbangan karena juga kami sudah punya anak, saya pun memaafkannya.

Kenapa sekarang ketika diajak bercinta istri saya tidak mau mencium bibir saya lagi? Dulu sebelum pisah ranjang dia masih mau mencium bibir saya.

Istri juga sering menolak kalau diajak bercinta. Istri sudah sering ngomong kasar kepada saya. Istri sering mengendap-endap kalau mengangkat telepon yang entah dari siapa. Wajar kalau sampai sekarang saya mulai curiga dengan tingkah lakunya. Apa yang harus saya lakukan?

Andre (Pria Menikah, 23 tahun), andreaXXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 170 cm dan Berat Badan 50 kg

Jawaban

Sebenarnya yang terjadi di sini adalah Anda sedang memboikot pernikahan Anda sendiri. Kalau semua pernikahan cuma mengikuti perasaan saya yakin semua pernikahan juga akan hilang dalam waktu hitungan detik sekalipun, karena perasaan itu kan seperti hantu dia bisa datang dan pergi tanpa diundang tanpa diminta.

Jadi tolong jangan andalkan perasaan Anda karena peraaan bisa berubah-ubah. Kita bisa cinta sama orang, besok-besok sudah tidak cinta lagi. Tapi apakah setiap bosan kita akan bercerai, kan bukan itu masalahnya pernikahan.

Pernikahan adalah komitmen, jadi karena Anda sudah menikah supaya Anda tidak merasa bosan dengan istri Anda karena istri Anda juga bukan barang coba Anda pikirkan apa sih yang membuat Anda cinta dan mau menikah dengan dia.

Coba pikirkan kira-kira apa sih yang bisa Anda lakukan supaya Anda berdua tetap semangat tetap excited tetap seru menjalani pernikahan ini. Apalagi istri Anda tetap memperhatikan Anda biasa-biasa saja.

Kalau ada orang lain yang lebih bahagia saya yakin kebahagiaan Anda itu semu karena bisa jadi Anda juga bosan besok-besok dengan orang yang membuat Anda bahagia sekarang. Bareng istri Anda saja Anda bisa bosan apalagi orang lain.

Jadi coba tolong perhatikan apa yang bisa istri Anda lakukan untuk bisa membuat hidup Anda berdua lebih excited karena kalau soal bahagia siapa pun tidak akan pernah membahagiakan apa-apa.

Yang harus bertanggung jawab terhadap kebahagiaan Anda adalah diri Anda sendiri, jangan salahkan istri Anda karena ketidakbahagiaan Anda. Karena saya jamin kalau misalnya Anda berganti seratus pasangan sekali pun tiap hari Anda tidak akan pernah bisa bahagia.

Jadi coba dipikirkan baik-baik jangan sampai Anda kehilangan orang yang masih mencintai Anda hanya karena perasaan bosan sesaat Anda saja.

Zoya Amirin, M.Psi

Rabu, 07 Maret 2012

Sulit Bercinta, Padahal Orangtua Ingin Cepat Dapat Cucu

Saya belum dikarunia anak setelah menikah 2 tahun. Saya kesulitan untuk mempertahankan tegangnya kemaluan saya saat hendak berhubungan dengan istri. Kalaupun bisa tegang pasti hanya bertahan beberapa menit kemudian air mani saya langsung keluar. Orangtua saya menunggu cucu dari saya dan saya tertekan dengan ini, apalagi gara-gara ini saya sering bertengkar dengan istri. Adakah obat yang bisa mengobati saya agar saya bisa normal kembali layaknya seorang pria? Mohon jawabannya. Terimakasih

Andy G (Pria Menikah, 27 Tahun), myandyXXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 170 Cm dan Berat Badan 90 Kg

Jawaban

Sdr Andy saya melihat masalah Anda kemungkinan ada dua, jadi mari kita coba menyelesaikannya satu persatu.

Pertama, Anda dan istri harus memeriksakan kesehatan reproduksi Anda berdua kepada dokter spesialis kandungan bagi istri, sedangkan Anda ke androlog.

Periksalah apakah kandungan istri Anda tidak bermasalah demikian juga dengan sperma Anda.

Kedua, kemungkinan ketidakmampuan Anda ereksi secara maksimal disebabkan karena target untuk memiliki anak dan seringnya Anda bertengkar dengan istri anda.

Cobalah untuk berlibur setidaknya berakhir pekan berdua dengan pasangan, bicarakan hal-hal yang menyenangkan jangan berbicara soal target anak.

Cobalah untuk sehari saja Anda berdua melakukan makan malam romantis atau jalan berdua dan bercintalah karena ingin bercinta satu kali saja. Lupakan buat satu malam saja bahwa Anda punya target, target Anda adalah untuk memuaskan pasangan Anda.

Setelah bercinta lakukan evaluasi keesokan paginya. Bersikaplah saling mesra satu dengan lainnya. Buatlah ritual romantis misalnya dengan saling mencium sebelum masing-masing pergi beraktifitas.

Membangun ritual kecil yang mesra akan mempengaruhi kehidupan seksual yang lebih menggairahkan buat Anda berdua. Selamat mencoba.

Zoya Amirin, M.Psi

Selasa, 06 Maret 2012

Puas Bila Istri Ceritakan Mantannya, Normalkah?

Saya mau nanya mbak. Apa saya termasuk mengalami kelainan seks? Soalnya saya merasa puas bersenggama dengan istri saya bila istri saya menceritakan hubungan intimnya dengan bekas pacarnya. Mohon penjelasannya mbak.

Karim (Pria Menikah, 38 tahun), karimXXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 173 cm dan Berat Badan 62 kg

Jawaban

Ya tidak apa-apa Pak, selama itu hanya menceritakan hubungan intimnya dengan bekas pacarnya, itu bisa masuk kelainan kalau misalnya Bapak itu meminta istri untuk bersenggama lagi dengan bekas pacarnya supaya Anda bisa bergairah lagi dalam hubungan seks.

Tapi yang paling penting juga di sini tanyakan apakah istri juga terus nyaman bercerita. Kalau misalnya dia sudah tidak nyaman Anda mesti cari cara lain untuk membuat Anda bergairah ya Pak.

Zoya Amirin, M.Psi

Sabtu, 25 Februari 2012

Jadi Tak Bergairah dengan Istri Setelah Bertengkar Hebat

Saya pernah bertengkar hebat dan mendapat kata-kata kasar dari istri dan sejak saat itu sampai sekarang saya jadi kurang bergairah dengan istri yang usianya sekarang 38 tahun. Ini karena ketika akan berhubungan intim saya selalu teringat dengan ucapan kasarnya ia kepada saya.

Mohon penjelasan dan solusinya. Karena saat ini saya masih tertarik secara seksual dengan perempuan lain, tetapi dengan istri sendiri rasanya hambar dan kurang bergairah. Terimakasih.

DC (Pria Menikah, 40 Tahun), didXX_XXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 168 Cm dan Berat Badan 62 Kg

Jawaban

Pak DC, memang semua pria kalau sudah pernah dimarahi oleh istri menjadi kurang gairahnya. Ada gangguan yang namanya impotensia parsial (tidak bergairah lagi dengan istrinya tetapi bergairah dengan wanita lain).

Yang paling penting adalah kalau Anda masih ingin mempertahankan pernikahan ini tolong jangan berselingkuh atau lari ke wanita lain. Kalau Anda melakukan itu, sudah pasti Anda tidak akan bisa menyelamatkan rumah tangga Anda apalagi jika Anda sudah mempunyai anak.

Caranya adalah Anda harus mencoba untuk bisa jatuh cinta lagi dengan istri, kalau pun bertengkar anggaplah itu merupakan hal yang biasa dalam rumah tangga.

Kelanggengan sebuah rumah tangga dan gairah seksual supaya Anda bisa bangkit lagi adalah memaafkan istri. Dengan cara memaafkan dan ikhlas, Anda bisa melakukan honeymoon lagi, jalan-jalan berdua lagi.

Ungkapkanlah kenapa 'Saya masih mencintai kamu dan kamu mencintai saya'. Karena kalau tidak dimulai dengan mengungkapkan rasa sayang dan rasa cinta pernikahan Anda bisa hancur.

Zoya Amirin, M.Psi

Rabu, 15 Februari 2012

Istri yang Kehilangan Nafsu Seksual, Harus Bagaimana?

Kenapa setiap kali saya berhubungan dengan suami, saya merasakan sakit dan perih pada Miss V? Ini sudah terjadi kurang lebih satu tahun. Saat ini nafsu seks saya tidak ada, kalaupun saya melakukannya karena kasihan pada suami tapi saya jarang sekali sampai orgasme. Kondisi apa yang saya alami ini? Bisakan disembuhkan?

Ni (Perempuan Menikah, 28 Tahun), putuXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 158 Cm dan Berat Badan 41 Kg

Jawaban

Sebenarnya apa yang Anda alami banyak dialami oleh wanita ketika baru menikah dan atau wanita yang melakukan hubungan seksual untuk pertama kalinya. Wanita memang relatif butuh rasa nyaman secara psikologis untuk membuat dirinya terangsang.

Saya menduga ketika bersanggama, Anda belum benar-benar terangsang sehingga kurangnya lubrikasi pada vagina yang membuat penetrasi penis pada vagina terasa perih.

Pertolongan pertama belilah gel untuk berhubungan seksual. Anda bisa memilihnya di apotek. Ajak suami membeli gel berdua, sehingga suami tahu Anda mau menikmati bercinta dengannya.

Jika Anda benar-benar kasihan pada suami, maka setelah menggunakan gel nikmati hubungan seksual anda. Anda juga harus bahagia karena suami Anda akan sedih jika tidak dapat membuat Anda puas secara seksual.

Zoya Amirin, M.Psi

Sabtu, 28 Januari 2012

Istri Selalu Bilang 'Punya' Saya Imut, Harus Bagaimana?

Saya sudah 3 bulan ini jadi pengantin baru, selama ini istri saya tidak puas dengan Mr. P saya yang menurutnya imut padahal sudah saya jelaskan yang penting kekerasannya bukan kecil besarnya. Dan istri saya pun juga bisa ejakulasi.

Pertanyaannya bagaimana saya menjelaskannya pada istri saya Mr P saya kalau on 10 Cm kalau off 3 Cm. Terimakasih.

Ahmad (Pria Menikah, 25 Tahun), masteXXXXXX@mail.com
Tinggi Badan 170 Cm dan Berat Badan 95 Kg

Jawaban

Benar kekerasan penis memang lebih penting dibandingkan ukurannya. Namun faktanya istri Anda tidak puas, mungkin istri Anda mengalami orgasme dimana vagina istri melakukan gerakan menjepit yang disebut spasm (maaf saya ralat, ejakulasi hanya terjadi pada pria yaitu saat penis menyemprotkan cairan semen berisi sperma, jika wanita terangsang maka vaginanya basah ter-lubrikasi tetapi itu bukan ejakulasi).

Jika Anda yakin ketidakpuasan istri bukan karena ukuran penis Anda, apalagi Anda katakan penis Anda keras maka, cobalah variasi gaya berhubungan seksual lainnya. Penis yang keras bisa memberikan orgasme yang memuaskan tinggal Anda yang mencari posisi optimal bersenggama. Salah satunya cobalah gaya wanita di atas atau doggy style. Selamat mencoba.

Zoya Amirin, M.Psi

Jumat, 20 Januari 2012

Gairah Seks Hilang, Begitu Selingkuh Ketahuan Istri

Dalam usia pernikahan 20 tahun berjalan, gairah seks mulai berkurang bahkan hilang. Pernah dicoba dengan berfantasi, bahkan dengan segala gaya tetapi tidak meningkatkan gairah yang diharapkan.

Akhirnya mencoba untuk berfantasi atau mendekati orang lain, dengan harapan bisa memotivasi gairah seks, hasilnya malah sebaliknya. Karena istri mengetahui perselingkuhan kami, istri marah jadi semakin tidak bergairah. Apa yang harus dilakukan untuk kembali hangat seperti dulu lagi?

Aliek (Pria Menikah, 45 tahun), aliekXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 168 cm dan Berat Badan 70 kg

Jawaban

Supaya hangat seperti dulu lagi, ya tentu saja sama sekali tidak bisa dengan mendekati orang lain. Kan yang Anda coba tingkatkan adalah perasaan sayang dan cinta pada istri.

Jadi sebelum berfantasi seksual saya sarankan, pertama mintalah maaf pada istri Anda dulu. Coba Anda perbaiki lagi bersama-sama kalau perlu minta bantuan konsuler pernikahan untuk membangun dan membantu supaya istri mampu memaafkan Anda.

Kedua, caranya yang paling ideal adalah saya sarankan Anda selama kurang lebih sebulan kumpulkan segala sesuatu mulai dari memori pertama kali Anda menikah sampai saat ini apa saja yang bisa membuat Anda mencintai istri Anda. Apa saja yang membuat Anda jadi tertarik padanya, dan apa saja yang membuat Anda bergairah dengan dia.

Kumpulkan semua daftar itu, mudah-mudahan hal ini akan membantu Anda untuk bisa membangkitkan kembali rasa cinta Anda pada istri.

Biasanya turunnya gairah seks itu disebabkan oleh berkurangnya rasa cinta karena kita sudah terlibat pada rutinitas. Sehingga kita tidak mau mencoba membangkitkan atau membina atau bahkan terus membangun intimasi dan mengingatkan kembali hal-hal yang membuat kita sayang, tertarik dan bergairah pada pasangan kita.

Termasuk mencoba dibiasakan untuk memuji dan melihat kelebihan pasangan. Dengan rajinnya kita melihat kelebihan pasangan kita itu akan membantu perasaan kita juga untuk attach lagi sama pasangan.

Jadi jangan minum obat, jangan dekati yang lain itu malah akan lebih parah. Paling ideal adalah bikin sebuah daftar. Kalau bisa daftar itu ditulis dan sering-sering dibaca, diingat-ingat selama satu bulan. Lalu kontempelasikan (renungkan) semua daftar itu dan ungkapkan setelah menemukan datar itu dengan lengkap.

Ungkapkan pada istri bahwa ini adalah hal-hal yang saya cintai dari kamu dan saya mau tetap mencintai kamu. Daftar-daftar ini tujuannya supaya lebih cepat dimaafkan dan rasa cintanya terbangun kembali dan gairahnya juga akan lebih oke lagi seperti dulu waktu pertama kali.

Zoya Amirin, M.Psi