Tampilkan postingan dengan label Tips Diet Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Diet Sehat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Mei 2013

Telur Dapat Turunkan Berat Badan Anda

Blog Dokter | Mengatur pola makan atau diet adalah salah satu cara menurunkan berat badan secara sehat. Salah satu anjuran dalam diet yang benar adalah aturan yang mengharuskan setiap orang untuk sarapan pagi sebelum memulai aktivitas seperti bekerja, sekolah atau yang lainnya. sarapan ini berfungsi menjadi sumber energi sekaligus memberi rasa kenyang, sehingga kita tidak banyak mengonsumsi camilan dan tidak kalap karena kelaparan ketika jam makan siang datang. Dengan kata lain, sarapan membuat porsi makan siang jadi lebih terkontrol.

Agar berat badan turun, tentu saja menu sarapan juga tidak boleh asal. Menu sarapan pagi yang dianjurkan untuk diet umumnya adalah makanan yang tinggi protein dan kaya serat. Dan salah satu bahan makanan yang paling banyak direkomendasikan adalah telur. Para dokter gizi mengatakan bahwa telur merupakan sumber energi yang baik untuk memulai hari dan aktivitas bagi orang-orang yang ingin langsing atau ingin menurunkan berat badan.

Telur Menjadi Tips Diet

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli gizi di Inggris diketahui bahwa dalam sebutir telur terkandung banyak zat gizi yang tak hanya memberi kita energi tapi juga membantu proses pembakaran kalori dan lemak saat makan siang dan makan malam. Apapun bentuk olahan telur untuk sarapan, entah itu telur rebus, telur ceplok ataupun telur dadar, efeknya tetap sama: orang yang makan akan merasa kenyang lebih lama sehingga mereka akan malas mengemil di saat senggang. Bahkan, dikatakan saat makan siang pun porsi orang yang sarapan telur juga akan berkurang.

Kandungan protein dalam sebutir memang jauh lebih baik dibanding dengan sumber protein lainnya. Kandungan protein inilah yang memberi kita rasa kenyang lebih lama. Para responden penelitian menyatakan bahwa sarapan telur memberi efek kenyang yang cukup konsisten. Dengan sarapan telur, penelitian yang sama juga menyatakan bahwa terjadi perubahan dalam hormon orang yang memakan telur yakni hormon yang mengontrol nafsu makan yang berhubungan langsung dengan usu manusia. Hasil-hasil tersebut secara ilmiah menegaskan mengapa sarapan telur bisa membuat kita merasa lebih kenyang.

Dalam jangka waktu tertentu, secara lebih lanjut penelitian tersebut mejelaskan adanya penurunan berat badan yang cukup signifikan dikalangan orang yangs arapan telur setiap hari dibanding mereka yang sarapan sereal. Yang paling mencolok adalah terjadinya penurunan lingkar pinggang dari orang-orang yang sarapan telur.

Terbukti sudah bahwa telur yang digunakan sebagai menu sarapan sangat berperan besar jika digunakan sebagai salah satu manajemen untuk menurunkan berat badan. Sebagai tambahan penguat bahwa telur sangat baik untuk diet, berikut fakta tambahannya.

1. Telur, dalam banyak penelitian disebutkan dapat membantu kita mengontrol porsi makan. Dalam satu butir telur yang biasa kita konsumsi mengandung kurang lebih 78 kalori. Dengan pengetahuan kandungan kalori dalam telur, orang biasa mulai menghitung berpa banyak mereka bisa mengkonsumsi telur setiap harinya.

2. Kandungan protein dalam telur cukup tinggi. Dalam sebutir telur rata-rata memiliki kandungan protein 6,5 gram yakni mewakili sekitar 13 persen kebutuhan orang dewasa akan protein dalam sehari.

3. Mengandung vitamin D yang dibutuhkan tubuh. Tak hanya mengandung protein saja, telur juga mengandung vitamin D. pada tubuh orang-orang yang mengalami kelebihan berat badan, kandungan vitamin D dalam tubuhnya biasanya rendah. Padahal vitamin D ini sangat diubutuhkan untuk menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan juga diabetes.

Jadi tak hanya baik untuk menurunkan berat badan, sarapan telur juga sangat baik untuk kesehatan.

Jumat, 21 Desember 2012

Pentingnya Pola Makan Sehat Sesuai Kebutuhan Tubuh | Blog Dokter

Blog Dokter : "Anda boleh makan steak, tapi jangan kombinasikan dengan karbohidrat. Meskipun itu roti, kentang goreng, apalagi nasi," kata Erikar Lebang, pelaku food combining dari Jakarta.

Erikar yang berbagi informasi mengenai food combining di program 8-11 Show Metro TV mengatakan, meski perpaduan ini lebih mengenyangkan, tapi kombinasi antara protein hewani dan karbohidrat sangat memberatkan organ cerna. Terutama bila anda memakannya saat terjadi 'siklus pembuangan'.

Siklus pembuangan terjadi setiap pukul 04.00 - 12.00. Dimana saat siklus ini berlangsung, tubuh memerlukan lebih banyak energi untuk membuang sisa metabolisme seperti feses, keringat, nafas, dan urin. Bila energi yang seharusnya dipakai untuk membuang terpaksa dipakai untuk mencerna, maka akan muncul gangguan pencernaan seperti BAB tak lancar.

Secara alami tubuh punya 3 siklus yang selalu terjadi sepanjang hari. Bila anda ingin sehat, makanlah di saat siklus pencernaan terjadi, dan berhenti di siklus penyerapan. Siklus pencernaan terjadi setiap pukul 12.00-20.00, siklus penyerapan terjadi setiap pukul 20.00-04.00, dan siklus pembuangan selalu terjadi setiap pukul 04.00-12.00.

Di pagi hari, saat siklus pembuangan berlangsung, makanlah makanan yang ringan dan tinggi serat seperti buah. Bila muncul rasa lapar, ulangi konsumsi buah hingga proses pembuangan terselesaikan